KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

 
1. GEMPA BUMI BISA MEMBUAT GUNUNG MELETUS
Lebih dari dua tahun lalu, ketika gempa mengguncang Yogyakarta, banyak yang khawatir Gunung Merapi ikut terpengaruh. Banyak juga yang sudah bersiap menghadapi letusannya. Sebuah studi yang baru dilakukan oleh tim peneliti dari Universitas Oxford, Inggris, di Cile Selatan menunjukkan bahwa gempa-gempa yang sangat kuat memang bisa memicu aktivitas gunung berapi di sekitar sumber gempa………BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, KAMIS 11 DESEMBER 2008, HAL.B5 
 
2. AKUNTANSI SUMBER DAYA ALAM SANGAT DIPERLUKAN
Indikator pembangunan di Indonesia tidak bisa lagi hanya berpatok pada pertumbuhan ekonomi. Kerusakan lingkungan harus turut dihitung di dalamnya. Menurut Pakar Ekonomi Sumber Daya dan Lingkungan Institut Pertanian Bogor (IPB) Akhmad Fauzi, indikator pertumbuhan ekonomi bisa menjadi ilusif bila tidak menghitung degradasi lingkungan dalam pembangunan…BACA SELENGKAPNYA, JURNAL NASIONAL, KAMIS, 11 DESEMBER 2008, HAL.9 
 
3. BERTAMBAH, SPESIES HEWAN TERANCAM PUNAH

Sebanyak 21 spesies hewan, termasuk macan tutul dan tiga anggota keluarga lumba-lumba, menjadi penghuni baru dalam daftar hewan yang terancam punah. PBB memperbarui daftarnya itu lewat konvensi tentang "Konservasi Spesies-spesies Satwa Liar yang bermigrasi", akhir pekan lalu………BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, KAMIS 11 DESEMBER 2008, HAL.B5 
 
4. INDONESIA MEMERLUKAN POLISI KHUSUS LINGKUNGAN

Wakil Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dede Yusuf mengusulkan, agar ke depan di Indonesia memiliki polisi khusus (polsus) lingkungan (environmental police) yang mengawasi secara khusus dampak pencemaran. Aparat penegak hukum itu bisa unit khusus Polri atau di Satpol Pamong Praja di setiap daerah…BACA SELENGKAPNYA, JURNAL NASIONAL, KAMIS, 11 DESEMBER 2008, HAL. 13
 
5. CUACA:HUJAN PETIR HINGGA PEKAN DEPAB
Cuaca di wilayah Jakarta dan sekitarnya tetap tidak bersahabat. Kepala Bidang Informasi Meteorologi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Achmad Zakir, Rabu (10/12) di Jakarta, memprediksi hujan intensitas ringan hingga sedang disertai petir akan terus mengguyur Jabodetabek sampai pekan depan..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, 11 DESEMBER 2008, HAL. 25
 
6. RAPBD 2009:PRIORITAS ATASI BANJIR DAN TRANSPORTASI

Rancangan APBD DKI Jakarta 2009 yang dikirimkan ke Departemen Dalam Negeri memprioritaskan penanganan banjir dan transportasi. Anggaran itu diharapkan dapat langsung direalisasikan pada awal 2009 untuk menebus buruknya realisasi APBD 2008…BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, 11 DESEMBER 2008, HAL. 25 
 
7. KASUS PEMBALAKAN LIAR JAMBI KAYU 32 RIBU METER KUBIK DIUSUT LAGI
Kejaksaan Tinggi Jambi akan mengusut kembali kasus kayu 32.723 meter kubik temuan yang diduga hasil pembalakan liar di kawasan Kumpeh, Kabupaten Muarojambi. Proses hukum kasus yang terjadi pada 2005 ini sempet mandek……..BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, KAMIS 11 DESEMBER 2008, HAL.A9 
 
8. DAS KALI BUARAN DIBERSIHKAN
Sebanyak 861 bangunan liar di bantaran Kali Buaran, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, dibongkar aparat Dinas Ketertiban dan Keamanan Jakarta Timur, Rabu (10/12). Pembongkaran diwarnai dengan kerusuhan karena warga ingin pembongkaran itu ditunda.Pembersihan daerah aliran sungai (DAS) dari Bioskop Buaran hingga Kali Malang itu dilakukan untuk mengurangi genangan di empat kelurahan di Kecamatan Duren Sawit. Keempat kelurahan itu adalah Pondok Kelapa, Malakasari, Klender, dan Duren Sawit…BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, KAMIS, 11 DESEMBER 2008, HAL. 25 
 
9. KAMI RINDU KEJAYAAN DANAU TOBA
BKPEKDT melaporkan, dari 260.154 hektar daerah tangkapan air berupa daratan Danau Toba, sebanyak 116.424 hektar di antaranya lahan kritis, sedangkan sisanya berupa hutan, permukiman, kebun rakyat, sawah, lahan industri, dan areal pariwisata. Daerah itu tersebar di tujuh kabupaten yang melingkupi Danau Toba, yakni Kabupaten Tapanuli Utara, Toba Samosir, Humbang Hasundutan, Samosir, Simalungun, Dairi, dan Karo. Adapun luas Danau Toba adalah 110.260 hektar…BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, KAMIS, 11 DESEMBER 2008, HAL. 23 
 
10. SUNGAI MELUAP SAWAH TERENDAM

Hujan lebat yang turun selama dua hari mengakibatkan Sungai Segedong di Kabupaten Pontianak dan Sungai Singkawang di Kota Singkawang, Kalimantan Barat, meluap. Sejumlah rumah dan jalan di Kecamatan Segedong dan Kecamatan Singkawang Barat terendam air setinggi 0,75-1 meter…BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, KAMIS, 11 DESEMBER 2008, HAL, 23 

Sumber:
Perpustakaan KLH