KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

GEMPA MENGHANTAM WILAYAH VANUATU
Gempa bumi berkekuatan 6,5 pada skala Richter menggoyag kepulauan Vanuatu di Pasifik Selatan, kemarin. Satu dari tiga gempa itu berlangsung selama 38 menit. Belum ada laporan mengenai kerusakan maupun korban yang terluka…………BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, RABU 3 JUNI 2009, HAL. 20

POLUSI ASAM MUSUH BESAR KEHIDUPAN LAUT
Air laut kini semakin asam dibandingkan setengah juta tahun terakhir. Manusia bisa disebut sebagai biang keladi kian asamnya air laut sehingga kemampuan laut menyerap dan melepaskan karbondioksida(CO2) berkurang. Laut yang asam ini berpotensi membunuh terumbu-terumbu karang yang merupakan produsen makanan bagi ekosistem laut……BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, RABU 3 JUNI 2009, HAL. 24
 
HUTAN DI RIAU TERBAKAR, 20 PERUSAHAAN DISELIDIKI
Selama Mei 2009, sebanyak 3.650 hektare (ha) lahan di Provinsi Riau, terbakar. Kepala Seksi Kebakaran Hutan dan Lahan Dinas Kehutanan (Dishut) Riau Said Nurjaya mengutarakan Kabupaten Rokan Hilir merupakan daerah yang terbakar paling luas yakni sekitar 3.000 ha. daerah lain yang lahannya terbakar adalah kampar 300 ha, Indragiri Hulu 200 ha, sedangkan Pelalawan, Dumai, dan Siak Masing-masing 50 ha…………BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, RABU 3 JUNI 2009, HAL. 8
 
EMIL SALIM : PERTAHANKAN SAWAH DI DEPOK
Staf Ahli Kementerian Lingkungan Hidup Emil Salim meminta pemerintah kota Depok untuk menjaga jalur hijau tetap pada fungsinya. Menurut Emil Salim tumbuhnya banyak perumahan di kota Depok karena terkena dampak pesatnya pertumbuhan kota Jakarta sehingga banyak orang yang mencari rumah di pinggiran Jakarta dan salah satunya Depok……BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, RABU 3 JUNI 2009, HAL. 16
 
YANG NGEBUL DI JALAN RAYA
Menjelang Hari Lingkungan Hidup, 6 Juni, Kementerian Negara Lingkungan Hidup mengumumkan hasil evaluasi kualitas udara 16 kota metropolitan dan besar tahun lalu. Tiap kota dipilih tiga titik jalan yang selama ini jadi lokasi untuk Adipura atau lomba kota bersih.Medan, Semarang, Surabaya, dan Bekasi menjadi kota yang kadar karbon monoksida dan hidrokarbon melebihi baku mutu. Selain Palembang dan Makassar, kota-kota yang disurvei melebihi baku mutu untuk kadar karbon monoksida. Sementara itu, kadar nitrogen oksida dan sulfur dioksida dari 16 kota masih di bawah baku mutu……BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, RABU 3 JUNI 2009, HAL. A10
 
150 HEKTAR KAWASAN GUNUNG GUNTUR RUSAK
Kerusakan kawasan hutan konservasi di Gunung Api Guntur diperkirakan mencapai 150 hektare. Kerusakan hutan di Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jawa Barat, itu disebabkan oleh penambangan pasir liar. Sedikitnya 100 truk pasir hilir mudik per hari……BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, RABU 3 JUNI 2009, HAL. A10
 
WARGA KELUHKAN POLUSI UDARA DI KOTA BEKASI

Polusi udara di kota Bekasi semakin meresahkan warga. Saat ini kepekatan debu di kota Bekasi telah melebihi ambang batas atau melebihi 40 par permiliton (Ppm). Oleh sebab itu kota Bekasi memerlukan alat untuk memantau debu berupa automatic air control monitoring. Menurut Kepala Badan Pengawasan Lingkungan Hidup kota Bekasi Dudi Setiabudhi, pihaknya sudah mengusulkan agar kota Bekasi mendapatkan bantuan peralatan tersebut dari Kementerian Negara Lingkungan Hidup…….BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SELASA 2 JUNI 2009, HAL. 11
 
KONSERVASI : PRIORITAS SPESIES TERANCAM MULAI DIPILAH
Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) mulai memilah 389 spesies yang dinyatakan kritis, genting dan rawan oleh The International Union for Conservation of Nature and Naturan Resources tahun 2008. Hasil pemilahan spesies akan ditetapkan sebagai prioritas konservasi melalui kebun raya yang dianjurkan setiap provinsi memiliki minimal satu lokasi …….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 3 JUNI 2009, HAL. 14
 
GAS SULIT DITANGANI : HARUS DISOSIALISASIKAN CARA HIDUP BERDEKATAN DENGAN GAS LAPINDO
Badan Penanggulangan Lumpur Lapindo mengaku kesulitan menangani semburan gas baru yang muncul melalui retakan tanah di dalam rumah warga . Semburan gas itu tidak terpusat tetapi menyebar di sejumlah tempat sehngga dikhawatirkan berdampak pada kesehatan penduduk karena baunya menyengat mengandung metana yang berbahaya dan rawan terbakar……..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 3 JUNI 2009, HAL. 23
 

Sumber :
KBUA Perpustakaan KLH