KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA


INDONESIA AKTIF HAPUSKAN HCFC

Keputusan
Meeting of Parties (MOP) Protokol Montreal ke – 19 tahun 2007 menetapkan bahwa
penghapusan Hydroclorofluorcarbon bagi kegiatan prpduksi atau manufaktur
dipercepat dari tahun 2040 menjadi 2030. Oleh karena itu seluruh negara
berkembang harus siap mengantisipasi semua dampak yang diakibatkan oleh
keputusan tersebut……..BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, SENIN 16 FEBRUARI 2009,
HAL.24

 

BANJIR DI PACITAN RUSAK 66 HEKTARE
SAWAH

Banjir yang melanda Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, beberapa
pekan terakhir telah merusak rumah, fasilitas umum, dan 66 hektare areal
persawahan. Banjir juga mengakibatkan puluhan hektare sawah gagal panen. Di
Kecamatan Pacitan, sekitar 31,3 hektare tanaman padi terendam banjir. Selain
itu, 9 hektare tanaman kacang tanah dan dua hektare tanaman ubi kayu tersapu
banjir. Hal serupa juga terjadi di Kecamatan Arjosari……..BACA SELENGKAPNYA,
JURNAL NASIONAL, SENIN 16 FEBRUARI 2009, HAL.13

 

KABUT ASAP SELIMUTI PONTIANAK

Kabut asap
kembali menyelimuti Kota Pontianak dan sekitarnya. Asap yang ditimbulkan akibat
pembakaran lahan dan kiriman dari luar Pulau Kalimantan ini belum menunjukkan
adanya kecenderungan berkurang atau menurun. Bahkan, tetap dalam kategori
Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) berbahaya.Menurut Kepala Sub-Dinas
Penanggulangan Pencemaran Badan Lingkungan Hidup Kalbar, Adi Yani, kondisi
cuaca yang memburuk ini merupakan kumulatif dari kiriman asap yang terjadi di
Pulau Sumatera……..BACA SELENGKAPNYA, JURNAL NASIONAL, SENIN 16 FEBRUARI
2009, HAL. 12

 

MEDIA DI JAWA TENGAH
BANYAK ANGKAT ISU LINGKUNGAN

MediaA massa cetak di Jawa
Tengah (Jateng) masih concern mengawal isu tentang kebijakan publik terutama
masalah lingkungan. Hal ini dapat dilihat dari persentase isu yang diangkat
oleh media massa cetak, berturut-turut, tata ruang dan lingkungan (37,7
persen), transportasi (29,5 persen), pendidikan (19,6 persen), pertanian (8,5
persen), dan kesehatan (4,7 persen).Menurut Liliek B Wiratmo, peneliti LeSPI, persoalan
tata ruang yang menempati urutan pertama menyoroti berbagai persoalan seperti,
pembangunan waduk jati barang, pembanguan tol Semarang-Solo, persitiwa banjir,
dan masalah analisis mengenai dampak lingkunganb (Amdal) pembangunan pabrik PT
Semen Gresik………BACA SELENGKAPNYA, JURNAL NASIONAL, SENIN 16 FEBRUARI
2009, HAL. 13

 

GUBERNUR MINTA LAPINDO DI AUDIT

Gubernur
Jawa Timur yang baru dilantik pekan lalu, Soekarwo, meminta agar PT Minarak
Lapindo Jaya diaudit untuk mengetahui kemampuan perusahaan itu membayar ganti
rugi bagi korban lumpur.Permintaan audit itu dilontarkan menanggapi pengakuan
PT Minarak bahwa mereka tak sanggup memenuhi komitmen pembayaran cicilan Rp 30
juta per bulan. Melalui audit, kata Soekarwo, setidaknya bisa diketahui apakah
benar telah terjadi krisis keuangan dalam perusahaan sebagai dampak krisis
global………BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, SENIN 16 FEBRUARI 2009, HAL. A1

 

LINGKUNGAN :
GEJALA GURUN DI NTT

Gejala
gurun mulai terlihat di Wairinding, Sumba Timur, Pulau Sumba, Nusa Tenggara
Timur. Tanah di daerah itu tidak lagi mempunyai kemampuan menumbuhkan tanaman
kecuali lewat proses rekayasa. Suhu pada musim kemarau 42 derajat
celsius.Menurut Ketua Forum Daerah Aliran Sungai NTT Michael Riwu Kaho,luas
hutan NTT 4,8 juta hektar, tetapi 4,3 juta ha di antaranya merupakan lahan
kritis……….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SENIN 16 FEBRUARI 2009, HAL. 23

 

WARGA TERANCAM LONGSOR

Warga
Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta, dan Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah,
terancam longsor. Ada 271 keluarga yang rumahnya terancam longsor di Kecamatan
Prambanan, Sleman. Di Banjarnegara, 163 rumah di delapan kecamatan terancam
longsor dan ambles.Meski terjadi dua kali longsor dalam tiga hari terakhir,
Pemkab Sleman belum berniat mengevakuasi warga di perbukitan Kecamatan
Prambanan……….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SENIN 16 FEBRUARI 2009, HAL. 23

 

LIBATKAN
MASYARAKAT LOKAL : KEARIFAN SETEMPAT BISA BERKELANJUTAN

Langkah-langkah adaptasi terhadap perubahan iklim untuk
mengurangi dampak perlu melibatkan masyarakat lokal dan dengan pendekatan
kearifan lokal masing-masing. Langkah adaptasi tidak harus selalu menggunakan
teknologi yang canggih.Untuk masyarakat pesisir, langkah adaptasi yang bisa
dilakukan antara lain dengan menanam bakau dan mempertimbangkan jarak tempat
tinggal dari garis pantai………BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SENIN 16 FEBRUARI
2009, HAL. 13

 

IKLIM TELAH
BERUBAH : PULAU TERANCAM TENGGELAM

Cuaca ekstrem, badai tropis yang semakin sering, dan
pergeseran musim merupakan fenomena terjadinya perubahan iklim. Munculnya
fenomena tersebut di Indonesia diakui merupakan indikasi bahwa perubahan iklim
memang telah terjadi di Indonesia.Menurut Ketua Program Studi Meteorologi
Institut Teknologi Bandung (ITB) Armi Susandi pemanasan globaltelah menyebabkan
semakin tidak meratanya pola temperatur dan tekanan udara secara spasial
(ruang)……….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SENIN 16 FEBRUARI 2009, HAL. 1