KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

1. GEOGRAFI INDONESIA RAWAN BENCANA
Setiap warga Indonesia harus terbiasa hidup dengan situasi geografis yang rawan rentan terhadap bencana alam. Untuk itu, harus diupayakan pula segala cara mitigasi bencana dan penanggulangan bencana, sehingga setiap orang paham apa yang dilakukan jika terjadi bencana alam……..BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SELASA 20 JANUARI 2009, HAL. 6
 
2. SISTEM DRAINASE DI JAKARTA BURUK

Sistem drainase di ruas jalan ibu Kota masih dinilai buruk. Akibatnya sejumlah titik jalan raya sering tergenang air usai hujan. Tak hanya itu, drainase yang buruk berakibat jalan juga berlubang……BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, RABU 21 JANUARI 2009, HAL. 15
 
3. INVESTOR TAMBANG EMAS WAJIB REKLAMASI LAHAN
Pemerintah Kabupaten Bombana mengajukan tiga syarat kepada investor yang berminat menanamkan investasinya di sektor tambang emas daerah itu. Tiga syarat itu mutlak dipenuhi oleh investor jika ingin mendapatkan izin. Bupati Bombana Atikurrahman mengatakan hal itu saat dihubungi Jurnal Nasional, Selasa (20/1)………BACA SELENGKAPNYA, JURNAL NASIONAL RABU 21 JANUARI 2009, HAL.12
 
4. TANGGUL DAN SEDIMENTASI CITARUM PARAH
Kondisi Sungai Citarum di kawasan pantai utara (pantura) mengenaskan. Selain sedimentasi sungai yang parah, kondisi 70 persen tanggul sungai di kawasan itu rawan jebol. Air sungai meluap pada musim hujan. "Akibatnya, sejumlah titik di kawasan sungai itu selalu kebanjiran," kata Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air Iding Srihadi Adiwinata ……..BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, RABU 21 JANUARI 2009, HAL. A9
 
5. RIBUAN HEKTARE SAWAH PUSO
Banjir di sejumlah daerah di Jawa Tengah (Jateng) sejak awal Januari menyebabkan sekitar 10.620 hektare sawah di 10 kabupaten/kota tergenang air. Dari luas persawahan itu, sekitar 1.146 hektare tanaman padi puso atau gagal panen dan berpotensi menimbulkan kerugian hingga Rp15,1 miliar. Demikian disampaikan Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Jateng Aris Budiono, di Semarang, Selasa (20/1)……..BACA SELENGKAPNYA, JURNAL NASIONAL RABU 21 JANUARI 2009, HAL. 13

6. WALHI PROTES PROYEK DANAU BUYAN
Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Bali sangat menyayangkan rencana Gubernur Bali, I Made Mangku Pastika yang berencana memberikan izin kepada investor untuk mengembangkan obyek wisata Danau Buyan di Desa Pancasari, Kabupaten Buleleng, Bali. Kendati demi alasan pelestarian lingkungan, Walhi menilai hal tersebut hanya sebatas wacana yang pada akhirnya akan merusak lingkungan. Direktur Walhi Bali, Agung Wardana di Denpasar, Selasa (20/1) mengatakan, sinyal Gubernur Bali untuk menerima investasi PT Anantara di Danau Buyan adalah atas dasar pikiran yang dinilainya meyesatkan. "Mengapa pelestarian lingkungan harus diserahkan kepada investor, hal ini saya khawatirkan justru akan merusak lingkungan di sekitar danau Buyan," kata Agung…….BACA SELENGKAPNYA, JURNAL NASIONAL RABU 21 JANUARI 2009, HAL. 13
 
7. TEROR SAMPAH DI BANTARAN CILIWUNG
Apabila di kawasan Bogor dan Depok tempat pembuangan sampah rata-rata berjarak lebih dari 1 kilometer, memasuki Jakarta, jarak antarpenimbunan sampah ini kurang dari 500 meter. Di sepanjang perjalanan, sampah juga terlihat tersangkut di batang-batang pohon, dinding rumah, dan tebing sungai setinggi 2 meter dari permukaan sungai. Ini merupakan penanda bahwa malam sebelumnya terjadi banjir cukup besar. Sampah yang terbawa arus tersangkut dan tertahan saat air berangsur surut…….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 21 JANUARI 2009, HAL. 27
 
8. TAHURA DEPOK TERANCAM PERAMBAH
Taman Hutan Raya (Tahura) Depok terancam perambahan liar oleh warga sekitar. Perambah membuka kebun tanaman semusim di areal hutan kota seluas 6 hektar tersebut. Menurut Kepala Badan Lingkungan Hidup Kota Depok Rahmat Subagio selain terancam perambah liar, kelestarian hutan kota yang juga dikenal sebagai Cagar Alam Pancoran Mas itu juga rentan terhadap polusi sampah yang diakibatkan oleh warga yang membuang sampah ke lokasi tersebut…….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 21 JANUARI 2009, HAL. 27
 
9. SUMUR TERCEMAR, WARGA BLOKIR TPSA CILOWONG
Ratusan warga Desa Cilowong, Kecamatan Taktakan, Serang, Banten, Selasa (20/1), memblokir pintu masuk tempat pembuangan sampah akhir (TPSA) yang berlokasi di desa mereka. Warga melakukan protes karena sampah telah menyebabkan sumber air di sekitar TPSA tercemar.Warga mulai mendatangi lokasi TPSA Cilowong sekitar pukul 09.30. Mereka berorasi mendesak pemerintah daerah memerhatikan nasib warga di sekitar TPSA…….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 21 JANUARI 2009, HAL. 25
 
10. 8 RUMAH HANCUR DITERJANG OMBAK
Gelombang tinggi di perairan Laut Jawa selama tiga pekan ini telah menghancurkan delapan rumah pengasapan ikan di Desa Surodadi, Kecamatan Surodadi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Selain itu, bangunan pemecah gelombang di Tempat Pelelangan Ikan Surodadi ambrol sekitar 50 meter…….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 21 JANUARI 2009, HAL. 24

sumber:
Perpustakaan