KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

AMDAL REL BENGKULU SUMSEL TENGAH DIKAJI
Penyusunan dokumen Analisis mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) rel kereta api dari Linau Kabupaten Kaur Provinsi Bengkulu hingga Tanjung Enim Provinsi Sumatera Selatan ditangani timdari Kementerian Negara Lingkungan Hidup (KNLH). Menurut Kepala Badan Lingkungan Hidup Provinsi Bengkulu Surya Gani, karena pembangunan rel itu menyangkut dua provinsi maka penyusunan AMDALnya langsung ditangani tim dari Kementerian Negara Lingkungan Hidup…….BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, SELASA 12 MEI 2009, HAL. 9
 
TIGA AGENDA INDONESIA DALAM DRAF DEKLARASI MANADO
Indonesia menyiapkan tiga agenda penting dalam draf Manado Oceans Declaration (MOD) atau Deklarasi Manado. Ketiganya adalah dana pengelolaan laut, baik dalam bentuk adaptation fund maupun trust fund, studi lanjutan tentang perubahan iklim dan ekosistem laut, serta pengarusutamaan isu kelautan dalam negosiasi iklim……..BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, SELASA 12 MEI 2009, HAL. 12 

PRAMUKA TANAM MANGROVE DI SULUT
Gerakan Pramuka Indonesia mengawali aktivitasnya di Manado dengan menanam 5.000 pohon mangrove di kawasan pesisir Tiwoho, Minahasa Utara, Sulawesi Utara (Sulut), Minggu (10/5). Kegiatan pendukung World Ocean Conference (WOC) 2009 itu melibatkan 550 anggota pramuka dari berbagai daerah di Tanah Air.Pesisir Tiwoho termasuk ke dalam kawasan Taman Nasional (TN) Bunaken. Kondisi lingkungan di TN Bunaken yang mengkhawatirkan membuat penanaman mangrove sangat penting untuk merehabilitasi lingkungan laut yang rusak…….BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN. SENIN 11 MEI 2009, HAL. 17

LAUNDRY ABAIKAN LARANGAN PENGGUNAAN AIR TANAH
Kendati pemerintah telah berulang kali memberikan peringatan, sejumlah pengusaha laundry atau binatu di Kelurahan Sukabumi Selatan, Kecamatan Kebon Jeruk, Masih saja menggunakan air tanah. Larangan menggunakan air tanah (sumur artesis) untuk di gunakan dalam usaha laundry dilansir Pemerintah Kota Jakarta Barat sejak November 2008. Pasalnya selain mengakibatkan kesulitan air bagi warga sekitar, penggunaan air tanah secara berlebihan berdampak negatif bagi lingkungan……..BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, SELASA 12 MEI 2009, HAL. 5

TERUMBU KARANG : ANCAMAN DARI PUKAT HARIMAU DAN BOM
Penangkapan ikan dengan pukat harimau dan bom ikan menjadi ancaman serius bagi terumbu karang perairan pulau-pulau di Kecamatan Derawan. Padahal kawasan konservasi laut di Kabupaten Berau Kalimantan Timur itu merupakan salah satu tempat dengan keanekaragaman hayati kelautan terbaik di dunia……BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SELASA 12 MEI 2009, HAL. 23

TEKANAN GAS DI KOLAM LUMPUR MENINGKAT
Tekanan semburan gas di kolam lumpur Lapindo di Sidoarjo meningkat selama Mei 2009. Selama Mei 2009 muncul tujuh titik semburan gas baru. Menurut Kepala Humas BPLS Achmad Zulkarnaen meningkatnya tekanan semburan gas karena beban di tanggul kolam lumpur makin meningkat……BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SELASA 12 MEI 2009, HAL. 23

WORLD OCEAN CONFERENCE DAN KEADILAN PERIKANAN
World Ocean Conference digelar pada 11-15 Mei 2009 di Manado. Selain itu, akan digelar Coral Triangle Initiative (CTI) Summit, yang antara lain akan membahas isu-isu konservasi, baik spesies maupun terumbu karang, serta perikanan berkelanjutan. Isu konservasi ini merupakan isu penting mengingat problem sumber daya kelautan yang makin rusak……BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, SELASA 12 MEI 2009, HAL. A11
 
PENANGKAPAN AKTIVIS WALHI DIKECAM
Sejumlah pihak mengecam penangkapan oleh polisi atas Berry Nahdian Furqon, Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi), dan Erwin Usman, Kepala Departemen Regional Walhi, saat mereka menggelar unjuk rasa di pantai Malalayang, Manado, kemarin. Selain menangkap kedua aktivis, polisi membubarkan paksa unjuk rasa nelayan tradisional se-Asia Tenggara yang berlangsung di lokasi yang sama……BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, SELASA 12 MEI 2009, HAL. A3

LAPORAN DARI KONFERENSI KELAUTAN DUNIA 2009 : DEKLARASI MANADO AKAN DIBUAT NORMATIF
Delegasi 72 negara masih membahas rancangan Deklarasi Manado untuk disahkan dalam Konferensi Kelautan Dunia 2009. "Banyak negara yang memberi dukungan," kata Sarwono Kusumaatmadja, salah satu delegasi Indonesia, kemarin petang seusai Senior Official Meetings hari pertama. Sarwono yang mantan Menteri Kelautan dan Perikanan menjelaskan isi rancangan deklarasi sengaja dibuat normatif agar diterima semua pihak…….BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, SELASA 12 MEI 2009, HAL. B5

PERUBAHAN IKLIM : POSISI NEGARA KEPULAUAN LEBIH SIGNIFIKAN
Eksistensi negara kepulauan yang memiliki lautan seperti Indonesia dan sejumlah negara Pasifik akan memiliki posisi strategis dan signifikan dalam pembahasan negosiasi iklim dunia pada masa depan. Negosiasi iklim terkait antara lain pembagian dana adaptasi senilai 50 miliar dollar AS……BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SELASA 12 MEI 2009, HAL. 14

Sumber:
Perpustakaan KLH