KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

 
1. DIPROTES 15 HA SAWAH PUNCAK JADI VILA : DIDUGA MILIK KELUARGA MEGAWATI
Dinas Cipta Karya (DCK) Unit Ciawi Pemkab Bogor menegur keras pemilik lahan sawah seluas 15 hektare (ha) di kawasan Puncak, Megamendung, Kabupaten Bogor, yang mulai meratakan lahan itu diduga untuk permukiman atau vila. Sebab, kegiatan perataan tanah itu tidak memiliki izin……BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, KAMIS 11 SEPTEMBER 2008, HAL.8 
 
3. GEMPA 7,6 SR GUNCANG TERNATE
Gempa tektonik berkekuatan 7,6 skala richter (SR) terjadi di Ternate, Maluku Utara, Kamis (11/9) pukul 09.00 WIT atau 07.00 WIB. Kuatnya getaran gempa yang bisa dirasakan hingga Gorontalo, dan Sulawesi Utara itu menurut Badan Meteorologi, dan Geofisika (BMG) berpotensi menimbulkan gelombang tsunami…….BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, KAMIS 11 SEPTEMBER 2008, HAL. 14

4. MENYELAMATKAN HUTAN, MELINDUNGI ORANGUTAN
Pelestarian hutan gambut Sungai Putri diupayakan FFI dengan menemui Bupati Ketapang Morkes Effendi dan meminta agar pemerintah kabupaten mengurungkan rencana mengonversi hutan tersebut menjadi areal perkebunan kelapa sawit. Jauh lebih menguntungkan jika kawasan tersebut dijadikan hutan lindung. Selain bisa menjaga tata air bagi penduduk sekitar dan mempertahankan populasi orangutan di sana, pemerintah juga bisa mendapatkan dana kompensasi dari pasar karbon dunia …..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, JUMAT 12 SEPTEMBER 2008, HAL.50

5. LINGKUNGAN : POTENSI KONFLIK HULU-HILIR DAS
Masyarakat sudah terbiasa memanfaatkan air dengan berpandangan semuanya diberikan oleh alam. Mereka berpikir air bisa didapat dengan gratis. Hingga kemudian terjadi perubahan lingkungan yang mengakibatkan sejumlah pihak untuk kembali memikirkan