KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

SAMPAH ANCAM AIR TANAH CAGAR ALAM KARAENTA
Pembuangan sampah di Cagar Alam Karaenta, di Kecamatan Cenrana dan Bantimurung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, masih berlangsung. Selain mengganggu pemandangan, timbunan sampah itu juga dinilai akan mencemari air tanah yang dimanfaatkan masyarakat. Menurut Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) I Sulawesi Selatan (Sulsel) Darsono, pihaknya kesulitan mengawasi pembuangan sampah itu dan sampah-sampah itu dibuang oleh warga sekitar…….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SENIN 25 SEPTEMBER 2006, HAL.23

PERAMBAH DITANGKAP
Tujuh perambah ditangkap dalam operasi gabungan polisi hutan TNBBS, Polsek Bengkunat, Polres Lampung Barat, dan Dinas Kehutanan Lampung Barat. Kepala desa yang diduga sebagai dalang perambahan saat ini masih dalam pencarian pihak kepolisian Lampung Barat. Menurut Kepala Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) Tamen Sitorus operasi gabungan itu dilakukan sejak 17 September hingga 23 September. Dari operasi tersebut diketahui, waktu perambahan antara satu perambah dan perambah lainnya berbeda-beda……BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SENIN 25 SEPTEMBER 2006, HAL.24

EKOWISATA PERLU DIKELOLA LEBIH BIJAKSANA
Kegiatan ekowisata (ecotourism) yang kini semakin diminati perlu dikelola lebih bijaksana. Hal itu terutama pada aktivitas ekowisata yang bertujuan ke lokasi rehabilitasi orangutan. Intensitas kunjungan ekowisata yang tinggi justru kontra-produktif dengan tujuan rehabilitasi orangutan itu sendiri…….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SENIN 25 SEPTEMBER 2006, HAL.26 BERITA TERKAIT: SELAMATKAN HUTAN DAN SATWA LANGKA PRIORITASKAN EKOWISATA, MEDIA INDONESIA, SENIN 25 SEPTEMBER HAL. A1

MUARA KALI GARANG TERCEMAR BERAT : TERAKUMULASI PADA KERANG DARAH
Selain mencemari badan Kali Garang, bagian muara salah satu sungai utama di Kota Semarang ini juga tercemar logam berat. Muara Kali Garang sebagai habitat berbagai jenis biota ini mengandung logam berat di atas ambang batas. Polutan ini dapat terakumulasi dalam biota kerang Anadara sp sehingga membahayakan konsumennya……BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, MINGGU 24 SEPTEMBER 2006, HAL. 3

MENUJU BATAS AKHIR BATANGHARI
Sungai Batanghari adalah napas hidup rakyat Sumatera selama berabad-abad. Perubahan besar terjadi ketika para pembalak menghancurkan hutan di hulu sungai 10 tahun terakhir. Kini, ribuan penambang emas juga menggelontorkan limbah merkuri ke Batanghari tiap hari. Adakah ini batas akhir ekosistem sungai yang melintang dari Sumatera Barat hingga Jambi sepanjang sekitar 1.500 kilometer ini?……BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, MINGGU 24 SEPTEMBER 2006, HAL. 25

LIMA PELAKU PENEBANG KAYU ULIN LIAR DITANGKAP
Petugas Kepolisian Resor Tanah Laut Kalimantan Selatan menangkap lima orang yang diduga pelaku penebangan ilegal kayu ulin dari Hutan Riam Kanan di Kecamatan Aranio. Tanaman ulin (Eusideroxylon zwageri) merupakan pohon langka khas Kalimantan yang dilindungi. Hutan di Aranio merupakan kawasan penyangga sisi utara bagi Waduk Pangeran M Noor di Riam Kanan…..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SABTU 23 SEPTEMBER 2006, HAL. 24

SIAP UNTUK YANG TERBURUK : JALAN TOL PORONG-GEMPOL DALAM KEADAAN KRITIS
Tim Nasional Penanggulangan Semburan Lumpur di Sidoarjo mulai menyiapkan skenario terburuk. Skenario tersebut ialah membuang lumpur langsung ke Sungai Porong tanpa melalui unit pengolahan atau water treatment terlebih dahulu. Menurut Juru Bicara Tim Nasional Penanggulangan Semburan Lumpur di Sidoarjo Rudi Novrianto, pembuangan lumpur langsung ke Sungai Porong sebagai alternatif terburuk terpaksa dilakukan apabila curah hujan sangat tinggi atau tanggul rawan jebol dan dianggap membahayakan keselamatan masyarakat…..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SABTU 23 SEPTEMBER 2006, HAL. 24

TPA BANTARGEBANG KEMBALI DIBLOKIR
Untuk kesekian kalinya, Tempat Pembuangan Akhir Sampah Bantar Gebang, Bekasi, kembali ditutup warga setempat. Jumat (22/9) pagi puluhan warga memblokir akses ke lokasi pem
buangan sampah milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta itu. Aksi penutupan oleh warga yang berasal dari tiga kelurahan di sekitar lokasi TPA Bantar Gebang, yakni Kelurahan Cikiwul, Ciketing Udik, dan Sumur Batu, itu berakhir Jumat petang setelah tuntutan warga dipenuhi…..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SABTU 23 SEPTEMBER 2006, HAL. 26

INDONESIA PENYANGGA KUALITAS LINGKUNGAN GLOBAL
Dengan wilayah yang luas, Indonesia menjadi salah satu negara penyangga kualitas lingkungan global. Karena itu, Indonesia mempunyai kewajiban berat dalam menjaga keseimbangan lingkungan dunia. Hal tersebut disampaikan Menteri Negara Lingkungan Hidup, Rachmat Witoelar dalam temu kader lingkungan se-Jawa yang berlangsung di kampus Magister Manajemen (MM) Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Kamis (21/9)…..BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SABTU 23 SEPTEMBER 2006, HAL. 5

SATU SISTEM PENGENDALIAN AIR
Saat musim kering terjadi tidak hanya Jakarta yang menderita kekurangan air, tetapi juga daerah satelit yang mengelilinginya seperti Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Bodetabek). Debit air di sejumlah situ di kawasan ini makin merosot belakangan ini akibat fungsi situ mulai bergeser dari daerah penyimpan air menjadi tempat permukiman, pertokoan, dan sebagainya.Menariknya, daerah-daerah satelit Jakarta itu justru meminta Jakarta untuk memelihara dan bahkan bertanggung jawab terhadap situ-situ yang mulai mengering tersebut…..BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SABTU 23 SEPTEMBER 2006, HAL. 8

SOLUSI TERBAIK MENANGANI MASALAH BANTAR GEBANG
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menjanjikan akan mencari solusi terbaik untuk menyelesaikan masalah yang terjadi di Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPA) Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat. Menurut Wakil Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo, solusi terbaik itu, meliputi kepentingan semua pihak terkait, terutama untuk perbaikan sistem pengolahan sampah dan kepentingan warga sekitar…..BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SABTU 23 SEPTEMBER 2006, HAL.12

KEBAKARAN HUTAN DI JABAR MENCAPAI SEPULUH TITIK
Kepala Dinas Kehutanan Jawa Barat (Jabar), Wawan Ridwan menyatakan kebakaran hutan yang terjadi di Jabar pada musim kemarau tahun ini sudah meluas hingga mencapai 10 titik. Kebakaran terbesar terjadi di Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) dan Suaka Margasatwa Cikepuh, Sukabumi. Luas hutan yang terbakar di TNGC itu mencapai 1.200 hektare pada ketinggian 2.000 meter di atas permukaan laut….BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SABTU 23 SEPTEMBER 2006, HAL.4

PENGHENTIAN LUMPUR PANAS MASIH TERKENDALA
Pengeboran dengan metode relief well yang sangat diharapkan mampu menghentikan semburan lumpur panas di Sidoarjo, Jawa Timur sampai kini terkesan masih terkendala. Lokasi dan peralatan pengeboran terendam lumpur, akibatnya muncul berbagai kecurigaan dan kritikan dari berbagai pihak bahwa kendala itu karena semburan lumpur panas itu akibat kelalaian saat pengeboran sumur Banjar Panji 1 oleh PT Lapindo Brantas Inc…..BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SABTU 23 SEPTEMBER 2006, HAL.1

FLU BURUNG SEJAK JULI 2005 : 697M KASUS, 49 MENINGGAL
Sejak Juli 2005 hingga 20 September 2006, Departemen Kesehatan (Depkes) mencatat ada 697 pasien yang diduga terkena penyakit flu burung. Dari jumlah tersebut, 65 pasien positif tertular virus H5N1 yang menjadi penyebab flu burung, 49 di antaranya telah meninggal dunia. Menurut Kepala Pusat Komunikasi Publik Depkes, Provinsi Jawa Barat menempati urutan teratas jumlah kasus flu burung dengan 80 kasus, disusul DKI Jakarta 57 kasus, dan Banten 21 kasus….BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, JUMAT 22 SEPTEMBER 2006, HAL.5

JABODETABEKJUR HARUS PUNYA SATU SISTEM PENGENDALIAN AIR
Wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, dan Cianjur (Jabodetabekjur) harus memiliki satu sistem pengendalian air yang saling terintegrasi dan terkoordinasi. Hal itu, dapat mengatasi persoalan kekeringan pada musim kemarau atau banjir saat musim hujan. Demikian pernyataan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo, menanggapi permintaan DPRD Depok agar Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI ikut terlibat dan bertanggung jawab dalam pemeliharaan situ-situ di Depok, Bogor, Tangerang, dan Bekasi….BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, JUMAT 22 SEPTEMBER 2006, HAL.12

PEMBAKARAN HUTAN DAN LAHAN POLDA TETAPKAN 15 TERSANGKA

Kepolisian Derah (Polda) Sumatera Selatan hingga kini telah menetapkan 15 orang tersangka pembakar hutan dan lahan yang menimbulkan kabut asap. Enam di antara mereka ditahan……..BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, SENIN 25 SEPTEMBER 2006, HAL. 9 BERITA TERKAIT: PEMBAKAR LAHAN DITINDAK, REPUBLIKA 25 SEPTEMBER 2006 HAL. 2

PERUSAK OZON DILARANG MASUK
Pemerintah Indonesia tahun 2007 mendatang bertekad akan melarang impor masuk seluruh barang-barang yang mengakibatkan rusaknya ozon. Larangan tersebut akan dilakukan secara efektif sebagai bentuk keseriusan pemerintah dalam menjaga kualitas lingkungan di Indonesia…….BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, SENIN 25 SEPTEMBER 2006, HAL. 22

PENAMBAHAN JALUR JALAN PERBURUK KUALITAS UDARA
Rencana Pemprov DKI Jakarta menambah jalur jalan pada jalan protokol Sudirman- Thamrin kembali menuai penolakan. Kebijakan tersebut dinilai justru akan meningkatkan kadar polusi di Kota Jakarta. Direktur Eksekutif Walhi Jakarta Selatan Daroyani mengatakan penambahan jalur jalan berarti memfasilitasi pertumbuhan laju kendaraan bermotor. "Ini akan semakin memperburuk kualitas udara di Jakarta," ujar dia, Ahad (24/9)…….BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, SENIN 25 SEPTEMEBR 2006, HAL. 10

PEMERINTAH LARANG BAGAN LAUT
Wali Kota Jakarta Utara, Effendi Anas melarang penggunaan bagan, bangunan dari rangkaian bambu di tengah laut untuk menangkap atau beternak hasil laut, seperti ikan, udang dan kerang. "Itu mengganggu keterlibatan laut sebagai jalur pelayanan," kata Effendi kepada Tempo minggu lalu…..BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, SENIN 25 SEPTEMBR 2006, HAL. A13

Sumber :
KBUA Perpustakaan KLH