KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

PEMANASAN GLOBAL SEPAKAT DAN TIDAK SEPAKAT
Saban kali para pemimpin negara kaya dan berkembang bertemu dalam forum konferensi tingkat tinggi (KTT), saban kali itu pula timbul keraguan apakah pertemuan itu berguna atau tidak…………..BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, SENIN 14 JULI 2008, HAL.11
 
WARGA BENGKULU MULAI KRISIS AIR BERSIH
Warga Kota Bengkulu saat ini mulai mengalami krisis air bersih karena musim kemarau yang melanda Provinsi Bengkulu. Kesusahan warga Provinsi Bengkulu semakin bertambah setelah sulitnya mendapatkan BBM di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dan harga eceran yang sangat mahal………BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, SENIN 14 JULI 2008, HAL.23
 
TERAS : INPRES LAHAN GAMBUT SEBAIKNYA DICABUT
Gubernur Kalimantan Tengah Teras Narang menyatakan sebaiknya pemerintah pusat mencabut Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2007 tentang Percepatan Rehabilitasi dan Revitalisasi Kawasan Lahan Gambut di Kalimantan Tengah. Alasannya, sejak ditandatangani Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 16 Maret 2007, belum tampak realisasinya…..BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, SENIN 14 JULI 2008, HAL. A8
 
CAGAR ALAM PANTAI BUNATI RUSAK
Kawasan cagar alam Pantai Bunati di sepanjang wilayah pesisir timur Kalimantan Selatan (Kalsel) semakin menyusut akibat maraknya pembangunan pelabuhan khusus batu bara. Kini, kawasan cagar alam yang memiliki luas 4.000 hektare dan panjang 33 km serta meliputi tiga kabupaten (Kotabaru, Tanah Bumbu, dan Tanah Laut) itu hanya tersisa 18 km……….BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, SENIN 14 JULI 2008, HAL.12
 
TEBANG PILIH DI HUTAN PELALAWAN
Para pejabat yang ikut memberi izin eksploitasi hutan Pelalawan sudah jadi tersangka, kecuali Gubernur Riau Rusli Zainal. Ada intervensi?Tengku Azmun Jaafar mulai tersenyum. Ditemui pada akhir pekan lalu di rumah tahanan Markas Besar Kepolisian RI, Bupati Pelalawan, Provinsi Riau, yang didakwa melakukan korupsi pemberian izin pemanfaatan hutan ini mengaku sedikit lega setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan tiga mantan Kepala Dinas Kehutanan Riau menjadi tersangka……BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, SENIN 14 JULI 2008, HAL. A6
 
LAJU KERUSAKAN HUTAN HARUS DITEKAN
Pusat informasi kehutanan di berbagai daerah di Indonesia perlu diperbanyak dan harus dapat diakses masyarakat secara luas untuk menekan laju kerusakan hutan akibat pembalakan liar……….BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, SENIN 14 JULI 2008, HAL.12
 
KOMPLEKSNYA MENGELOLA HUTAN INDONESIA
Sumber daya hutan Indonesia merupakan karunia Tuhan Yang Maha Kuasa sebagai penyangga kehidupan melalui berbagai fungsinya. Hilangnya fungsi hutan mengakibabtkan bencana seperti banjir, kekeringan, hilangnya keanekaragaman hayati, cadangan pangan, cadangan obat-obatan, hasil kayu dan nonkayu. Oleh karena itu sumber daya hutan merupakan subjek sekaligus objek pembangunan yang sangat strategis……….BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, SENIN 14 JULI 2008, HAL. 6

PENELITIAN ESDM-SG-UNDIP DINILAI TAK LAYAK OLEH PENELITI UGM DAN UPN
Rencana pembangunan pabrik semen baru milik PT Semen Gresik (Persero) Tbk lebih dari 2.000 hektar di Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, sebaiknya dibatalkan jika masyarakat Jateng tidak ingin kehilangan sumber irigasi di kawasan Pegunungan Kendeng, air bersih bagi jutaan penduduk, kawasan karst kategori 1, goa-goa alam, dan tradisi lokal komunitas Sedulur Sikep atau masyarakat Samin. Desakan ini diajukan perwakilan gabungan peneliti Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta yang disampaikan peneliti Poppy Ismalina MEc dari Pusat Studi Ekonomi dan Kebijakan Publik (PSEKP)……BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SABTU 12 JULI 2008, HAL. 23
 
DNPI DIBEBANI SINKRONISASI : BELUM SELARAS DENGAN SINERGI LOKAL
Target kerja sama global yang ingin dikembangkan Indonesia melalui pembentukan Dewan Nasional Perubahan Iklim atau DNPI belum disertai sinergi sektoral. Dewan ini sekarang dibebani tugas sinkronisasi program dari 17 departemen serta Badan Meteorologi dan Geofisika.MenurutMenteri Negara Lingkungan Hidup Rachmat Witoelar