KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

BANJIR DAN TANAH LONGSOR DI SULAWESI UTARA, PULUHAN DESA MASIH TERISOLASI
Sekitar 300 keluarga di 21 Desa di Kecamatan Pinilosian, Kabupaten Bolaang Mongondow selatan, Sulawesi Utara, masih terisolasi pasca bencana banjir bandang dan tanah longsor.Bencana alam di Sulut juga meluas ke Kecamatan Molobagu. Bahkan ruas jalan trans-Sulawesi sebelah selatan yang menghubungkan Propinsi Sulawesi Utara dan Propinsi Gorontalo hingga kini belum bisa dilalui kendaraan…..BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, KAMIS, 31 JULI 2008, HAL. 27

KAJIAN AWAL BPPT TERBUKTI SUKSES : GAMBUT BISA JADI LAHAN SUBUR
Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) mengkaji perlunya penerapan secara luas teknologi yang menggunakan aplikasi konsorsia mikrobauntuk menungkatkan produktivitas lahan gambut. Hal itu dilakukan sebagai upaya mengembangkan lahan gambut sebagai areal pertanian….BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, KAMIS, 31 JULI 2008, HAL. 6

HARIMAU SUMATERA TINGGAL 30 EKOR
Populasi harimau Sumatera di Taman Nasional Bukit Tigapuluh terus berkurang. Pada 1960-an ada sekitar 100 ekor, kini hanya 30 ekor. Menurut Kepala Balai Taman Nasional Halasan Tulus hal itu terjadi akibat perburuan liar dan fragmentasi kawasan yang terus menyusut……BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, KAMIS, 31 JULI 2008, HAL. A8

WARGA BOGOR ANTRI AIR BERSIH
Ratusan warga kampung Bojongkoneng, RW. 02, Desa Ciherang Pondok, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor mulai antre air bersih sejak selasa (29/7). Ini terjadi menyusul adanya bantuan air bersih dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Kahuripan, Kabupaten Bogor sebanyak 6.000 liter perhari……BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, KAMIS, 31 JULI 2008, HAL. 17

INFRASTRUKTUR AIR KURANG TERAWASI
Pemerintah mengakui, infrastruktur pengairan praktis kurang terawasi dan tidak mendapatkan pemeliharaan yang memadai. Menurut Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto pengawasan dan pemeliharaan terhadap infrastruktur pengairan hingga kini memang lemah dan pemeliharaan irigasi dengan luas di bawah 1.000 hektar (ha) merupakan tanggung jawab kabupaten/kota, irigasi seluas 1.000-3.000 ha dikelola pemerintah provinsi, sedangkan irigasi dengan luas lebih dari 3.000 ha merupakan tanggung jawab pemerintah pusat……BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, KAMIS, 31 JULI 2008, HAL. 17. BERITA TERKAIT : DAMPAK KEKERINGAN KIAN SERIUS….BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, KAMIS, 31 JULI 2008, HAL. 1

MAYORITAS AMDAL BURUK
Meskipun analisis mengenai dampak lingkungan atau amdal telah dikenal 22 tahun lalu, mayoritas kualitas amdal di Indonesia dinilai buruk. Di antaranya disebabkan minim dan lemahnya lembaga penyusun dan penilai amdal di daerah. Bahkan, kasus yang pernah ditemukan menunjukkan dokumen amdal disusun hanya dengan menyalin dokumen amdal di tempat lain—diganti informasi soal waktu dan lokasi…..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, KAMIS, 31 JULI 2008, HAL 13

INDONESIA TERUS KAMPANYEKAN PENYELAMATAN LAUT DAN KARANG
Indonesia bersama lima negara yang tergabung dalam kelompok Coral Triangle Initiative terus berkampanye untuk penyelamatan biota karang di kawasan segitiga Asia Tenggara. Gugusan karang seluas 1,2 juta kilometer persegi yang memanjang dari Malaysia hingga kepulauan Salomon ini merupakan salah satu sumber kehidupan yang perlu dilestarikan. Peneliti senior, Dr Tonny Wagey dari Badan Riset Teknologi Kelautan Departemen Kelautan dan Perikanan di Jakarta, Selasa (29/7), mengatakan, upaya kelompok Coral Triangle Initiative (CTI) mendapat sambutan positif dari sejumlah negara maju, antara lain, Amerika Serikat, Australia, dan negara Uni Eropa, serta lembaga swadaya masyarakat internasional……BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, KAMIS, 31 JULI 2008, HAL 13

KRISISI AIR MINUM DI BALI TIMUR
Sejak pekan ketiga Juni. Ribuan warga dua kecamatan bertetangga–Seraya dan Kubu–sejak sebulan lalu mengeluh kesulitan air minum. Maklum, sebagian besar wilayah Kecamatan Seraya dan Kubu berada di lereng gunung dan bukit tandus. Tumpuan hidup warga umumnya bergantung pada lahan kering yang ditanami jagung dan tanaman perdagangan, seperti jambu mete. Keadaan itu jauh berbeda dengan kawasan Bali lainnya, terutama di daerah selatan dan barat, yang rata-rata berlahan basah, subur, serta berlimpah air…..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, KAMIS, 31 JULI 2008, HAL. 1

KONVEKSI STOCKHOLM TENTANG POLUTAN SEGERA DIRATIFIKASI
Menteri Negara Lingkungan Hidup Rahmat Witoelar menyatakan pemerintah akan segera meratifikasi Konvensi Stockholm tentang Bahan-bahan Pencemar Organik yang Persisten. Bahan pencemar organik yang persisten, kata Rachmat, telah menurunkan kualitas media lingkungan hutan, tanah, air, udara, atmosfer, pantai, dan laut. Persoalan lingkungan sudah sampai pada tahap yang kritis dan telah mengakibatkan kerugian ekologis yang tak ternilai……BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, KAMIS, 31 JULI 2008, HAL. A7

Sumber:
KBUA Perpustakaan KLH