KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

 
1. TABUNG PENGOLAH LIMBAH MELEDAK
Ledakan tabung pengolahan limbah cair di ruang produksi pabrik bahan kimia PT Lautan Otsuka Chemical (LOC), di Anyer, Banten, Senin (16/2) sekitar pukul 15.30 WIB menyebabkan lim karyawan menderita luka bakar. Mereka yakni Riyadi (33), Ujang (33), Ilham Amarullah (28), Mulyadi (25), dan Ade (25), dirawat di Rumah Sakit Krakatau Medika (RSKM) Cilegon…BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, RABU, 18 FEBRUARI 2009, HAL. 17
 
2. PEKANBARU DISELIMUTI KABUT ASAP
Kabut asap yang menyelimuti Pekanbaru , Riau, kemarin mengakibatkan sekitar 500 orang menderita infeksi pernafasan atas. atas dasar itu, Pemkot menetapkan status waspada dan membagikan 4000 masker kesejumlah Puskesmas………BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, RABU 18 FEBRUARI 2009, HAL. 1
 
3. TINJAU ULANG SP3 PEMBALAKAN HUTAN
Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) meminta kejaksaan Agung (Kejagung) untuk meninjau ulang surat perintah penghentian penyidikan (SP3), antara lain 13 kasus pencurian kayu di Riau dan penjualan kapal Tanker very large crude carrier (VLCC). Anggota Komisi III Panda Nababan dari Fraksi Pantai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) mempertanyakan 13 kasus pembalakan liar di Riau……..BACA SELENGKAPNYA SUARA PEMBARUAN, RABU 18 FEBRUARI 2009, HAL. 2
 
4. SAMPAH ORGANIK : BEKASI SIAPKAN PENCACAH DI PASAR
Pemerintah Kota Bekasi akan melengkapi lima pasar dengan mesin pencacah sampah organik. Upaya ini dilakukan untuk menekan timbunan sampah di pasar.Mesin pencacah sampah organik akan ditempatkan di Pasar Baru Bekasi di Kecamatan Bekasi Timur, Pasar Kranji Baru dan Pasar Sumber Artha di Kecamatan Bekasi Barat, Pasar Baru Jatiasih di Kecamatan Jatiasih, dan Pasar Bantar Gebang di Kecamatan Bantar Gebang………..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 18 FEBRUARI 2009, HAL. 27
 
5. PENCEMARAN LINGKUNGAN: KLH ULTIMATUM PERTAMINA
Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) mengultimatum PT Pertamina Unit Produksi Balongan agar tidak lagi mengulang keteledoran dalam kasus tumpahan minyak mentah (crude oil) sehingga menyebabkan pencemaran lingkungan berat…BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, RABU, 18 FEBRUARI 2009, HAL. 18
 
6. PERILAKU ALAM : HULU HILIR SOAL MULTIBENCANA

Kecuali longsoran es dan terjangan siklon tropis, agaknya hampir semua bencana alam terjadi di Indonesia. Menghadapi multibencana yang mengancam jiwa dan harta benda bukanlah hal mudah, tetapi tetap dapat diupayakan dengan membangun jejaring sistem pemantau.Pascatsunami Aceh yang menyentak dunia, Indonesia didukung beberapa negara maju, seperti Jerman, Jepang, Perancis, dan Amerika Serikat, serius membangun sistem pemantau gempa dan peringatan dini tsunami……….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 18 FEBRUARI 2009, HAL.14
 
7. LEBIH DOMINAN SOAL LINGKUNGAN : INDONESIA TERJEBAK UTANG

Gangguan yang timbul di sektor pertanian dan perikanan saat ini masih lebih dominan akibat perubahan lingkungan daripada perubahan iklim. Akan tetapi, pemerintah justru lebih mencurahkan perhatian pada isu perubahan iklim global sampai terjerumus utang luar negeri. Menurut pakar hidrologi sumber daya air Institut Pertanian Bogor (IPB), Hidayat Pawitan harus lebih berhati-hati melihat isu perubahan iklim. Ada faktor perubahan lingkungan yang jauh lebih mengganggu produktivitas pertanian dan perikanan daripada perubahan iklim itu sendiri……….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 18 FEBRUARI 2009, HAL.13
 
8. JAKARTA GREEN SCHOOL HIJAUKAN SEKOLAH
Setelah sukses menggelar program Jakarta Green and clean (JGC) sejak 2006, PT Unilever Indonesia, Harian Republika, Aksi cepat tanggap (ACT), radio Delta, dan Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) DKI Jakarta meluncurkan program Jakarta Green School (JGS) 2009. Sebanyak 33 SD dan 26 SMP di JAkarta ambil bagian dalam program ini. Prgram turunan JGC tersebut bertujuan menciptakan lingkungan sekolah yang hijau dan bersih……..BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, RABU 18 FEBRUARI 2009, HAL. 3
 
9. STRATEGI ADAPTASI UNTUK ATASI DAMPAK
Perubahan iklim sudah terjadi dan Indonesia mulai merasakan akibatnya yang dapat dirasakan secara fisik. Lalu, apa dampaknya pada ketahanan pangan?Kajian Intergovernmental Panel on Climate Change, organisasi yang dibentuk tahun 1988 oleh Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) dan Program Lingkungan PBB (UNEP), memperkirakan Indonesia akan mengalami kenaikan suhu 1-4 derajat celsius pada tahun 2050……….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 18 FEBRUARI 2009, HAL.1
 
10. PERAMBAHAN HUTAN DI TANGANI PUSAT
Pengusutan kasus perambahan kawasan hutan produksi menjadi lahan perkebunan kelapa sawit oleh PT Makin Group diambil alih, diteliti, dan diproses Departemen Kehutanan di Jakarta. Kasus ini sempat diproses sejak dua tahun lalu oleh polisi dan kejaksaan, tapi akhirnya diambil alih Departemen Kehutanan. Kepala Dinas Kehutanan Kabupaten Muarojambi Agus Priyanto belum mengetahui berapa luas yang dijadikan perkebunan dari 33.300 hektare di Desa Petaling, Sungaigelam………BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, RABU 18 FEBRUARI 2009, HAL.A8
 
11. BUPATI MINTA TAHURA SUNGAI AUR DIREBOISASI
Bupati Muarojambi Burhanuddin Mahir meminta PT Gemilang Bangun Utama, selaku kontraktor pembangunan lahan transmigrasi, menghijaukan kembali atau mereboisasi Taman Hutan Raya (Tahura), yang telanjur dirambah.Sehari sebelumnya, Burhanuddin membantah dugaan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Jambi bahwa dirinya terlibat kasus alih fungsi Tahura………BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, RABU 18 FEBRUARI 2009, HAL.A8
 
12. REKAHAN TANAH MUNCUL DI BUKIT MENOREH
Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Kulon Progo, DI Yogyakarta, beberapa hari terakhir memicu terjadinya rekahan tanah di Perbukitan Menoreh. Rekahan tanah terlihat di Dusun Gedong, Desa Purwosari, Kecamatan Girimulyo, dan Dusun Gorolangu, Desa Sidoharjo, Kecamatan Samigaluh. Panjang rekahan tanah sekitar 700 meter dengan lebar 5-20 sentimeter. Di Dusun Gedong, rekahan tanah berbentuk melingkar, mencakup lahan seluas 6 hektar………BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 18 FEBRUARI 2009, HAL.23 

Sumber:
Perpustakaan KLH