KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

 
1. PENDULANGAN INTAN LONGSOR, TIGA TEWAS
Hujan deras sejak Rabu lalu membuat longsor kawasan pendulangan intan di Desa Pumpung, Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Akibatnya, tiga orang penambang tradisional tewas tertimbun longsor……..BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, JUMAT 5 SEPTEMBER 2008, HAL. A8

2. PEMBUKAAN LAHAN SAWIT ANCAM ORANGUTAN
Pembukaan lahan hutan di Kalimantan menjadi lahan perkebunan sawit mengancam populasi orangutan. Pusat Perlindungan Orangutan (COP) menilai laju kepunahan orangutan akibat dibabatnya hutan untuk perkebunan sawit mencapai 9 persen atau 5.325 ekor per tahun…….BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, JUMAT 5 SEPTEMBER 2008, HAL. A18

3. LAUT SEMAKIN TAK RAMAH
Gustav telah lewat, begitu juga Hanna, tapi bukan berarti warga New Orleans sudah bisa menghela napas panjang. Mereka yang masih pekat dengan trauma tiga tahun lalu masih harus bersiap menerima kedatangan Ike dan Josefin. Memang belum bisa dipastikan seberapa kuat kedua hurikan yang datang menyusul itu, tapi sebuah studi yang dilakukan tim peneliti di Amerika Serikat menyatakan bahwa hurikan kategori kuat ternyata semakin sering terjadi. Pengaruh pemanasan global memang tak tampak dalam frekuensi kejadian, tapi sangat kentara pada semakin kencangnya angin sapuan hurikan…….BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, JUMAT 5 SEPTEMBER 2008, HAL. C4

4. TAHUN DEPAN PADANG MILIKI PETA TERPADU RAWAN TSUNAMI
Sejumlah peneliti mancanegara mempersiapkan peta terpadu rawan tsunami untuk wilayah Sumatera Barat. Peta yang memungkinkan memprediksi tsunami lebih tepat itu diperkirakan akan rampung dalam waktu satu tahun.Kepala Pusat Studi Bencana Universitas Andalas Febrin Anas Ismail, Kamis (4/9), mengatakan, peta terpadu akan dibuat oleh Alfred Wegener Institut (AWI) Jerman…….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, JUMAT 5 SEPTEMBER 2008, HAL. 13

5. PENCEMARAN : WARGA DESAK WALIKOTA JAKBAR BERSIKAP TEGAS
Warga Sukabumi Selatan, Kebon Jeruk, mendesak Wali Kota Jakarta Barat bersikap tegas kepada para pelaku usaha terkait dengan ultimatumnya terhadap kelangsungan penyelenggaraan industri pencucian dan pencelupan jins di wilayah itu.Kendati para pengusaha telah menyepakati akan membangun instalasi pengolahan air limbah (IPAL) dan menutup sumur air tanah, warga meragukan sikap konsisten Pemerintah Kota Jakarta Barat…….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, JUMAT 5 SEPTEMBER 2008, HAL. 26

6. WARGA TOLAK PENGERUKAN PASIR LAUT DI PANTAI GEGER
Warga Pantai Geger dan Sawangan, Kabupaten Badung, Bali, dan sejumlah kampung di sekitarnya menolak kebijakan pemerintah kabupaten yang mengizinkan pengerukan pasir laut di kawasan itu. Alasannya, pengerukan itu akan mengganggu usaha rumput laut ratusan keluarga petani setempat. Alasan lain adalah pengerukan pasir laut akan menghancurkan terumbu karang, menimbulkan abrasi yang menghancurkan garis pantai, dan berpotensi menghanyutkan unsur hara penyubur rumput laut…….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, JUMAT 5 SEPTEMBER 2008, HAL. 23

Sumber:
Perpustakaan KNLH