KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

PENCEMAR TELUK JAKARTA AJAK DAMAI
Kementerian Lingkungan Hidup tengah menghitung nilai kerugian pencemaran Teluk Jakarta akibat kebocoran pipa minyak tanah milik perusahaan asal Cina, PT CNOOC Ses Ltd., pada 2003. Penghitungan kerugian melibatkan Pusat Kajian Pesisir Institut Pertanian Bogor. Menurut Menteri Negara Lingkungan Hidup Rachmat Witoelar dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi Lingkungan Dewan Perwakilan Rakyat, perusahaan menawarkan penyelesaian kasus lewat jalur di luar pengadilan..BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, RABU 4 OKTOBER 2006, HAL. A6

PENYIDIK LINGKUNGAN TAMBAH KEWENANGAN
Dewan Perwakilan Rakyat mendesak Kementerian Lingkungan Hidup segera menyelesaikan draf revisi Undang-Undang Pengelolaan Lingkungan Hidup Nomor 23 Tahun 1997. Menurut wakil Ketua Komisi Lingkungan DPR Sony Keraf , pihaknya mau memberi kewenangan lebih kepada Kementerian Lingkungan Hidup….BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, RABU 4 OKTOBER 2006, HAL. A6

HUTAN LINDUNG GUNUNG WILIS TERBAKAR
Hutan lindung di kawasan Gunung Wilis, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, terbakar. Sekitar 500 hektare tanaman yang ada di kawasan hutan hangus terbakar. Api masih terus menyala dan belum bisa dikendalikan sampai kemarin sore. Tapi di beberapa titik api sudah dijinakkan…..BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, RABU 4 OKTOBER 2006, HAL. A8

GANGGUAN ASAP: RIBUAN BALITA DI JAMBI SAKIT PERNAFASAN

Sedikitnya 5.660 anak berusia di bawah lima tahun (balita) di Kota Jambi menderita infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) akibat menghirup asap. Jumlah penderita ISPA meningkat 738 orang atau 15 persen dibandingkan dengan Agustus lalu, sekitar 4.922 orang. Menurut Pejabat Sementara (Pjs) Kepala Sub Dinas Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2M) Dinas Kesehatan Kota Jambi, K Mukhsin, jumlah penderita ISPA diperkirakan lebih besar lagi..BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SELASA 3 OKTOBER 2006, HAL. 1 

ATASI SEMBURAN LUMPUR DI SIDOARJO: PENGEBORAN MIRING TERANCAM MOLOR
Upaya menghentikan semburan lumpur dari sumur eksplorasi PT Lapindo Brantas di Porong, dengan teknik relief well (pengeboran miring) dari tiga titik terpisah di Desa Jatirejo, Desa Renokenongo dan Desa Kedungbendo, terancam molor. Pemasangan rig sebagai alat bantu relief well baru di Jatirejo, dua unit di tempat lain sulit dikebut karena lapisan bawah tanah di titik yang akan didirikan rig, ambles sekitar 20-25 cm……BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SELASA 3 OKTOBER 2006, HAL 19 

DIALOG GLENEAGLES DAN PERUBAHAN IKLIM
Perubahan iklim adalah tantangan lingkungan hidup terbesar yang akan dihadapi dunia abad ini. Ilmu pengetahuan mengenai hal tersebut saat ini lebih mengkhawatirkan dan konsekuensinya muncul lebih cepat dari yang disadari banyak orang….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 4 OKTOBER 2006, HAL. 7

EKONOMI DALAM LUMPUR

Di awal September 2006, tiga bulan setelah lumpur Sidoarjo tidak terkendali, muncul desakan ganjil agar pemerintah menyatakannya sebagai bencana nasional. Tak jelas siapa yang memulai gerakan itu. Barangkali maksudnya mulia, agar para korban mendapat perhatian serius. Namun, maksud baik itu punya dampak legal yang fatal. Salah satunya, biaya perbaikan infrastruktur dan kompensasi akan terbeban ke anggaran pemerintah sebab apa saja yang berbunyi "nasional" berakibat pada pemerintah sebagai penanggung, sebagian atau seluruhnya…BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 4 OKTOBER 2006, HAL. 6

Sumber:
KBUA Perpustakaan "Emil Salim"
Kementerian Negara Lingkungan Hidup