KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

1. PENYELUNDUP 258 EKOR TRENGGILING DIVONIS 2-5 TAHUN
Terbukti akan menyeludupkan ratusan ekor tringgiling ke luar negeri, tiga warga keturunan Tionghoa divonis hukum penjara bervariasi oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan, Senin (10/11).Dalam amar putusannya di persidangan PN Medan, majelis hakim yang diketuai Djumali menyatakan, para terdakwa masing-masing Ahua, sebagai pemilik Tringgiling dituntut oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Belawan selama 5 tahun dan divonis 2 tahun penjara dengan denda Rp5 juta subsider 1 bulan…….BACA SELENGKAPNYA, JURNAL NASIONAL, SELASA 11 NOPEMBER 2008, HAL. 12

2. BANJIR SAMARINDA AKIBAT PEMBUKAAN LAHAN
Banjir yang melanda di Kota Samarinda, Kalimantan Timur disebabkan karena maraknya pertambangan batu bara kecil dan pembangunan perumahan di pinggiran Kota Samarinda yang tidak memikirkan lingkungan di sekitarnya. Menurut Akademisi Universitas Mulawarman, yang juga pakar kehutanan, Syarief Effendi pembukaan lahan industri di Kota Samarinda semakin banyak…….BACA SELENGKAPNYA, JURNAL NASIONAL, SELASA 11 NOPEMBER 2008, HAL. 9

3. GREENPEACE DUKUNG PERATURAN JEDA TEBANG HUTAN
Greenpeace dan Jikalahari menyerukan kepada pemerintah untuk mendukung proses penyusunan peraturan gubernur oleh Gubernur Riau, Wan Abubakar, tentang jeda tebang terhadap hutan dan konversi lahan gambut pada jumpa pers di atas kapal MV Esperanza di Riau, 6 November lalu. Menurut Hariansyah Usman, Wakil Koordinator Jikalahari saat ini Semenanjung Kampar sangat terancam oleh konversi hutan untuk industri kertas dan perkebunan kelapa sawit…….BACA SELENGKAPNYA, JURNAL NASIONAL, SELASA 11 NOPEMBER 2008, HAL. 5

4. SEBAGIAN DKI TERGENANG, BOGOR LONGSOR
Hujan lebat yang mengguyur Jakarta dan sekitarnya menyebabkan sebagian wilayah Ibu Kota kembali tergenang. Beberapa kawasan tergenang, antara lain Kampung Melayu, Jakarta Timur, dan Depok, Jawa Barat.Data dari Satkorlak, genangan di Kampung Melayu disebabkan meluapnya Kali Ciliwung yang dipicu banyaknya air kiriman dari Depok dan Bogor. Sekitar 500 rumah penduduk di kawasan tersebut terendam…….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SELASA 11 NOPEMBER 2008, HAL. 27

5. POLISI TANGKAP TIGA PEMBALAK LIAR
Kepolisian Resor Lampung Barat menangkap dan menahan tiga pembalak liar di kawasan hutan produksi blok 7 Bengkunat, Lampung Barat. Polisi juga menyita kayu hasil pembalakan liar berupa 60 kayu minyak gelondongan dan 11 kubik kayu minyak olahan. Menurut Kepala Polres Lampung Barat Ajun Komisaris Besar Muslim Siregar, penangkapan dan penyitaan merupakan hasil operasi polisi pada Sabtu (1/11). Ketiga tersangka, Slamet bin Sukiman, Dadang bin Saman, dan Johan, ditangkap petugas pukul 15.00…….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SELASA 11 NOPEMBER 2008, HAL. 23

6. BANJIR MAKIN MELUAS
Banjir akibat luapan Sungai Karangmumus di Samarinda, Kalimantan Timur, makin meluas. Banjir yang terjadi sejak Jumat pekan lalu kini mencapai ketinggian 1,5 meter. Hari Minggu (9/11), genangan meluas ke tiga kecamatan. Ribuan keluarga terkena dampak dan aktivitas warga terganggu…….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SELASA 11 NOPEMBER 2008, HAL. 23

7. SATWA LANGKA : KEPUNAHAN OWA JAWA DAPAT DIPERLAMBAT
Kepunahan primata endemik Pulau Jawa di habitat alaminya, owa jawa (Hylobates moloch), dapat diperlambat. Di antaranya, melalui keberpihakan pemerintah mempertahankan hutan tersisa di Jawa.Menurut dosen dan peneliti Institut Pertanian Bogor, Entang Iskandar, owa jawa secara alami di ketinggian pohon. Namun, temuan tim penyurvei Garut, Jabar, owa jawa turun ke lantai hutan. Kondisi itu memudahkan tertangkap pemburu liar…….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SELASA 11 NOPEMBER 2008, HAL. 13

Sumber:
Perpustakaan KLH