KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

1. DITEMUKAN 182 SPESIES MIKROBAKTERI PENGURAI MINYAK DI LAUT INDONESIA
Pencemaran limbah minyak yang kerap dilakukan oleh berbagai tanker di laut, ternyata bisa diuraikan oleh mikrobakteri yang hidup bebas di laut. Dalam kurun waktu tiga tahun penelitian, telah ditemukan 182 spesies dan 53 genus baru di tiga wilayah perairan Indonesia yang menjadi rute utama kapal tanker, yaitu Selat Malaka, Selat Sunda, dan Selat Lombok………BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, KAMIS 12 FEBRUARI 2009, HAL.18

2. TIGA HARIMAU TAKUT SUARA MERIAM KARBIT
Sudah hampir tiga pekan terakhir warga desa Jorong Kabun Nagari Halaban Kabupaten Limapuluh Kota Sumatera Barat (Sumbar) dihinggapi rasa takut yang mencekam. Pasalnya, tiga ekor harimau liar berkeliaran di Desa Jorong. Warga Jorong kemudian mencari cara jitu untuk mengusir kawanan harimau liar yang sangat meresahkan itu. Warga kemudian membuat meriam karbit dan menggunakannya untuk mengir tiga harimau itu. Alhasil bunyi meriam karbit yang menggelar itu pun membuat tiga harimau lari ketakutan………BACA SELENGKAPNYA, JURNAL NASIONAL, JUMAT 13 FEBRUARI 2009, HAL.13 
 
3. BANJIR KEMBALI LANDA TOLITOLI
Hujan disertai angin kencang yang terjadi sepanjang kamis, (12/2) mengakibatkan banjir di Kabupaten Tolitoli, sulawesi Tengah. Sejumlah fasilitas publik seperti pasar dan sekolah terendam banjir sampai setinggi 25 cm…………BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, JUMAT 13 FEBRUARI 2009, HAL. 07 
 
4. BANJIR DI PACITAN RENDAM RUMAH DAN PERSAWAHAN
Banjir akibat luapan Sungai Grindulu merendam puluhan rumah dan areal persawahan. Tidak itu saja, jalur lalu lintas Pacitan-Ponorogo sempat terganggu karena banjir menggenangi jalan setinggi lutut orang dewasa. Banjir setinggi paha orang dewasa juga merendam tiga desa lain di Kecamatan Arjosari. Ketiga desa tersebut adalah Desa Pagotan, Arjosari dan Desa Gembong. Bahkan, di Desa Arjosari, beberapa kepala keluarga harus dievakuasi tim SAR ke tempat yang lebih aman………BACA SELENGKAPNYA, JURNAL NASIONAL, JUMAT 13 FEBRUARI 2009, HAL.13 
 
5. 2.850 HA HUTAN DAN LAHAN RIAU TERBAKAR
Kebakaran telah menghanguskan sedikitnya 2.850 ha hutan dan lahan di Propinsi Riau dalam sebulan terakhir. dengan 15 lokasi kebakaran terjadi di dalam kawasan perkebunan dan konsesi hutan tanaman industri (HTI) perusahaan………BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, JUMAT 13 FEBRUARI 2009, HAL 07 
 
6. POLISI BONGKAR SINDIKAT PENJUAL HEWAN LANGKA
Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya membongkar sindikat perdagangan hewan langka. Puluhan potongan tubuh binatang langka berbagai jenis disita sebagai barang bukti. Sindikat itu terdiri atas tersangka berinisial DP, MR, MZ, dan SF. Keempat orang itu, menurut Rudi, akan dijerat dengan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya dengan ancaman penjara maksimal lima tahun dan denda Rp 100 juta………BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, JUMAT 13 FEBRUARI 2009, HAL. B3 

7. ANTISIPASI BANJIR BENGAWAN SOLO

Bengawan Solo kembali mengamuk, membalas dendam lama atas eksploitasi, destruksi, dan keserakahan manusia. Jembatan dan akses jalan putus. Permukiman, sawah, jalan di hulu (Sragen, Madiun) dan hilir (Lamongan, Tuban, Bojonegoro) terendam banjir. Rakyat miskin kedinginan, lapar, stres, bahkan terkubur hidup-hidup ditimbun tanah longsor. Tanaman puso, penyakit mewabah, menyebabkan mereka yang sudah tidak berpunya semakin merana. Tragisnya lagi, periode ulangnya setahun. Artinya, setiap tahun pemukim di Bengawan Solo harus mempertaruhkan nasib dan bahkan nyawa mereka dari amukan banjir……….BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, JUMAT 13 FEBRUARI 2009, HAL. A11 
 
8. GEMPA BESAR GUNCANG TALAUD
Gempa berkekuatan 7,4 skala Richter menghantam kawasan di sekitar Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, dinihari kemarin. Sejauh ini belum dilaporkan ada korban jiwa, tapi 64 orang luka-luka akibat gempa yang berpusat di Laut Sulawesi dengan kedalaman 10 kilometer dan berjarak 112 km dari Melonguane, Talaud, itu. Guncangan terasa sampai di Kota Manado, 400 km dari Talaud. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika sempat mengidentifikasi adanya ancaman tsunami, tapi kemudian peringatan itu dicabut………BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, JUMAT 13 FEBRUARI 2009, HAL. A2. BERITA TERKAIT : GEMPA DI TALAUD DUA ORANG TEWAS………BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, JUMAT 13 FEBRUARI 2009, HAL. 10 
 
9. ANGIN TERJANG SLEMAN

Hujan lebat disertai angin kencang kembali menerpa Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta, Kamis (12/2) pukul 05.00. Beberapa pohon di Kecamatan Ngemplak dan Kalasan tumbang. Angin juga menumbangkan pohon di Desa Selomartani, Kecamatan Kalasan, dan di Dusun Degolan, Ngemplak. Warga dibantu tim reaksi cepat penanggulangan bencana Pemkab Sleman segera mengevakuasi pohon-pohon yang tumbang………BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, JUMAT 13 FEBRUARI 2009, HAL. 23 
 
10. GEMPA MERUSAK 569 RUMAH
Gempa bumi berkekuatan 7,4 skala Richter terjadi pada Kamis (12/2) sekitar pukul 01.34,57 dini hari, meluluhlantakkan 569 rumah dan tempat ibadah pada tujuh kecamatan di Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara.Menurut Bupati Kabupaten Talaud Elly Lasut data korban gempa menyebutkan 569 rumah rusak berat, sedangkan 25 bangunan gereja, 2 masjid, 7 puskesmas, dan 12 jembatan rusak karena bergeser. Menurut Lasut, sekitar 64 orang luka, 10 orang di antaranya luka berat karena tertindih puing bangunan………BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, JUMAT 13 FEBRUARI 2009, HAL. 15

Sumber:
Perpustakaan KLH