KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

POLDA SELIDIKI PENCEMARAN TELUK JAKARTA
Polda Metro Jaya mulai menyelidiki kasus pencemaran yang terjadi di Teluk Jakarta beberapa waktu lalu. Beberapa barang bukti seperti tumpahan minyak diperiksa di laboratium. "Kasus ini masih dalam tahap penyelidiki. Kita tidak boleh gegabah menentukan siapa yang melakukan pencemaran," ujar Kepala Satuan Sumber Daya Lingkungan Polda Metro Jaya, AKBP Rudy Setiawan, kemarin (7/11)……..BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, SABTU 8 NOVEMBER 2008, HAL.6

MEMANG SUDAH MASANYA GEDUNG HIJAU
Jakarta sebagai salah satu kota besar dunia sudah ketinggalan dari kota-kota di negara tetangga dalam hal lingkungan hidup. Kanada, Singapura, bahkan Malaysia telah lebih dulu menerapkan green building, sebuah konsep bangunan berwawasan lingkungan. "Masa kita nyuruh-nyuruh orang bikin green building tapi kita sendiri tidak punua," Kepala Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah DKI Jkarta Budirama Natakusumah, mengungkapkan alasannya kemarin………BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, SABTU 8 NOVEMEBR 2008, HAL. 3

POLISI TEGASKAN BENCANA LUMPUR AKIBAT PENGEBORAN
Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur Inspektur Jenderal Herman Surjadi Sumawiredja mengatakan pihaknya tidak mau berpolemik atas hasil pemungutan suara oleh para ahli geologi dunia tentang penyebab luapan lumpur di Sidoarjo. "Saya tidak mau berpolemik. Wong pendapat kami juga begitu kok," kata Kepala Polda kemarin……….BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, SABTU 8 NOVEMEBR 2008, HAL. A3

MENNEG LH TANGANI PENCEMARAN DI PERTAMINA BALONGAN
Kementerian Negara Lingkungan Hidup (Menneg LH), saat ini sedang menangani kasus pencemaran lingkungan yang diduga di lakukan PT Pertamina Unit Pemasaran VI Balongan, Indramayu, Jawa Barat. Deputi Menteri Negara Lingkungan Hidup, Ilyas Asaad, Di Jakarta, Jumat (7/11), mengatakan, pihaknya sudah menerjunkan tim untuk membantu pemerintah daerah setempat guna membicarakan tumpahan minyak di pesisir……….BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SENIN 10 NOPEMBER 2008, HAL. 6

DESEMBER JAKARTA BANJIR
Badan Meteorologi dan Geofisika memperkirakan banjir bakal terjadi di sejumlah wilayah di Jakarta pada Desember nanti. Banjir diperkirakan berlanjut hingga Februari 2009," kata Kepada Bidang Informasi Klimatologi dan Kualitas Udara BMG Hendro SAntoso kemarin seusai paparan di hadapan Wakil Gubernur Priijanto dan Camat se-DKI Jakarta di Bali Kota…….BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, SABTU 8 NOVEMEBR 2008, HAL. A10. BERITA TERKAIT: JANUARI, BANJIR BESAR DI JAKARTA, REPUBLIKA, SABTU 8 NOVEMBER 2008, HAL. 12

LESTARIKAN YANG MULAI LANGKA
Sejumlah jenis pisang asli Indonesia mulai langka. Salah satunya, pisang songgo buwono hanya tinggal satu rumpun atau 26 pohon. Di kebun ini pisang asli Indonesia yang sudah mulai langka disimpan. Seperti pisang songgo buwono yang memiliki kekhasan buahnya yang menjulang ke atas………BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, SENIN 10 NOPEMBER 2008, HAL. 5

PENGGUNUNGAN KENDENG KAWASAN KONSERVASI
Komunitas Sedulur Sikep, Desa Sukolilo, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, meminta Kementerian Negara Lingkungan Hidup menjadikan Pegunungan Kendeng sebagai kawasan konservasi lindung. Permintaan itu sekaligus menegaskan penolakan Komunitas Sedulur Sikep dan masyarakat Pegunungan Kendeng atas pembangunan pabrik semen PT Semen Gresik di Pati……….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SABTU 8 NOPEMBER 2008, HAL. 22

LEGALISASI PEMELIHARAAN : JAMINAN RP. 1 MILIAR UNTUK SATWA LANGKA DILINDUNGI
Kalangan pemerhati lingkungan dan konservasi satwa di Kalimantan Barat mengecam rencana Departemen Kehutanan RI yang akan melegalkan perseorangan memelihara satwa langka dilindungi dengan jaminan sejumlah uang.Mereka menilai, rencana ini justru mengancam kelestarian satwa langka dilindungi….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SABTU 8 NOPEMBER 2008, HAL. 13

SATWA LANGKA : POPULASI TARSIUS TURUN DRASTIS
g>
Populasi satwa langka tarsius, primata terkecil di dunia yang hidup di hutan-hutan Sulawesi, menurun drastis dalam 10 tahun terakhir. Diperkirakan jumlah satwa yang bernama Latin Tarsius spectrum ini, di sejumlah hutan di Sulawesi Utara, tersisa 1.800 ekor. Padahal, pada tahun 1998, jumlah tarsius masih berkisar 3.500 ekor. Sejumlah kalangan mencemaskan penurunan populasi tarsius………..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SABTU 8 NOPEMBER 2008, HAL. 12

LINGKUNGAN : WARGA KOTA DEPOK KEBERATAN PEMBANGUNAN UNIT PENGOLAHAN SAMPAH
Puluhan warga perumahan Taman Cipayung, Kelurahan Abadijaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, berunjuk rasa, Minggu (9/11). Mereka memprotes tempat pembuangan sampah dan sebuah unit pengolahan sampah yang sedang dibangun di dekat lingkungan tempat tinggal mereka.Aksi unjuk rasa digelar di lokasi unit pengolahan sampah (UPS) yang sedang dibangun di pinggir Jalan Merdeka, tidak jauh dari kantor Kecamatan Sukmajaya……….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SENIN 10 NOPEMBER 2008, HAL. 25

PERDAGANGAN KARBON : HUTAN GAMBUT KALBAR JADI PROYEK PERTAMA
Hutan gambut Sungai Putri di Kabupaten Ketapang dan hutan gambut Nung di Kabupaten Kapuas Hulu kini dijadikan proyek pertama atau pilot project di Kalimantan Barat untuk perdagangan karbon global. Demikian nota kesepahaman Pemerintah Kabupaten Kepatang dan Kapuas Hulu dengan Fauna and Flora International Asia.Dalam konteks ini, pemerintah daerah dan masyarakat setempat didorong untuk mengurangi laju kerusakan di kawasan hutan tersebut………BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SENIN 10 NOPEMBER 2008, HAL. 24

KONSERVASI KARST : SIKAP GUBERNUR MENGACU PADA AMDAL
Terkait pembangunan pabrik PT Semen Gresik di Pati, Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo dalam pertemuannya dengan warga Desa Baturejo, Kecamatan Sukolilo, Pati, di Kota Semarang, Minggu (9/11), menyatakan berpegang pada hasil analisis mengenai dampak lingkungan atau amdal.Menurut Bibit, pendirian pabrik semen akan membawa dampak ekonomi yang besar bagi warga setempat. Namun, itu akan terasa jika langkah yang dilakukan benar, termasuk tak merusak tata lingkungan……..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SENIN 10 NOPEMBER 2008, HAL. 22

217 KALI TSUNAMI TERJADI DI INDONESIA
National Geophysical Data Center mencatat, sebanyak 217 kali tsunami telah terjadi di Indonesia antara tahun 1608 dan 2008, baik skala kecil maupun besar. Khusus di Nanggroe Aceh Darussalam, tsunami besar pernah terjadi tiga kali, yakni pada tahun 1797, 1861, dan 1907.Indonesia sebagai negara kaya potensi bencana geologi memerlukan berbagai model sistem peringatan dini untuk melindungi warganya. Peringatan dini tsunami secara geologis, misalnya, dinilai masih menjadi