KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

GUNUNG SLAMET SEMBURKAN LAVA PIJAR
Lava pijar yang keluar dari puncak Gunung Slamet, pada Jumat dan Sabtu (25/4) pagi terlihat di daerah yang berada di sekitar Gunung Slamet, yaitu Kabupaten Pemalang, Brebes, Tegal, Purbalingga, dan Banyumas, Jawa Tengah. Dengan terjadinya kenaikan aktivitas gunung tersebut, Kapolwil Pekalongan Kombes DBM Suharya meninjau Pos Gambuhan.Menurut Sukedi, peningkatan aktivitas gunung berapi dengan mengeluarkan lava pijar itu mulai terlihat pada Kamis tengah malam…….BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SABTU 25 APRIL 2009, HAL. 17

690.000 HA AREAL KEBUN SAWIT DI JAMBI TERLANTAR
Sekitar 690.000 hektare (ha) areal perkebunan kelapa sawit yang telah diberikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi kepada pengusaha hingga kini masih telantar. Namun, hutan yang ada di areal tersebut sudah habis ditebang. Luas areal perkebunan kelapa sawit yang telantar tersebut mencapai 75,50 persen dari 1,2 juta ha areal yang telah mendapatkan izin pembangunan kebun sawit di daerah itu……..BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SABTU 25 APRIL 2009, HAL. 17

SEMBILAN SPBU SEGERA DIBONGKAR
Pemerintah Kota Jakarta Selatan tetap akan memprioritaskan pembongkaran sembilan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang berada di atas jalur hijau pada tahun ini. Kebijakan ini untuk menambah wilayah resapan air yang semakin berkurang…BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, SENIN, 27 APRIL 2009, HAL. 15

KONFLIK DAN KELANGKAAN AIR
Banyak konflik di dunia ini disebabkan atau dipicu oleh kelangkaan air. Konflik-konflik yang terjadi, dari Chad sampai Darfur, Sudan, Gurun Ogaden di Ethiopia semuanya terletak di busur besar kawasan yang gersang, tempat kelangkaan air yang menyebabkan gagal panen, matinya ternak, kemiskinan ekstrem, dan keputusasaan. Masalah air tidak akan hilang begitu saja. Sebaliknya, ia akan memburuk, kecuali kita, sebagai masyarakat global, memberi respons…….BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, SENIN 27 APRIL 2009, HAL. A10

PELESTARIAN LINGKUNGAN TERKONTAMINASI KEKUASAAN
Program pelestarian lingkungan di Indonesia dirasakan masih belum dilakukan secara jujur. Kebijakan yang diterapkan pemerintah tidak semuanya berorientasi untuk kelestarian lingkungan namun sering bersifat politis dan terkontaminasi kepentingan kekuasaan atau pemilik modal……….BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SABTU 25 APRIL 2009, HAL. 17

INDONESIA TAK ADA DATA PENYERAPAN KARBON LAUT
Indonesia belum memiliki data soal seberapa besar kemampuan laut Indonesia menyerap karbon. Perhitungan yang dilakukan Badan Riset Kelautan dan Perikanan (BRKP) yang menyebutkan laut Indonesia menyerap 250 juta ton karbon per tahun masih data sementara……….BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SABTU 25 APRIL 2009, HAL. 18

RUMAH IKAN DI TELUK JAKARTA TERSISA 2%
Terumbu karang merupakan bagian dari ekosistem laut yang penting karena menjadi sumber kehidupan bagi beraneka ragam biota laut. Rusaknya terumbu karang mengakibatkan sumber rantai makanan juga hilang. Akibatnya, nelayan kian sulit menangkap ikan, udang, atau biota laut lainnya………BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, SENIN 27 APRIL 2009, HAL. 7

98% TERUMBU KARANG TELUK JAKARTA RUSAK
Sekitar 98% terumbu karang yang ada di Teluk Jakarta dalam kondisi rusak parah . Hal itu terjadi karena memburuknya kualitas air. Menurut Kepala Pusat Penelitian Oseanografi LIPI Suharsono, tidak ada tempat hidup yang aman untuk terumbu karang karena perairan Jakarta sudah hampir rata terkena limbah………..BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SABTU 25 APRIL 2009, HAL. 18

Sumber :
KBUA Perpustakaan KLH