KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

1. PBB : PERUBAHAN IKLIM GUSUR 6 JUTA ORANG SETIAP TAHUN
Dampak perubahan iklim bisa menggusur enam juta orang setiap tahun, separuh dari mereka akibat bencana alam seperti banjir dan badai, kata seorang pejabat senior PBB, Senin. Badan pengungsi PBB (UNHCR) sedang membuat rencana yang didasarkan atas perkiraan bahwa pemanasan global akan memaksa antara 200 juta dan 250 juta orang meninggalkan rumah mereka sampai pertengahan abad ini………..BACA SELENGKAPNYA, JURNAL NASIONAL, RABU 10 DESEMBER 2008, HAL.15

2. TAMBANG EMAS ILLEGAL DIGEREBEK
Kepolisian Resort (Polres) Sintang menggerebek sebuah lokasi Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Dusun Sesar, Kecamatan Sintang Kota, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, Selasa (9/12). Dalam penggerebekan itu, petugas menyita 10 set mesin dompeng dan mengamankan 25 orang penambang liar.Para penambang emas liar itu disergap polisi saat melakukan aktivitas pertambangan di kawasan bantaran Sungai Kapuas………..BACA SELENGKAPNYA, JURNAL NASIONAL, RABU 10 DESEMBER 2008, HAL.12

3. BANJIR SAMARINDA TELAN RP.10 MILIAR
Bencana banjir yang melanda Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) sepanjang November lalu, menyebabkan sejumlah sarana jalan umum mengalami kerusakan cukup parah yang perlu segera direhabilitasi. Untuk mengantisipasi hal tersebut Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda telah menganggarkan dana sebesar Rp10 miliar untuk perbaikan infrastruktur yang rusak akibat banjir. Dana sebesar itu akan dipergunakan untuk mengganti 50 titik sarana jalan umum yang tergerus arus deras selama banjir…………BACA SELENGKAPNYA, JURNAL NASIONAL, RABU 10 DESEMBER 2008, HAL.12
 
4. AIR ANYIR PORAK PORANDA
Booming penambangan emas di hutan lindung Bangka Bekitung merambat pada kerusakan pantai wisata Air Anyir. Air menjadi keruh banyaknya tailing dan teksur tanah yang terbalik, serta tanaman pelindung dis ekitar kawasan pantai yang berguna sebagai penahan angin kini hilang…….BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, RABU 10 DESEMBER 2008, HAL. 7
 
5. PEMKOT KEMBALIKAN DANA KOMPENSASI SAMPAH KE DKI
Komisi C DPRD Kota Bekasi memutuskan untuk mengembalikan dana kompensasi sampah (tipping Fee), kerja sama pengelolaan sampah di tempat pembuangan akhir (TPA) Bantargebang periode Januari-November 2008 kepada DKI jakarta sebesar Rp 19 miliar…………BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, RABU 10 DESEMBER 2008, HAL. 17
 
6. LINGKUNGAN TOBA RUSAK
Hujan yang turun berhari-hari di kawasan Danau Toba ditambah kerusakan hutan di Sumatera diduga menjadi penyebab naiknya permukaan air Danau Toba mencapai puncak tertinggi dalam 30 tahun terakhir. Akibatnya, Kabupaten Toba Samosir dan Samosir yang berada di bibir danau kebanjiran.Banjir juga melanda daerah yang dilewati air danau melalui Sungai Asahan ke Selat Malaka yakni Kabupaten Asahan, Kota Tanjung Balai, dan Kabupaten Batu Bara………..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 10 DESEMBER 2008, HAL. 23

7. TARGET ENERGI TERBARUKAN
Negara-negara Uni Eropa sepakat menggunakan energi terbarukan seperlima dari kebutuhan energi mereka pada tahun 2020. Kesepakatan yang dituangkan dalam peraturan ini melengkapi paket perubahan iklim berupa pengurangan 20 persen emisi gas rumah kaca dan penggunaan energi fosil pada 2020.Para negosiator dari 27 negara anggota Uni Eropa, Komisi Eropa, dan Parlemen Eropa pada pertemuan di Brussels, Belgia, Selasa (9/12), menyepakati paket itu. Mereka melirik penggunaan biofuel yang mendapat kritik keras dari pengamat lingkungan……….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 10 DESEMBER 2008, HAL. 13
 
8. PERUBAHAN IKLIM : PARA TOKOH DESAK NEGARA MAJU
Dipimpin peraih Nobel Perdamaian tahun 1984 yang juga mantan Uskup Agung Afrika Selatan, Desmond Tutu, sejumlah tokoh publik mendesak negara-negara maju memelopori langkah mengatasi laju perubahan iklim untuk melindungi kaum miskin. Hari Selasa (9/12), kelompok itu mengirimkan surat seruan kepada media ternama The Times.Sejumlah nama tenar berada di antara 19 penanda tangan surat itu, seperti tokoh penyiaran flora-fauna David Attenborough, artis Scarlett Johansson, dan penyanyi Annie Lenox. Secara spesifik, mereka menyerukan agar negara maju menunjukkan peran kepemimpinan mereka pada Pertemuan Para Pihak (COP) ke-14 UNFCCC di Poznan, Polandia, yang sedang berlangsung………..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 10 DESEMBER 2008, HAL. 13

Sumber:
Perpustakaan KLH