KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

287 SPESIES DI KALIMANTAN TERANCAM PUNAH
Pembabatan hutan telah mengancam 236 spesies tumbuhan dan 51 spesies binatang liar yang berada di Kalimantan. Orangutan, monyet owa, dan tarsius merupakan satwa yang paling terancam. Menurut Ketua Centre of Orangutan Protection Hardi Baktiantoro pembukaan lahan kelapa sawit merupakan ancaman utama karena mengubah total struktur kawasan……BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, SELASA 18 NOPEMBER 2008, HAL. A7


SAMPAH KIRIMAN ANCAM JAKARTA
Wilayah Jakarta mulai terancam sampah kiriman yang di bawa oleh aliran-aliran sungai. Sampah kiriman tersebut terus bertambah seiring masuknya musim hujan dan berpotensi memperparah banjir bagi masyarakat yang tinggal di bantaran kali. Dinas Kebersihan DKI Jakarta menyiagakan sejumlah alat berat di beberapa pintu air untuk mengangkut sampah ………BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, SELASA 18 NOPEMBER 2008, HAL. 16

ROB LANDA 2 KELURAHAN
Meluapnya air laut ke darat karena laut pasang atau rob melanda dua kelurahan di Kecamatan Penjaringan. Rob yang sudah berlangsung hampir sepekan di Kelurahan Penjaringan dan Kamal belum jelas kapan berakhirnya karena pembangunan tanggul secara swadaya berhenti di tengah jalan…….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SELASA 18 NOPEMBER 2008, HAL. 26

GEMPA HANCURKAN RIBUAN RUMAH
Gempa tektonik 7,7 skala Richter (SR) mengguncang Sulawesi bagian utara, Senin (17/11) dini hari, pukul 01.02 WITA. Pusat gempa atau episentrumnya berada sepuluh km di bawah permukaan laut, tepatnya di Desa Sumalata, Kab Gorontalo Utara, Gorontalo.Berdasarkan data Pusat Penanggulangan Krisis Departemen Kesehatan (PPK Depkes), empat orang tewas-tiga di Buol, Sulawesi Tengah, dan satu orang di Gorontalo Utara……..BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, SELASA 18 NOPEMBER 2008, HAL. 01 BERITA TERKAIT : GEMPA 7,7 SR GUNCANG GORONTALO, SUARA PEMBARUAN, SENIN 17 NOVEMBER 2008 HAL. 1

2009 JAKUT TETAP BANJIR LAUT PASANG
Banjir rob akibat limpasan air laut ke darat di Jakarta Utara belum dapat diatasi sampai 2009. Masalahnya, dua dari tujuh tanggul yang harus dibangun untuk mengatasi rob ternyata belum kunjung dibangun.Wakil Gubernur DKI Jakarta Prijanto, Senin (17/11) di Jakarta Pusat, mengatakan, tanggul Pelindo dan tanggul Pelabuhan Muara Baru belum mulai dibangun sehingga air laut masih dapat masuk ke darat saat pasang naik. Kondisi itu diperkirakan masih akan terjadi pada tahun 2009……….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SELASA 18 NOPEMBER 2008, HAL. 26

LINGKUNGAN : PELAKU UMKM PERLU KENAL EKOEFISIENSI
Pendekatan budaya bisa dipakai untuk mengenalkan konsep ekoefisiensi kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah atau UMKM. Di Yogyakarta, konsep ekoefisiensi itu bisa digali dari petuah leluhur untuk berperilaku gemi, nastiti, lan ngati-ati atau hemat, tepat, dan berhati-hati. Menurut Ketua Forum Ekoefisiensi DI Yogyakarta Wuryadi, melalui petuah itu, masyarakat Jawa dinasihati untuk selalu hemat, tepat, dan berhati-hati dalam mengelola sumber daya yang terbatas………BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SELASA 18 NOPEMBER 2008, HAL. 22

10 DANAU RUSAK AKIBAT PENGGUNDULAN HUTAN
Sebanyak 10 danau di Indonesia rusak akibat penggundulan hutan dan sedimentasi. Persoalan tersebut harus ditangani secara serius oleh pemerintah daerah bersama pemerintah pusat.Menurut Sekretaris Jenderal Departemen Kelautan dan Perikanan Widi Agoes Pratikto saat ini makin banyak danau tak bisa diandalkan sebagai tempat penampungan air di waktu hujan. Danau yang rusak justru melimpahkan banjir ke wilayah sekitarnya pada musim hujan………BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SELASA 18 NOPEMBER 2008, HAL. 23

HUTAN GUNDUL MENJADI ANCAMAN
Tingginya curah hujan menyebabkan sejumlah wilayah di Kabupaten Gresik, Lamongan, Tuban, dan Bojonegoro, Jawa Timur, rawan terkena banjir bandang serta tanah longsor. Ancaman bencana semakin besar karena kondisi hutan di sekitar daerah aliran Sungai Bengawan Solo gundul.Daerah rawan banjir bandang dan puting beliung di Bojonegoro antara lain Kecamatan Dander, Temayang, Bobolan, Sekar, dan Gondang……..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SELASA 18 NOPEMBER 2008, HAL. 23

PEMANASAN GLOBAL : KESETARAAN SELALU LUPUT DALAM PEMBICARAAN
Pembicaraan mengenai isu pemanasan global di dunia tidak pernah memasukkan persoalan kesetaraan di dalamnya. Selama isu kesetaraan tidak pernah disentuh, upaya menahan laju pemanasan global tidak akan membuahkan hasil seperti yang diharapkan. Kesetaraan yang dipandang perlu dibicarakan antara lain mencakup persoalan sosial, ekonomi, dan politik yang muncul akibat dari berlangsungnya pemanasan global……..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SELASA 18 NOPEMBER 2008, HAL. 12

Sumber :
Perpustakaan KLH