KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

PERUBAHAN IKLIM: DEWAN HARUS PUNYA OTORITAS DAN DITERIMA
Keberadaan lembaga khusus yang mengoordinasikan rencana aksi penanganan dampak perubahan iklim dinilai dibutuhkan. Namun, keberadaan lembaga itu selayaknya dapat diterima para pemangku kepentingan.Para pemangku kepentingan itu antara lain masyarakat umum, birokrasi, politisi, lembaga swadaya masyarakat, dan akademisi.Tanpa dipenuhinya kondisi-kondisi tersebut, lembaga itu hanya akan memperpanjang deretan dewan atau komisi bentukan pemerintah yang tak bekerja efektif………BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, JUMAT 4 JULI 2008, HAL. 14
DARI TUNGKU HINGGA BIOGAS
Penanggung jawab KIJP Pakuwon, Dibyo Pranowo, boleh berbangga karena tungku pemanas berbasis bungkil jaraknya menjawab kesulitan dapur sebuah pondok pesantren yang bersiap untuk sebuah hajatan. Tungku itu berbahan beton yang dibuat menyerupai tabung.Pada bagian atas, bungkil- bungkil jarak pagar kering disusun untuk dibakar. Selain tungku, Balittri bekerja sama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) juga mengembangkan aneka kompor hingga reaktor biogas berbasis jarak pagar yang aplikatif………BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, JUMAT 4 JULI 2008, HAL. 14
SAMPAHMU, URUSANMU
Sampah di kota besar sudah jadi masalah yang bagaikan tak terselesaikan. Lebih dari 70 persen responden dalam jajak pendapat yang dilakukan Litbang Kompas menyatakan belum memisahkan sampah organik dan anorganik yang mereka