KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

90 PERSEN BENCANA TERKAIT IKLIM

Pada dekade terakhir ini, 90 persen bencana yang terjadi di berbagai belahan dunia terkait dengan perubahan iklim. Peran media menjadi sangat penting dalam menunjang edukasi untuk membuat langkah adaptasi dan mitigasi mengurangi dampak perubahan iklim tersebut.Menurut Sekretaris Jenderal Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) Michel Jarraud, bencana banjir merupakan bencana yang paling banyak terjadi dan menewaskan ribuan orang dari berbagai negara setiap tahun……….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 25 JUNI 2008, HAL. 13

PABRIK DI DEPOK MASIH CEMARI SUNGAI

Pantas saja jika Depok tak memperoleh piala Adipura sebagai lambang supremasi kota bersih. Salah satu penyebabnya ialah masih banyak industri membuang limbahnya ke sungai. Limbah industri yang di buang ke sungai itu menurut Kasi Pengendalian Limbah pada Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup (DKLH) Depok, Muhammad Isa, umumnya tidak memenuhi satu sampai dua prameter pengolahan limbah…..BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, RABU, 25 JUNI 2008 HAL.17

KEHUTANAN : RAKYAT KALIMANTAN KIAN SULIT DAPAT TUMBUHAN OBAT

Masyarakat Kalimantan kini kian sulit mendapatkan tumbuhan obat akibat banyak kawasan hutan yang rusak dan dikelola tak ramah oleh perusahaan atau berubah menjadi perkebunan.Hutan yang kaya tumbuhan obat kini jauh dari permukiman sehingga warga enggan ke sana. Akibatnya, pengetahuan tentang berbagai tumbuhan obat berangsur-angsur sirna. Warga mulai bergantung pada obat buatan pabrik yang harus dibeli……….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 25 JUNI 2008, HAL. 13

KEKERINGAN : 10.000 HEKTARE HUTAN RAWAN KEBAKARAN

Lebih dari 10.000 hektar hutan di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, rawan terbakar. Musim kemarau tahun ini diperkirakan lebih kering dari tahun 2006 dan 2007. Kebakaran hutan umumnya terjadi akibat ulah manusia, baik pembalak yang mengalihkan perhatian petugas maupun kelalaian warga membuang puntung rokok atau sisa api unggun……….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 25 JUNI 2008, HAL. 23

USAHA PENCUCIAN JIN DIBIARKAN MENCEMARI

Kesulitan memperoleh air tanah masih dirasakan warga Kelurahan Sukabumi Selatan, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, hingga Selasa (24/6). Kehadiran lebih dari 61 usaha laundry and dry cleaning atau pencucian dan pencelupan blue jeans di sekitar permukiman penduduk di daerah itu membuat warga sulit memperoleh air bersih dan layak digunakan……….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 25 JUNI 2008, HAL. 27

SAMPAH PONSEL MEMBANJIR

Banyak negara maju membuang limbah bahan beracun dan berbahaya (B3) ke negara berkembang. Salah satunya sampah elektronik (e-waste). Di Indonesia pembungan e-waste tidak terpantau. Chairman Mobile Phone Partnership Initiative, Marco buletti, mengatakan kecenderungan saat ini pembuangan e-waste ke negara berkambang makin meningkat…..BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, RABU, 25 JUNI 2008 HAL.9

SAMPAH ELEKTRONIK SEMAKIN BANJIRI NEGARA BERKEMBANG

Semakin banyaknya pengiriman sampah elektronik dari negara maju ke negara berkembang mulai mengkhawatirkan. Menurut Direktur Balifokus Yuyun Yunia Ismawati, saat ini jumlah perpindahan sampah elektronik di dunia semakin memprihatinkan.Sampah elektronik ini menjadi isu utama yang dibahas dalam Konferensi Antarbangsa Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) atau Konvensi Basel Ke-9 (Conference of the Parties/COP), yang berlangsung di Nusa Dua, Bali, sejak Senin lalu……….BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, RABU 25 JUNI 2008, HAL. A7

KASUS PEMBALAKAN LIAR DI JAWA BARAT : AGUSTINA JADI TERSANGKA

Kepolisian Daerah Jawa Barat akhirnya menetapkan Sekretaris Jenderal Serikat Petani Pasundan (SPP) Agustiana sebagai tersangka pembalakan liar di kawasan hutan Cigugur, Ciamis. Penetapan itu dilakukan setelah Agustiana diperiksa secara maraton kemarin. Kepala Polda Jawa Barat Inspektur Jenderal Susno Duadji membenarkan penetapan Agustiana sebagai tersangka………..BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, RABU 25 JUNI 2008, HAL. A9

SUMBER MATA AIR KULONPROGO KRITIS

Sebanyak 119 sumber mata air di daerah Kabupaten Kulonprogo, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam kondisi kritis dan terancam hilang. Hal tersebut diakibatkan berkurangnya jumlah areal hutan dan alihfungsi lahan di sekitar sumber mata air tersebut.Tingkat ketergantungan masyarakat Kulonprogo pada sumber mata air ini cukup tinggi dan digunakan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga dan pertanian………..BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SELASA 24 JUNI 2008, HAL. 13

PEMERINTAH AKAN BENTUK PENGADILAN LINGKUNGAN

Pemerintah Indonesia mendorong terbentuknya Pengadilan Lingkungan Hidup yang akan melakukan proses hukum terhadap kasus-kasus di bidang lingkungan hidup yang semakin hari semakin bertambah. Untuk mewujudkan nyatakan Pengadilan Lingkungan Hidup tersebut, Kementerian Negara Lingkungan Hidup tengah melakukan pendekatan kepada para aparat penegak hukum seperti kepolisian, kejaksaan, dan kehakiman. Menurut Deputi Menteri Negara Lingkungan Hidup Bidang Penaatan Lingkungan Ilyas Asaad, sebelum Pengadilan Lingkungan Hidup ini terwujud, pemerintah akan memberikan pembekalan kepada semua aparat penegak hukum mengenai persoalan lingkungan hidup dan hukum-hukum yang berlaku………..BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SELASA 24 JUNI 2008, HAL. 14

SAMPAH TAK TERKELOLA MAKSIMAL

Upaya mewujudkan Ibu Kota jakarta menjadi metropolitan yang moderen dan nyaman, boleh dikatakan masih jauh. Setidaknya jika dilihat dari pengelolaan sampah yang belum optimal dam masih menimbulkan masalah. Yang pasti, sampai hari ini Jakarta layak disebut sebagai Kota Sampah!……….BACA SELENGKAPNYA, JURNAL NASIONAL, RABU 25 JUNI 2008, HAL. 2. BERITA TEKAIT: DULU, KINI, DAN BELANDA, JURNAL NASIONAL, RABU 25 JUNI 2008, HAL. 2; MUIN, RAHMAN, SAPU, PENGKI, DAN SAMPAH, JURNAL NASIONAL, RABU 25 JUNI 2008, HAL. 2; TANGERANG PUN KIRIM LIMBAH KE IBU KOTA, JURNAL NASIONAL, RABU 25 JUNI 2008, HAL. 3

POLISI MENANGKAP PENJUAL KAWASAN HUTAN LINDUNG

Pihak kepolisian dari Polres Rokan Hilir, Riau, menahan Saiman, Mantan Camat Pasir Umau Kapas yang kini menjadi Staf Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Rokan Hilir ini, terkait dugaan mengeluarkan Surat Keterangan Ganti Rugi (SKGR) lahan di kawasan hutan lindung Sei Tengar seluas 100 hektare……….BACA SELENGKAPNYA, JURNAL NASIONAL, RABU 25 JUNI 2008, HAL. 13

Sumber :

KBUA Perpustakaan KLH