KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

 
1. PEMERINTAH TERTIBKAN RATUSAN VILA LIAR
Pemerintah Kabupaten Bogor kembali menabuh genderang perang untuk bangunan dan vila liar di kawasan puncak. Upaya penertiban hingga pembongkaran dilaksanakan selama enam bulan mendatang. Bupati Bogor Rahmat Yasin menegaskan pihaknya tidak lagi menoleransi bangunan liar dan bangunan yang melanggar aturan……..BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, SELASA 27 JANUARI 2009, HAL. 6 
 
2. TIMBUNAN SAMPAH DI DEPOK MENCAPAI 5 METER
Di Jl Tole Iskandar Depok, tinggi timbunan sampah yang terkesan secara sembrono dibuang itu bahkan mencapai sekitar 5 meter. lantaran sudah lama di biarkan, deretan sampah sepanjang sekitar 10 meter itu juga telah mengeluarkan bau busuk yang menyengat. kini gunungan sampah pun mulai longsor hingga berserakan di bahu jalan. Akibatnya, arus lalu lintas di salah satu jalan utama di Depok itu pun acap terganggu………BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, SELASA 27 JANUARI 2009, HAL. 6 
 
3. JAKARTA BERPOTENSI BANJIR LAGI
Sebagian wilayah Jakarta berpotensi terjadi banjir lagi pada akhir Januari atau awal Februari 2009, karena hujan lebih banyak turun di Jakarta.Kepala Stasiun Klimatologi Badan Meterologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dermaga Bogor, Endang Suprapti mengatakan, berdasarkan prakiraan cuaca pada sepekan ke depan akan turun hujan dengan intensitas lebih tinggi di bagian utara Jawa Barat, yakni di sekitar Jakarta…….BACA SELENGKAPNYA, JURNAL NASIONAL, SELASA 27 JANUARI 2009, HAL. 14
 
4. TANAH DI JAKARTA MENURUN HINGGA 60 CM
Permukaan tanah di sejumlah lokasi DKI Jakarta dalam delapan tahun terakhir kembali mengalami penurunan antara 20 hingga 60 sentimeter (cm). Penurunan muka tanah paling tinggi berada di wilayah Jakarta bagian utara hingga 60 cm. Kondisi tersebut terjadi karena pengambilan air tanah yang sudah di luar ambang batas.Berdasarkan hasil penelitian Dinas Pengawasan dan Penertiban Bangunan (P2B), penurunan permukaan tanah terjadi di Jalan Kalilio, Senen, Jakarta Pusat, dengan batas jangka panjang penurunan muka tanah 43,42 cm, di Mangga Dua maksimum penurunan tanah jangka panjang mencapai 29,15 cm…….BACA SELENGKAPNYA, JURNAL NASIONAL, SELASA 27 JANUARI 2009, HAL. 14
 
5. BANJIR DKI BUKAN KIRIMAN
Anggapan masyarakat selama ini banjir di Jakarta adalah akibat air hujan kiriman dari Bogor, hal itu ditepis peneliti LIPI Peter Hehanusa. Menurutnya, banjir Jakarta terutama karena intensitas hujan di Jakarta sendiri yang tinggi. Dulu Jakarta itu memiliki banyak folder seperti di Manggarai, Pluit, dan Pantai Kapuk…….BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SABTU 24 JANUARI 2009, HAL. 8
 
6. ENAM TITIK HUTAN DAN LAHAN JAMBI TERBAKAR
Tiga hari terakhir ini hutan dan lahan di Provinsi Jambi terbakar. Berdasarkan pantauan satelit NOAA, sedikitnya ada enam titik panas, yakni lima titik di Kabupaten Tanjungjabung Timur dan satu titik di Kabupaten Muarojambi.Menurut Sekretaris Pengendali Kebakaran Lahan dan Hutan Provinsi Jambi Frans Tandipau munculnya titik panas di Provinsi Jambi antara lain karena hampir sepekan terakhir daerah itu tidak diguyur hujan…….BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, SELASA 27 JANUARI 2009, HAL. A8
 
7. WARGA TEWAS DITERKAM HARIMAU SUMATERA
Seorang pencari getah jelutung, Rabai (45), tewas diterkam harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae) di dekat pondokannya, di Pematang Raman, Muara Jambi, hari Sabtu (24/1) lalu. Harimau mendekati wilayah permukiman diduga karena sumber makanan dalam hutan semakin menipis…….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SELASA 27 JANUARI 2009, HAL. 24
 
8. KABUT DARI RIAU SAMPAI KE SUMATERA BARAT
Sumatera Barat-terutama wilayah perbatasan Sumbar-Riau, Kabupaten Limapuluh Kota-Senin (26/1) diselimuti kabut asap. Diduga, kabut tersebut berasal dari Riau akibat terbawa angin dari arah utara.Menurut Kepala Seksi Informasi dan Observasi Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) Padang Amarizal, pihaknya tidak menemukan titik api di wilayah Sumatera Barat dan sejumlah titik api yang terpantau satelit berada di wilayah Riau……..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SELASA 27 JANUARI 2009, HAL. 24

Sumber:
Perpustakaan KLH