KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

1. BANJIR BANDANG LUMPUHKAN AKTIVITAS DI SAMARINDA
Banjir empat hari terakhir di Kota Samarinda melumpuhkan sejumlah kawasan bisnis di ibu kota Kalimantan Timur tersebut, antara lain di Jl. Dr. Soetomo, Jl Cenderawasih dan Jl Belibis……….BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, SENIN 1 DESEMBER 2008, HAL. 12
 
2. 120.000 HEKTAR HUTAN DI BANTEN KRITIS
Hutan kritis di Provinsi Banten seluas 120.000 hektare (ha), perlu segera diatasi dengan cara penanaman kembali. Hutan itu terdiri atas 40.000 ha dalam kategori agak kritis dan sisanya 80.000 ha kategori kritis dan sangat kritis. Hutan kritis terluas terdapat di Kabupaten Lebak……..BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SABTU 29 NOPEMBER 2008, HAL.13
 
3. SLEMAN BANGUN PENGOLAHAN LIMBAH
Pemerintah Kabupaten Sleman dan Buros University, Swedia, sepakat membangun instalasi pengolahan limbah buah. Instalasi ini akan mengolah buah yang rusak dan tidak laku di pasar menjadi biogas dan metana………BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, SENIN 1 DESEMBER 2008, HAL. 9
 
4. PRESIDEN CANANGKAN HARI MENANAM
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Jumat (28/11) di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat mencanangkan Hari Menanam Pohon Indonesia. Di lokasi pencanangan, di areal Pusat Penelitian Limnologi LIPI Cibinong yang berada di sekitar daerah aliran Sungai (DAS) Ciliwung ditanam sebanyak 400 pohon, di lahan seluas sekitar 5 hektare (ha).Hari Menanam Indonesia dikukuhkan melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 24 Tahun 2008 tentang Hari Menanam Pohon Indonesia dan Desember sebagai Bulan Menanam Nasional……..BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SABTU 29 NOPEMBER 2008, HAL. 12
 
5. SEMBILAN KECAMATAN DI BEKASI RAWAN BANJIR
Sembilan kecamatan di bagian utara Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, rawan banjir. Potensi genangan air mencapai 1,5 meter dan diprediksi bakal merendam sekitar 1.100 rumah. Menurut Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemerintah Kabupaten Bekasi Juhandi , potensi banjir pada musim hujan kali ini sangat tinggi. Penyebabnya, dataran sembilan daerah rawan itu paling rendah……..BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, SENIN 1 DESEMBER 2008, HAL. B2
 
6. LUAS LAHAN KRITIS TERUS DIKURANGI
Luas lahan kritis di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, mencapai 2.635 hektar. Lahan tersebar di delapan kecamatan, yaitu Kemalang, Jatinom, Tulung, Karangnongko, Kalikotes, Bayat, Cawat dan Gantiwarno………BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, SENIN 1 DESEMBER 2008, HAL. 9
 
7. ANAK SEKOLAH TANGGUNG KESALAHAN TATA RUANG
Kemacetan di Jakarta terjadi karena kesalahan kebijakan penataan ruang. "Kesalahan itu jangan dibebeankan kepada anak sekolah," kata pengamat kebijakan publik Universitas Indonesia Andrinov Chaniago dalam percakapannya……….BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, SENIN 1 DESEMBER 2008, HAL. 5
 
8. PEMERINTAH DIMINTA KERUK WADUK GAJAH MUNGKUR
Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dan Blora meminta pemerintah pusat segera mengeruk waduk Gajah Mungkur menyusul tibanya musim hujan. Sebab, pendangkalan bendungan yang berlokasi di Kabupaten Wonogiri itu dianggap menjadi penyebab banjir jika Sungai Bengawan Solo meluap. Desakan pengerukan sebenarnya bukan hal baru. Setidaknya 12 pemerintah kabupaten di Jawa Tengah dan Jawa Timur yang daerahnya dilalui Bengawan Solo sudah berulang kali meminta pemerintah pusat segera mengeruk Waduk ………BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, SENIN 1 DESEMBER 2008, HAL. A9

9. WALHI PERINGATKAN KERUSAKAN HUTAN ACEH
Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Nanggroe Aceh Darussalam meminta semua pihak tidak menambah kerusakan hutan Aceh. Bila tidak diindahkan, dikhawatirkan banjir melanda Aceh seperti yang terjadi dalam sepekan ini. Menurut Direktur Eksekutif Walhi Aceh Bambang Antariksa pembukaan hutan untuk perkebunan serta pembukaan pertambangan di lokasi hutan tak ubahnya dengan pembalakan liar yang menjadi momok di Aceh………BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, SENIN 1 DESEMBER 2008, HAL. A9
 
10. HUTAN TANAMAN RAKYAT : HAK PENGELOLAAN UNTUK ATASI KONFLIK TANAH

Petani di Jambi akan mendapat hak mengelola hutan produksi milik negara pada lima kabupaten di Provinsi Jambi. Pemanfaatan hutan diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus mengatasi konflik lahan. Hal tersebut dikemukakan ahli pengelolaan hutan sekaligus asisten pimpinan tim Indonesia Forest Law Enforcement, Governance and Trade (Flegt) Support Project, Juha Anttila, dan spesialis pengelolaan hutan, Oniranto Adi Fajari………BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SABTU 29 NOPEMBER 2008, HAL. 23

Sumber:
Perpustakaan KLH