KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

WADUK PLUIT SEGERA DIREHABILITASI
Pemerintah DKI Jakarta segera merehabilitasi Waduk Pluit di Penjaringan, Jakarta Utara. Sebab, saat ini waduk tersebut mengalami kerusakan. Ada dua titik kebocoran sehingga air laut masuk ke dalam waduk, ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum DKI Jakarta Budi Widiantoro saat dihubungi melalui telepon…..BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, SENIN 6 APRIL 2009, HAL. B2

DELAPAN DESA TERISOLASI LONGSOR
Longsor sepanjang 20 meter, Sabtu (4/4) sekitar pukul 17.00 WIB, telah menutup badan jalan. Delap desa di Lamteuba, Seulimum, Aceh Besar, dibuatnya terisolasi dari ibu kota Kecamatan Seulimum."Longsor terjadi setelah hujan deras. Akibatnya, sekitar 20 meter badan jalan tertimbun dan arus transportasi dari ibu kota kecamatan dengan delapan desa di Lamteuba putus total,"di Aceh Besar, ahad (5/4)………BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, SENIN 6 APRIL 2009, HAL. 6

KEMBALIKAN SITU DEPOK JADI TANGKAPAN AIR
Musibah Situ Gintung yang telah merenggut 101 nyawa dan merusak sekitar 300 rumah menjadi acuan Pemkot Depok dalam mengevaluasi situ-situ di wilayahnya. Data terakhir menyebutkan setidaknya terdapat 3.150 bangunan terdiri di atas lahan 26 situ milik pemerintah……..BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, SENIN 6 APRIL 2009, HAL. 7

MENGOLAH SAMPAH BELUM MAKSIMAL
Pemerintah dinilai tidak menangani masalah sampah secara maksimal. Hampir di semua tempat pembuangan akhir (TPA) sampah pengolahan akhir (TPA) sampah pengolahan belum dilakukan. Padahal, itu mengakibatkan penipisan lapisan ozon. Guru besar Institut Pertanian Bogor (IPB) Prof Suryono Hadi Sucahyo, Kamarin, menuturkan itu kepada Media Indonesia saat melakukan penelitian pengolahan sumber daya alam (SDA) dan lingkungan di TPA Bantar Gebang, Bekasi……..BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, SENIN 6 APRIL 2009, HAL. 6

IKAN TERBANG DI SELAWESI SELATAN PUNAH TAHUN 2030
Keberadaan ikan terbang (Hirundichthys oxycephalus) di perairan Indonesia terutama di perairan Sulawesi, diprediksi akan hilang pada tahun 2030 mendatang. Selain karena faktor tekanan penangkapan yang tinggi, lenyapnya ikan yang menjadi andalan nelayan di Sulawesi Selatan (Sulsel) ini diperkirakan juga karena dampak perubahan iklim global……..BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SABTU 4 APRIL 2009, HAL.18

SBY PRIHATIN MASALAH LUMPUR LAPINDO BELUM TERATASI
Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang juga Presiden menyatakan prihatin, atas penanganan semburan dan luberan lumpur Lapindo di Porong, Sidoarjo, Jawa Timur, karena tidak segera tuntas.Pemerintah , kata SBY, sudah mengeluarkan uang Rp 5,5 triliun agar masalah lumpur bisa segera teratasi. Sebab semburan lumpur Lapindo yang pertama kali terjadi 29 Mei 2006, sampai sekarang telah menenggelamkan 11 desa di tiga kecamatan……..BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SABTU 4 APRIL 2009, HAL. 2

SITU-SITU DI JABODETABEK : PULUHAN BERPOTENSI JEBOL
Jebolnya Situ Gintung mengentak semua pihak bahwa mereka hidup di tengah ancaman. Jumlah situ yang menimbulkan ancaman bencana itu bukan satu atau dua, tetapi bisa puluhan, dan lokasinya hanya di seputar kawasan Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi, dan Depok.Ironisnya lagi, situ yang paling berpotensi menimbulkan bencana itu bukan di tengah hutan, di lereng gunung, atau di daerah yang sepi penduduk. Namun, situ itu justru ada di tengah permukiman padat……….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SENIN 6 APRIL 2009, HAL. 27

SITU-SITU RUSAK MENGEPUNG
Sejumlah situ di Jabodetabek kini dikelilingi perumahan padat. Bibir situ yang menjulang 3 sampai 20 meter menempatkan permukiman menjadi sasaran terjangan air bah jika situ jebol. Kondisi seperti itu antara lain terlihat di Situ Pedongkelan seluas 6 hektar di Tugu, Cimanggis, Depok.Menurut pengamatan Kompas hari Sabtu (4/4), Situ Pedongkelan dikelilingi lembah yang dihuni sekitar 2.500 warga RT 05 dan RT 08 di RW 05. Beda ketinggian antara permukiman dan tanggul Situ Pedongkelan bervariasi antara 10 dan 20 meter……….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SENIN 6 APRIL 2009, HAL. 1 BERITA TERKAIT : DEPARTEMEN PU DITUDING LALAI, KORAN TEMPO, SENIN 6 APRIL 2009 HAL. 1

PERUBAHAN IKLIM : AMERIKA SERIKAT SIAP PIMPIN GERAKAN GLOBAL
Presiden Amerika Serikat Barack Obama, Minggu (5/4), mengucap
kan janji dirinya akan memimpin upaya global dalam mengatasi ancaman perubahan iklim. Selama ini Uni Eropa terus menyalahkan Pemerintah AS karena tidak mau memberikan kontribusi serius pada upaya tersebut.Obama berbicara menjelang pertemuan yang pertama kalinya dengan para pemimpin negara-negara Uni Eropa. Para pemimpin negara-negara Eropa sangat ingin tahu dan ingin melihat tanda-tanda yang diberikan oleh pemerintahan Washington bahwa Pemerintah AS mau mengambil peran baru dalam upaya memangkas emisi gas rumah kaca penyebab pemanasan global-pemicu perubahan iklim….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SENIN 6 APRIL 2009, HAL. 13

Sumber:
KBUA Perpustakaan KLH