KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

MENYIAPKAN MASYARAKAT HADAPI BENCANA
Banjir menghajar Jakarta, gempa menggoyang Gorontalo, longsor menerjang Cianjur, dan masih banyak lagi. Korban pun mulai berjatuhan. Petakan bencana seakan jadi kegiatan rutin yang kita hadapi setiap saat. "Untuk itu kita harus menyiapkan masyarakat menhadapi bencana agar tahu apa yang harus dilakukan saat bencana terjadi, sehingga risiko bisa dikurangi," kata Deputi Jasa Ilmiah LIPI Jan Sopaheluwakan kepada Republika, kemarin….BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, RABU 19 NOVEMBER 2008, HAL. 9

TAMBANG TUTUP TIMBULKAN GEJOLAK
Penghentian sementara operasional penambangan batu bara di Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi, dikhawatirkan bakal menimbulkan gejolak sosial dan ekonomi. Tokoh masyarakat kabupaten Bungo, M Najmi, mengatakan sedikitnya ada sekitar 2.000 pekerja yang bergantung hidup dari usaha pertambangan menjadi gamang…..BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, RABU 19 NOVEMBER 2008, HAL. 8

‘KOTA BEKASI TIDAK MUNGKIN BEBAS BANJIR’
Seperti halnya Jakarta, Kota Bekasi pun tak terbeas dari banjir. Menurut Kabid Tata Air Dinas Pekerjaan Umum Kota Bekasi, Effendi Arif, kondisi itu terjadi lantaran letak Kota Bekasi yang diapit oleh DKI Jakarta dan Kabupaten Bekasi tidak memiliki sungai yang bermuara langsung ke laut." Kota Bekasi tidak mungkin bebas banjir," ujar Effendi Arif, Selasa (18/11)……….BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, RABU 19 NOVEMBER 2008, HAL. 17

HUTAN LINDUNG DIRAMBAH JADI KEBUN KOPI
Perambah liar terus beraksi di hutan lindung Register 39 kota agung Utara Datar Lebuay, Kecamatan Air Naningan, Kabupaten Tenggamus, Lampung. Sejak Oktober , puluhan perambah membuka puluhan hektare hutan untuk di jadikan kebun kopi…..BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, RABU 19 NOVEMBER 2008

SUMBER LISTRIK DARI SAMPAH BANTARGEBANG
Pemerintah Kota Bekasi meresmikan unit pengolahan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bantargebang dan TPA Sumur Batu. Gunungan sampah setinggi hampir 25 meter di situ akan dikurangi dengan teknologi pengolahan sampah bantuan Bank Dunia dan Pemerintah Belanda ………..BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, RABU 19 NOPEMBER 2008, HAL. 7

BERLEBIHAN, EKSPLOITASI AIR TANAH DI JAKARTA
Kurangnya pasokan air bersih di Jakarta membuka warga dan unit usaha berlomba- lomba mengeksploitasi air bawah tanah. Eksploitasi air tanah lebih dari 30 persen kuota dinilai berlebihan, bahkan mulai mengkhawatirkan, membuat Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan memperketat pengambilan air tanah………..BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, RABU 19 NOPEMBER 2008, HAL. 1

UNFCCC UMUMKAN KADAR EMISI GLOBAL NAIK
Dua minggu menjelang konferensi perubahan iklim PBB di Poznan, Polandia; United Nations Convention on Climate Change (UNFCCC) mengumumkan emisi rumah kaca yang diproduksi negara-negara industri semakin meningkat. Data UNFCCC menyatakan 40 negara industri yang termasuk dalam Annex I sempat mengalami penurunan gas rumah kaca sebesar 5 persen di bawah level 1990, namun kembali mengalami peningkatan 2,3 persen tahun 2000-2006……BACA SELENGKAPNYA,JURNAL NASIONAL, RABU 19 NOPEMBER 2008, HAL. 15

ANAK-ANAK LEBIH RENTAN TERKENA POLUSI
Ada 125 ribu kasus sakit tenggorokan pada anak akibat parahnya pencemaran udara di Jakarta tahun 1990 (Ostro, 1994). Fakta di atas dikemukakan kembali oleh Budy P Resosudarmo dalam Kebijakan di bidang Lingkungan Hidup, Pertumbuhan Ekonomi dan Distribusi Pendapatan di Majalah Ilmiah Universitas Islam Jakarta tahun 1996. Dampak polusi udara rupanya lebih banyak mengenai anak-anak. Penderita asma, alergi, bronkhitis, dan ISPA pada anak meningkat tajam. Drh Darmono MSc dalam artikelnya tentang polusi udara menjelaskan bahwa anak-anak menghirup udara lebih banyak untuk setiap unit berat badannya dibandingkan orang dewasa…..BACA SELENGKAPNYA,JURNAL NASIONAL, RABU 19 NOPEMBER 2008, HAL. 11

LAGUNA YANG NYARIS TINGGAL KENANGAN
Laguna yang pada 1960 hingga 1970-an, masih di k
elilingi hutan bakau yang hijau , kini sudah jauh berubah. Bahkan, sudah berada di ambang kepunahan. Perubahan laguna Segara Anakan, Cilacap, Jawa Tengah utamanya di sebabkan sedimentasi yang dibawa sungai-sungai yang bermuara di kawasan itu…….BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, RABU 19 NOPEMBER 2008, HAL. 7

PROGRAM BIOPORI DAN SUMUR RESAPAN TAK OPTIMAL
Program pembuatan biopori dan sumur resapan di Kota Depok tak berjalan mulus. Padahal, program yang dijadikan sebagai salah satu penanganan banjir ini sudah berlangsung sejak tiga tahun lalu………BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, RABU 19 NOVEMBER 2008, HAL. 17

PENYU DALAM KHOTBAH JUMAT
Khotbah Jumat di masjid-masjid negara bagian Terengganu, Malaysia, pekan ini akan amat berbeda. Pelestari lingkungan Malaysia mengatakan khotbah akan diisi dengan ajakan melindungi penyu. Apalagi Terengganu pernah menjadi tempat perkembangbiakan utama binatang yang terancam punah itu. Para imam akan menekankan betapa pentingnya perlindungan lingkungan sekaligus mengingatkan agar umat tidak memburu telur penyu, mengotori laut, dan menangkap ikan secara berlebihan…..BACA SELENGKAPNYA,KORAN TEMPO, RABU 19 NOPEMBER 2008, HAL. B5

CUCI JIN PAKAI PAM : SETELAH TUTUP SUMUR BOR, PENGUSAHA HARUS BANGUN IPAL
Hingga pertengahan bulan November, sebanyak 36 dari 48 usaha pencucian dan pencelupan jins di Kelurahan Sukabumi Selatan, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, telah menutup sumur bor dan beralih menggunakan air dari perusahaan air minum.Langkah itu terkait penataan lingkungan pabrik…….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 19 NOPEMBER 2008, HAL. 26

ROB KEMBALI MERUSAK TAMBAK DAN JALAN
Tumpahan air laut ke darat karena laut pasang atau rob di Jakarta Utara semakin meluas hari Selasa (18/11) meski genangannya tidak setinggi dua hari sebelumnya. Jalan dan tambak nelayan di Marunda pun kembali rusak sehingga nelayan rugi jutaan rupiah.Rob tidak hanya terjadi di Penjaringan dan Kamal Muara, tetapi juga permukiman nelayan Muara Angke dan pantai Muara Karang di Pluit (Penjaringan). Selain itu, Kalibaru dan Marunda di Kecamatan Cilincing juga terkena rob…….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 19 NOPEMBER 2008, HAL. 25

UTARA SULAWESI RAWAN TSUNAMI
Bagian utara Pulau Sulawesi tersusun dari banyak blok atau lempeng mikro yang saling mendesak dan cenderung membentuk rotasi pada beberapa bloknya. Didesak lempeng makro di sekitarnya, blok-blok yang dinamis ini kerap mengalami gempa besar dan berpotensi terjadi tsunami.Menurut Deputi Sistem Data dan Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Prih Haryadi, gempa Gorontalo, Senin (17/11), terjadi akibat lempeng tektonik Laut Sulawesi yang merupakan bagian dari lempeng Laut Filipina—bergerak ke selatan menghujam ke bawah semenanjung Minahasa….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 19 NOPEMBER 2008, HAL. 13

KELAPA SAWIT : PENGELOLAAN BERKELANJUTAN BUKAN KEMEWAHAN
Krisis keuangan global berikut dampak ikutannya sepatutnya menjadi pelajaran akan pentingnya sebuah keberlanjutan, termasuk pengelolaan kelapa sawit. Menurut Presiden Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) Jan Kees Vis dalam The 6th Roundtable Meeting on Sustainable Palm Oil (RT ke-6) di Nusa Dua, Bali, Selasa (18/11), krisis hendaknya memacu pengelolaan kelapa sawit yang tak hanya mementingkan profit. Namun, mengupayakan keberlanjutan lingkungan dan sosial (masyarakat) seperti tuntutan dunia saat ini…….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 19 NOPEMBER 2008, HAL. 12

Sumber :
Perpustakaan KLH