KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

LUMPUR KEMBALI DIBUANG KE KALI PORONG
Pembuangan lumpur ke Kali Porong, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, kembali dilakukan setelah kolam penampungan semakin kritis, tidak mampu menampung semburan dan luberan lumpur yang memuntahkan 100.000 meter kubik per hari. Sebelumnya, BPLS menghentikan aliran lumpur dari kolam penampungan ke Kali Porong, karena di kali tersebut terjadi endapan sampai sejauh sekitar satu kilometer…….BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN , SABTU 6 SEPTEMBER 2008, HAL. 8

UNUR ORANGUTAN NON KONSERVASI TINGGAL 3 TAHUN
Dalam tiga tahun ke depan, lebih dari 8.000 ekor orangutan terancam terbasmi akibat keputusan perusahaan-perusahaan minyak kelapa sawit menolak moratorium atau jeda pembukaan lahan. Keputusan yang dibuat pekan lalu untuk menanggapi ajakan kelompok pembela lingkungan Greenpeace itu dinilai memupus peluang sebuah mekanisme efektif untuk melindungi ribuan populasi orangutan yang selama ini hidup di luar hutan-hutan konservasi…….BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, SENIN 8 SEPTEMBER 2008, HAL. C5

AREA TANGKAPAN AIR KOTA AMBON RUSAK
Daerah tangkapan air Kota Ambon, Provinsi Maluku, rusak akibat konversi lahan menjadi permukiman yang tidak terkendali. Sampai kini pembukaan hutan di perbukitan terus terjadi.Seiring pulihnya keamanan pascakonflik terjadi urbanisasi penduduk dari pulau-pulau sekitar Ambon. Pusat kota seluas 4 kilometer persegi menjadi terlalu padat sehingga penduduk membangun rumah-rumah baru di lereng bukit.Penggundulan hutan di bukit menyebabkan pendangkalan Kali Batumerah, Kali Ahuru, dan Kali Rinjani. Sedimentasi terbawa hingga ke Teluk Ambon…….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SABTU 6 SEPTEMBER 2008, HAL. 23

KONSERVASI ALAM : JEDA TEBANG PILIHAN RASIONAL
Jeda tebang atau moratorium penebangan hutan alam dinilai sebagai pilihan rasional di tengah krisis ekologis. Langkah moratorium pemerintah daerah Nanggroe Aceh Darussalam dan Riau diharapkan diikuti yang lain.Bersama Walhi, Jikalahari mendukung Provinsi Riau yang melaksanakan moratorium hutan sebulan lalu. Dalam lima tahun (2002-2007), deforestasi hutan alam Riau 1,04 juta hektar. Tahun 1980-an, 3,7 juta ha hutan alam dibuka, sebagian besar untuk perkebunan dan hutan tanaman industri untuk bahan baku pabrik bubur kertas dan kertas…….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SABTU 6 SEPTEMBER 2008, HAL. 13

SUAYADI PELESTARI HUTAN MANGROVE PESISIR REMBANG
Dari enam kecamatan yang masuk kawasan pesisir, sabuk hijau mangrove hanya terpusat di tiga desa dalam tiga kecamatan. Wilayah itu adalah Desa Tungulsari (Kecamatan Kaliori), Desa Pasar Bangi (Kecamatan Rembang), dan Desa Dasun (Kecamatan Lasem). Keberadaan mangrove di tiga desa itu tak lepas dari peran Suyadi, petani garam Kaliuntu, Desa Pasar Bangi, Kecamatan Rembang. Bermula dari keprihatinan terhadap tambaknya yang sering rusak akibat gelombang pasang, pada 1964, ia mulai menanam mangrove….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SENIN 8 SEPTEMBER 2008, HAL. 16

TATA RUANG : WARGA AREA RESAPAN AIR BAYAR PAJAK LEBIH MAHAL
Pemerintah tengah mematangkan rencana pengenaan pajak lingkungan yang dikaitkan dengan penegakan Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional. Penduduk yang sudah dan akan menetap di daerah resapan air atau di wilayah yang seharusnya bukan untuk permukiman akan menanggung beban pajak lebih mahal dibandingkan masyarakat yang menetap di zona permukiman. Menurut Deputi Kementerian Negara Lingkungan Hidup Bidang Tata Lingkungan Hermin Rosita, pemerintah mendorong penggunaan instrumen ekonomi untuk memaksa masyarakat mengikuti Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), termasuk memasukkan unsur perpajakan di dalamnya……BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SABTU 6 SEPTEMBER 2008, HAL. 1

Sumber :
KBUA Perpustakaan KLH