KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

PENGELOLAAN TPA BANTAR GEBANG DIPERPANJANG
Keputusan Panitia Khusus (Pansus) 19 DPRD Kota Bekasi yang memutuskan untuk memperpanjang pengelolaan TPA Bantar Gebang selama satu tahun ke depan dianggap tidak memperhatikan kepentingan masyarakat….BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SELASA 4 JULI 2006, HAL. 5.
BERITA TERKAIT: KONTRAK PERPANJANG TPA TAK TERLIBATKAN WARGA, REPUBLIKA, RABU 5 JULI 2006, HAL. 9; PENGELOLAAN TPA BANTAR GEBANG DIPERPANJANG, SUARA PEMBARUAN, SELASA 4 JULI 2006, HAL. 5

EKOLOGI KALIMANTAN RUSAK PARAH
Tingkat keamanan ekologi Pulau Kalimantan saat ini berada di bawah standar aman. Itu terlihat dari rata-rata tutupan lahan hutan primer terhadap daerah aliran sungai (DAS) yang sudah di bawah angka minimum 30 persen. Hasil kajian Greenomics Indonesia mengungkapkan kondisi tersebut menyebabkan wilayah Kalimantan setiap tahun mengalami banjir dan tanah longsor. ‘Ini jelas sangat memprihatinkan. Masyarakat Kalimantan hanya menuai banjir dan longsor akibat kerusakan ekologi yang sangat parah,” kata Direktur Greenomics Indonesia Elfian Effendi kepada wartawan di Jakarta, Selasa (4/7)…………..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 5 JULI 2006, HAL. 12

WARGA BUYAT BELUM DIPERHATIKAN
Sudah hampir satu tahun, penduduk Desa Buyat Pante, Minahasa Selatan, Sulawesi Utara (Sulut), yang menjadi korban dugaan pencemaran Teluk Buyat yang diduga dilakukan PT Newmont Minahasa Raya (NMR), menjalani hidup baru di Desa Duminanga, Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara. Namun selama ini pula mereka merasa belum ada perhatian dari pemerintah….BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SELASA 4 JULI 2006, HAL. 6

LUMPUR LAPINDO MASUK DESA GEMPOLSARI DAN PENATAR SEWU
Air sungai yang mengalir di Desa Gempolsari dan Penatar Sewu, Tanggulangin, Siddoarjo, Jawa Timur (Jatim), tercemar lumpur sebagai dampak dari belum teratasinya sumber luapan lumpur panas, dari sumur pengeboran Banjar Panji milik PT Lapindo Brantas…..BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SELASA 4 JULI 2006, HAL. 19. BERITA TERKAIT: TANGGUL LAPINDO KEMBALI JEBOL, KORAN TEMPO RABU 5 JULI 2006 HAL. A8

POLDA JATIM TETAPKAN ENAM TERSANGKA
Pada hari ke-37 semburan lumpur panas dan gas di kawasan pengeboran Lapindo Brantas Inc. Kepolisian Daerah Jawa Timur (Jatim) menetapkan enam tersangka terkait peristiwa itu. Kepala Polda Jatim Inspektur Jenderal Herman Suryadi Sumawiredja, Selasa (4/7) sore di Markas Polda Jatim, mengatakan setelah gelar perkara Senin lalu ditetapkan enam tersangka, namun masih di tingkat pelaksana “Nanti (tersangka) pasti bertambah,” tutur Herman…………..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 5 JULI 2006, HAL. 15. BERITA TERKAIT: POLISI TETAPKAN TERSANGKA KASUS LAPINDO, KORAN TEMPO, RABU 5 JUNI 2006 HAL. A2; POLDA JATIM TETAPKAN ENAM TERSANGKA, REPUBLIKA, RABU 5 jULI 2006, HAL. 18

PIAGAM PEDULI LINGKUNGAN
Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri I (dulu Sekolah Menengah Ekonomi Atas/SMEA) Negeri Bogor, Jawa Barat (Jabar), sebagai wakil Kota Bogor, memperoleh piagam penghargaan dari Gubernur Jabar, Danny Setiawan sebagai sekolah yang menunjukkan upaya pengelolaan lingkungan hidup…..BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SELASA 4 JULI 2006, HAL. 12

MANTAN PETINGGI TNI TERSANGKA PEMBALAKAN KAYU
Purnawirawan TNI Mayor Jenderal Gusti Syarifuddin ditetapkan sebagai tersangka sejak 30 Juni oleh polisi Kalimantan Timur karena terlibat pembalakan kayu…………BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, RABU 5 JULI 2006, HAL. A7. BERITA TERKAIT: PURNAWIRAWAN MAYJEN TNI TERSANGKA ILLEGAL LOGGING, REPUBLIKA, RABU 5 JULI 2006, HAL. 11

BURUNG WALET PANTAI SELATAN KEBUMEN TERANCAM PUNAH
Degradasi lingkungan kawasan pantai selatan Kabupaten Kebumen Jawa Tengah (Jateng), yang dipicu kerusakan hutan akibat penjarahan pada tahun 1997-1998 mengakibatkan populasi burung, walet (Celocalia) di gua-gua pantai selatan, seperti Karangbolong, kini turun tajam. Hal itu terlihat dari kian kecilnya hasil panen saran burung sarat protein di tiga kawaan tersebut…BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 5 JULI 2006, HAL. 23

ULAR SAMPAH ANCAM PULAU SERIBU
Saat Tempo menyeberangi Kepulauan Seribu, sebentuk garis melintang di atas air. Dari jauh tampak seperti ular raksasa yang bergerak mengikuti gelombang. Semakin dekat, semakin jelas. Pemandangan itu adalah sampah yang menyerupai ular. Ada bungkusan makanan, minuman, potongan pohon, serta bekas tempat tidur dan sofa! Wow……….BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, RABU 5 JULI 2006, HAL. A14

Sumber:
KBUA Perpustakaan KLH.