KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA


PENYURUTAN
SUNGAI DI KALIMANTAN AKIBAT POLA HUJAN YANG
KACAU

Hujan yang
kacau telah berdampak pada percepatan proses penyurutan air sungai di Kalimantan, khususnya di wilayah Kalimantan Tengah. Pola
kacau yang dimaksud ialah terjadinya pergeseran musim hujan dan kemarau yang
tidak teratur lagi.Sedangkan parahnya kerusakan hutan Kalimantan tidak hanya
merusak daerah aliran sungai, tetapi juga berkontribusi terhadap kekacauan pola
hujan tersebut karena ikut meningkatkan emisi karbon dan peningkatan
suhu………BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SELASA 7 OKTOBER 2008, HAL. 22

SEPERTIGA
SPESIES DUNIA TERANCAM

Badan
Konservasi Dunia menunjukkan, sepertiga dari spesies terancam. Konkretnya,
sekitar 16.928 (38 persen) spesies terancam dari total jumlah 44.838 spesies
terdata. Di antara yang paling terancam (punah) adalah jenis katak/kodok dan
mamalia.Daftar merah Badan Konservasi Dunia (IUCN) selama ini menjadi standar
acuan pengawasan dalam bidang konservasi……..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS,
SELASA 7 OKTOBER 2008, HAL. 13

PELUANG
HUJAN LEBAT DI SUMATERA

Meteorologi,
Klimatologi, dan Geofisika memprakirakan dalam dua pekan mendatang, hujan
paling lebat berada di wilayah Sumatera, kecuali Lampung. Ini berdasarkan
pantauan citra satelit, Senin (6/10), yang menunjukkan terjadi akumulasi awan
akibat pertemuan arus angin monsun yang memanjang dan menutup sebagian besar
wilayah Sumatera tersebut……..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SELASA 7 OKTOBER 2008,
HAL. 14

PENEGAKAN
HUKUM LINGKUNGAN : TIGA PERUSAHAAN PERINGKAT HITAM MASUK DAFTAR GUGATAN

Kementerian
Negara Lingkungan Hidup menyiapkan berkas gugatan terhadap tiga perusahaan yang
dinilai merusak lingkungan. Ketiga perusahaan tersebut merupakan bagian dari 43
perusahaan