KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

PERDAGANGAN ILLEGAL SATWA : INDONESIA KEHILANGAN US$ 36 JUTA PER TAHUN
Indonesia mengalami kerugian cukup besar, tak hanya dari sisi konservasi, tetapi juga sisi ekonomi, akibat perdagangan satwa liar dan tumbuhan secara ilegal. Menteri Kehutanan MS Kaban mengungkapkan, sebagai produsen utama produk yang dihasilkan dari satwa (fauna), Indonesia tidak pernah mendapat keuntungan. "Justru sebaliknya, Indonesia mengalami kerugian, baik dari sisi kehilangan sumber daya alam dan dari sisi ekonomi, akibat penyelundupan dan pemutihan produk-produk satwa (wildlife laundering). …….BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SELASA 24 FEBRUARI 2009, HAL. 15

HARIMAU TEWASKAN ENAM WARGA: HUTAN PRODUKSI TINGGAL 40 PERSEN
Mengamuknya harimau Sumatera, yang menerkam dan menewaskan enam dari tujuh warga di kawasan Sungaigelam, Kabupaten Muarojambi, Jambi, akibat hampir musnahnya hutan produksi, yang merupakan habitat si raja hutan…BACA SELENGKPANYA, KORAN TEMPO, RABU, 25 FEBRUARI 2009, HAL. A8

KRISIS LINGKUNGAN : TIGA HARIMAU DI SUMATERA MATI DIJERAT
Konflik manusia dengan hewan yang dilindungi kembali terjadi di Riau. Dalam dua pekan terakhir, tiga harimau sumatera (Phantera tigris sumatrae) tewas mengenaskan dijerat warga setelah sebelumnya hewan langka itu memakan hewan peliharaan warga di Desa Tanjung Pasar Simpang, Kecamatan Pelangiran, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau.