KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

BANYUMAS KRISIS AIR BERSIH
Meski Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) memprediksi musim hujan datang pada awal Oktober ini, krisis air semakin meluas hingga dibeberapa wilayah di Kabupaten Banyumas. Wilayah yang di kategorikan parah mencakup Banyumas Barat, seperti di Kecamatan Purwojati dan Cilongok, serta Kecamatan Banyumas hingga Tambak…….BACA SELENGKAPNYA, JURNAL NASIONAL, RABU, 8 OKTOBER 2008, HAL. 12


BIODIVERSITAS : CAGAR BIOSFER SAAT INI TIDAK BERKEMBANG
Cagar biosfer yang mencakup kawasan ekosistem asli yang ditetapkan dengan tujuan melindungi keanekaragaman hayati di Indonesia selama ini tidak berkembang. Bahkan, keberadaannya di era otonomi daerah makin terancam pengalihan tata guna lahannya.Cagar biosfer di dunia justru terus dikembangkan hingga sekarang mencapai 540-an, sedangkan di Indonesia dengan keanekaragaman hayati yang tergolong paling kaya itu sampai sekarang hanya memiliki enam cagar biosfer sejak era 1970-1980…….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 8 OKTOBER 2008, HAL. 13

HUJAN TURUN ALIRAN TERSUMBAT
Sepekan terakhir hujan sudah mengguyur Jakarta dan kemungkinan ini merupakan awal musim hujan. Namun, hingga kini Pemerintah Provinsi DKI Jakarta belum juga bersiap dalam menanggulangi banjir. Sampah menumpuk di sejumlah kali dan menyumbat aliran sungai.Sungai yang kini dangkal belum juga dikeruk. Sejauh pengamatan Kompas Selasa (7/10), kondisi sungai dan saluran air yang melintasi wilayah DKI Jakarta banyak terlihat mendangkal dan dipenuhi sampah………BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 8 OKTOBER 2008, HAL. 27

SETELAH MUNTAHKAN LAVA SOPUTAN KEMBALI NORMAL
Setelah menyemburkan guguran lava pijar, batu, dan debu, aktivitas Gunung Soputan di Minahasa Selatan, Sulawesi Utara, Selasa (7/10) sore, normal kembali. Meski demikian, PVMBG tetap merekomendasikan agar masyarakat tidak beraktivitas di sekitar gunung api tersebut. Tepatnya, pada radius 6 kilometer dari puncak Soputan………BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 8 OKTOBER 2008, HAL. 23

15 PERUSAHAAN LANGGAR ATURAN
Tercatat 15 perusahaan tambang kapur dan marmer di Sulawesi Selatan yang berada di kawasan hutan lindung masih beroperasi kendati masa izinnya sudah habis. Perusahaan tersebut umumnya belum mengurus izin baru dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.Bahkan, sejumlah perusahaan belum memperoleh izin pinjam pakai kawasan hutan dari menteri kehutanan (Menhut)……..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 8 OKTOBER 2008, HAL. 22

PEMERINTAH DIMINTA SERIUS SOAL GUGATAN TIGA PERUSAHAAN HITAM
Kementerian Lingkungan Hidup diminta serius soal rencana menggugat tiga perusahaan berlabel hitam sehingga menimbulkan efek jera. "Jangan hanya gertak sambal, bisa jadi preseden buruk," ujar Wakil Ketua Komisi Lingkungan Dewan Perwakilan Rakyat Sonny Keraf ketika dihubungi Tempo kemarin. Sonny menyarankan agar gugatan perusahaan tersebut dibuat mengarah ke pidana sehingga izinnya bisa dicabut. Dengan adanya rencana gugatan ini, Sonny melihat ada keberanian dalam memutuskan tiga…….BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, RABU 8 OKTOBER 2008, HAL. A7

Sumber :
KBUA Perpustakaan KLH