KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

TIMBUNAN SAMPAH MASIH KEPUNG KOTA DEPOK
Hampir di setiap sudut Kota Depok, mulai dari pasar, jalan utama, kawasan permukiman, hingga kuburan ‘dihiasi’ tumpukan sampah. padahal setiap bulan warga dipungut uang kebersihan oleh aparat. Timbunan sampah bahkan dapat ditemukan di kawasan pasar Cisalak, Jl Raya Bogor, Cimanggis, yang merupakan sentra perekonomian Depok……….BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, SELASA 2 JUNI 2009, HAL. 6

LAHAN TNI UNTUK KELOLA SAMPAH
Pemerintah Jawa Barat kini melirik lahan milik TNI Angkatan Darat di kawasan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, untuk pengelolaan sampah. Meski begitu, rencana memakai lahan seluas 100 hektare itu tak luput dari penolakan warga. Lahan milik TNI itu memang baru satu opsi di antara sejumlah opsi yang ada. Pencarian lahan baru dilakukan menyusul akan segera habisnya masa teknis pengelolaan TPA Sarimukti di Kecamatan Cipatat itu pada 2011…..BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, SELASA 2 JUNI 2009, HAL. A9

TPA SAMPAH CIPAYUNG HARUS TUTUP 2014
Tempat pembuangan akhir (TPA) sampah di Cipayung Depok harus sudah tutup akhir 2014 karena selain keberadaannya yang sudah tidak lagi memadai dan dampak negatifnya sudah jauh lebih besar. Menurut Kepala Seksi Pengadaan Dinas kebersihan dan Pertamanan Kota Depok Mulyo Handono dampak negatif dari TPA Cipayung antara lain : penurunan kualitas lingkungan, baik fisik kimiawi maupun penurunan kesehatan masyarakat ……..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SELASA 2 JUNI 2009, HAL. 23

HEWAN LIAR : SATU LAGI GAJAH RIAU MATI DIRACUN
Petaka lingkungan terhadap hewan liar di Riau belum berakhir. Seekor gajah bertina berusia sekitar enam tahun ditemukan mati di areal konsesi PT Rimba Peranap Indah Kabupaten Pelalawan. Menurut Kepala Bidang Konservasi Sumber Daya Alam Wilayah I Rengat Eddy Susanto bangkai gajah yang ditemukan sudah membusuk sehingga tidak mujngkin dilakukan otopsi……..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SELASA 2 JUNI 2009, HAL. 23
 
LUMPUR LAPINDO : DAMPAK SEMAKIN MENCEMASKAN
Tim Pengawasan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo menilai langkah perintah, BPLS dan Lapindo Brantas Inc. dalam menanggulangi luapan lumpur Lapindo berjalan lambat. Padahal luapan lumpur telah berlangsung tiga tahun dan mengakibatkan dampak yang semakin mencemaskan masyarakat………BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SELASA 2 JUNI 2009, HAL. 22

PENEBANGAN LIAR : 20.000 BATANG MERBAU TAK BERTUAN DITEMUKAN
Lembaga Musyawarah Adat Kabupaten Asmat menemukan tumpukan 20.000 batang kayu merbau berdiameter antara 70-100 sentimeter yang diduga hasil penebangan liar. Kayu itu ditemukan di hutan pada tanah ulayat suku Asmat Braza. Lokasi itu berada di tepi sungai Jat yang berbatasan dengan kabupaten Yahukimo………BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SELASA 2 JUNI 2009, HAL. 22

Sumber:
Perpustakaan KLH