KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

 
1. LAHAN DI BOPUNCUR KRITIS
Departemen Kehutanan mengungkapkan, puluhan ribu hektare lahan di wilayah Bogir, Puncak, dan Cianjur (Bopuncur) dalam kondisi kritis. Kondisi memprihatinkan itu menjadikan ancaman bahaya longsor dan banjir di daerah hilir semakin besar. Rusaknya lahan tersebut kebanyakan disebabkan oleh penebangan secara serampangan. Termasuk penggunaan lahan untuk bangunan dan persawahan serta perkebunan………..BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, SENIN 15 DESEMBER 2008, HAL. 17
 
2. WALHI DESAK PEMPROV DKI BANGUN PANTAI PUBLIK
Wahan Lingkungan Hidup (Walhi) mendesak percepatan pembangunan pantai publik di Marunda, Jakarta Utara (Jakut) . Pantai publik tersebut merupakan bentuk pengembalian fungsi pantai dan perbaikan kondisi lingkungan pesisir. Sehingga, keberadaan pantai publik mampu mengurangi dampak pencemaran dan kerusakan hutan bakau……BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, SENIN 15 DESEMBER 2008, HAL. 16
 
3. KAPAL TANKER DIDUGA CEMARI PULAU SERIBU
Wilayah Utara Perairan Kepulauan Seribu tercemar karena dilintasi kapal-kapal tanker pada pertengah Oktober 2008 lalu. Demikian dikemukakan Kepala Satuan Sumber Daya Lingkungan Hidup (Sumdaling) Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Polisi Rudy Setiawan kepada pers akhir pekan lalu….BACA SELENGKAPNYA, JURNAL NASIONAL, SENIN 16 DESEMBER 2008, HAL. 14. BERITA TERKAIT: TANKER MINYAK CEMARI KEPULUAN SERIBU, JURNAL NASIONAL, SENIN 15 DESEMBER 2008, HAL. 6
 
4. PENURUNAN PERMUKAAN TANAH JADI PENYEBAB BANJIR TAHUNAN
Selain pendangkalan Sungai Citarum, turunnya permukaan tanah tujuh sentimeter setiap tahun diyakini menjadi penyebab banjir tahunan di kawasan Bandung Selatan, Jawa Barat (Jabar)……..BACA SELENGKAPNYA, JURNAL NASIONAL, SENIN 16 DESEMBER 2008, HAL. 13
 
5. BANGKAI IKAN BANJIRI PANTAI KUTA
Pantai Kuta, Bali, kembali kebanjiran sampah dan bangkai ikan. Bangkai iksn-iksn Lemuru yang sudah mulai membusuk tersebut diduga merupakan bangkai kiriman yang dibuang nelayan karena kepenuhan saat diangkut dengan kapal ikan………BACA SELENGKAPNYA, JURNAL NASIONAL, SENIN 15 DESEMBER 2008, HAL. 13
 
6. SUNGAI MELUAP PETANI TEWAS TERSERET
Sungai Plosogeneng, anak Sungai Brantas di Jombang, Jawa Timur (Jstim). meluap dan mengenangi sejumlah desa di Kecamatan Jombang, kemarin Seorang petani, Kartono (54 tahun) warga Desa Denanjar, tewas terseret arus sungai Plosogeneng……BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, SENIN 16 DESEMBER 2008, HAL. 11
 
7. KEBUN KELAPA SAWIT JADI HUTAN LINDUNG
Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu, Riau, dan Departemen Kehutanan kembali memusnahkan perkebunan kelapa sawit yang berada di dalam kawasan hutan lindung bukit Suligi…….BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, SENIN 16 DESEMBER 2008, HAL. 11
 
8. UE SEPAKAT ATASI PEMANASAN GLOBAL
Negara-negara yang tergabung dalam Uni Eropa (UE) menantang Amerika Serikat, Rusia, dan Tiongkok untuk mengikuti kepeloporan mereka dalam mengatasi pemanasan global. Langkah tersebut menyusul rencana yang disebut target 20-20-20 disepakati pada Jumat (12/12). Dalam rencana tersebut, UE menyepakati pengurangan emisi gas rumah kaca hingga 20 persen dan memastikan bahwa 20 persen energi berasal dari angin, matahari, dan sumber-sumber lain yang dapat diperbarui pada tahun 2020………BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SABTU 13 DESEMBER 2008, HAL.14
 
9. RIO TINTO PEROLEH IZIN PAKAI HUTAN DI SULAWESI
PT Rio Tinto Indonesia telah mendapat izin pakai hutan dari Departemen Kehutanan untuk pengembangan tambang nikel di Sulawesi Tengah dan Sulawesi Tenggara. Rio Tinto berencana menanam modal US$ 2 miliar untuk eksplorasi tambang di Lasamphala, Sulawesi Tengah, dan membangun pabrik pengolahannya, yang akan berproduksi 46 ribu ton per tahun…..BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, SENIN 15 DESEMBER 2008, HAL.A17
 
10. DANAU LIMBOTO BUTUH RP. 520 MILIAR
Untuk menyelamatkan Danau Limboto di Gorontalo dibutuhkan dana sebesar Rp 520 miliar. Dana ini, antara lain, akan digunakan untuk mengeruk lumpur dan mengurangi sedimen yang masuk ke danau……BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, SENIN 15 DESEMBER 2008, HAL.A9

Sumber:
Perpustakaan KLH