KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA


TERCEMAR,
700 HEKTARE TAMBAK KRISIS

Sedikitnya
700 hektare tambak budi daya ikan bandeng dan udang di dua desa, yakni Desa
Cilamaya kulo, Kecamatan Cilamaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat (Jabar)
semakin kritis. Hal itu diduga berasal dari Kali Cilamaya yang semakin tinggi
tingkat pencemarannya……BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, RABU 24 DESEMEBR
2008, HAL. 9

 

‘PERIGI’
DAN BANJIR PASANG

Warga di
sekitar pesisir utara Jakarta
selayaknya waspada. Pasalnya, Januari hingga Februari 2009 mendatang, potensi
banjir di Jakarta
kemungkinan akan sangat tinggi. Ini terjadi lantaran hujan yang relatif deras
dan banjir pasang (Rob). Gelombang cukup tinggi diperkirakan juga akan menuju
ke Teluk Jakarta……. BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, RABU 24 DESEMBER 2008,
GAL. 23

 

PARADIGMA
BARU TANGANI BENCANA DI INDONESIA

Indonesia tak pernah absen dari bencana.
Setiap saat kita dikejutkan oleh berbagai bencana yang datang silih berganti.
Bencana itu telah banyak menelan korban, baik harta-benda maupun jiwa manusia.
Berdasarkan pengalaman dalam menangani bencana di Indonesia, sudah saatnya kita
mengubah paradigma lama menjadi paradigma baru. Perubahan pardigma itu
dimaksudkan agar dampak dari bencana tersebut bisa diminimalkan. Dengan
demikian jumlah korban bisa ditekan serendah mungkin…… BACA SELENGKAPNYA,
REPUBLIKA, RABU 24 DESEMBER 2008, HAL. 6

 

SP3 ILLEGAL
LOGGING AKAN DIPRAPERADILANKAN

Mabes Polri
mempersilakan siapa pun pihak tidak puas dengan penghentian penyelidikan
kasus-kasus pembalakan liar (Illegal Logging) di Riau untuk mengambil jalur
hukum. Jalur hukum yang dimaksud adalah praperadilan surat perintah penghentian penyelidikan (SP3)
yang diterbitkan Polda Riau. "Kalau ada yang tidak terima, silahkan
melalui prosedur hukum, yaitu praperadilan," kata Kepala Divisi Hubungan
Masyarakat Mabes Polri, Irjen Abubakar Nataprawira di Jakarta, Selasa
(23/12)………. BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, RABU 24 DESEMBER 2008, HAL. 2

 

PENGHENTIAN
KASUS PEMBALAKAN AKAN DIGUGAT

Direktur
Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Riau, Jhony Setiawan Mundung,
menyatakan sedang menyusun gugatan praperadilan terhadap polisi karena telah
menghentikan penyidikan kasus pembalakan liar di provinsi itu.Walhi mengambil
langkah itu setelah pada Senin lalu Kepolisian Daerah Riau mengeluarkan surat
perintah penghentian penyidikan terhadap 13 dari 14 perusahaan yang diduga
terlibat pembalakan liar. Penyidik mengeluarkan surat penghentian setelah
hampir dua tahun mengusut kasus ini……BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, RABU
24 DESEMBER 2008, HAL.A2

 

TANPA
KOMPENSASI, TIADA KONSERVASI

Untuk
mereboisasi hutan yang dirambah warga di wilayah Dieng sejak tahun 1998,
Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyumas Timur juga telah berupaya mengajak
warga menanam tanaman keras produktif menggantikan kentang, yakni kopi.Ada
sekitar 130 hektar lahan hutan milik KPH Banyumas Timur yang sempat dijarah
warga. Lahan tersebut secara bertahap ditanami kopi bekerja sama dengan
masyarakat setempat. Meski demikian, Administrator KPH Banyumas Timur Subroto
mengakui, upaya mengajak warga untuk konservasi lahan harus perlahan dan
bertahap……BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 24 DESEMBER 2008, HAL.46

 

KEPALA
DINAS KEHUTANAN KETAPANG DIPIDANA BERSYARAT

Kepala
Dinas Kehutanan Ketapang Syaiful, terdakwa pembalakan liar, Selasa (23/12),
divonis hukuman bersyarat 10 bulan dan denda Rp 5 juta subsider 1 bulan
kurungan. Majelis hakim Pengadilan Negeri Ketapang menyatakan Syaiful bersalah
karena memberi bantuan kepada pelaku pembalakan untuk melegalkan hasil hutan
yang dipungut secara tidak sah……BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 24 DESEMBER
2008, HAL. 24

 

KILANG
PERTAMINA CEMARI SUNGAI REBO BANYUASIN

Kerusakan
pada salah satu kondensor di kilang Pertamina Plaju, Palembang, Sumatera
Selatan, mencemari Sungai Rebo di Desa Sungai Rebo, Kecamatan Banyuasin I,
Kabupaten Banyuasin, Selasa (23/12). Sumber air warga untuk mandi, mencuci dan
minum itu menjadi berminyak.Akibatnya, warga enggan menggunakan air
sungai……BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 24 DESEMBER 2008, HAL. 23

 

BANJIR DAN
LONGSOR SERANG SAMARINDA LAGI

Banjir dan
longsor kembali menerjang Kecamatan Samarinda Utara, Samarinda, Kalimantan
Timur, Selasa (23/12). Tanah longsor merusak 34 rumah di Kelurahan Lempake.
Sementara itu, banjir setinggi 0,5 meter mengganggu aktivitas 4.000 keluarga di
Kelurahan Temindung Permai…….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 24 DESEMBER
2008, HAL. 23

 

DITEMUKAN 4
BAYI BADAK BERUSIA 6-7 BULAN

Petugas
sensus badak Balai Taman Nasional Ujung Kulon menemukan empat bayi badak
bercula satu atau Rhinoceros sondaicus berusia 6-7 bulan. Selain terlihat dari
hasil rekaman kamera trap, keberadaan empat badak baru itu juga ditandai dengan
temuan tapak berukuran kecil……..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 24 DESEMBER
2008, HAL. 13

Sumber:

Perpustakaan KMNLH