KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

HUTAN KRITIS CAPAI 13,66 JUTA HA
Dirjen Rehabilitasi Lahan dan Perhutanan Sosial (RLPS) Dephut, Indriastuti, mengungkapkan kawasan lahan dan hutan kritis dan perlu di rehabilitasi masih 13,66 juta hektare (ha). Dalam jangka waktu 2010-2014, Dephut kembali manargetkan rehabilitasi 3 juta hektare lahan kritis, dan difokuskan pada lahan konservasi………BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, SELASA 16 JUNI 2009, HAL. 14

2010 INDUSTRI WAJIB RAMAH LINGKUNGAN
semua sektor industri ditargetkan telah memenuhi persyaratan ramah lingkungan pada 2010. Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia M.S. Hidayat mengatakan pihaknya mentargetkan dalam kurun waktu satu-dua tahun perusahaan telah menggunakan teknologi dan menghasilkan produk yang ramah lingkungan. ……..BACA SELENGKAPNYA, KORANTEMPO, SELASA 16 JUNI 2009, HAL. A18

KEBAKARAN HUTAN DI RIAU MELUAS
Badan meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru menyatakan bahwa kebakaran hutan dan lahan di provinsi ini terus meluas. Staf analisis BMKG Kota Pekanbaru, Ardhitama, menjelaskan, berdasarkan pantauan terakhir satelit NOAA18 diketahui ada sembilan daerah di Riau dilanda kebakaran hutan dan lahan………BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, SELASA 16 JUNI 2009, HAL. 7

NELAYAN DESAK GANTI RUGI PENCEMARAN
Ratusan nelayan dari tiga kecamatan di Kabupaten Indramayu, yaitu Kandanghaur, Losarang, dan Juntinyuat, kemarin menyerbu kantor Unit Pemasaran (UPMS) III Balongan. Mereka menuntut ganti rugi atas tercemarnya perairan mereka akibat bocornya floating hose di SBM 150 ribu DWT milik Pertamina UP VI Balongan pada 14 September 2008……..BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO., SELASA 16 JUNI 2009, HAL. A9

KAWASAN TERUMBU KARANG MENDESAK DILESTARIKAN
Pemerintah Kota Batam, Kepulauan Riau, mengharapkan semua pihak melestarikan kawasan pengembangan dan konservasi terumbu karang seluas ratusan hektare di Pulau Galang. Masterplan kawasan terumbu karang untuk habitat ikan-ikan tersebut adalah menjadikan Kota Batam sebagai kawasan wisata yang ramah lingkungan……..BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, SELASA, 16 JUNI 2009, HAL. 8

EKSPLORASI HUTAN, WARGA ASING DITANGKAP
Polisi hutan membekuk warga negara India berinisial AE, 32 tahun, di kawasan konservasi pusat latihan gajah di Sebelat, Bengkulu. Dia ditangkap pada Ahad siang lalu karena melakukan eksplorasi batu bara di kawasan konservasi tanpa izin. AE adalah geologis yang bekerja untuk PT Barata Energi. AE ditangkap bersama seorang geologis lagi dengan inisial MF, 32 tahun, yang bekerja untuk PT Sangkara Impact International……..BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO., SELASA 16 JUNI 2009, HAL. A8

KERUSAKAN LINGKUNGAN : JAYAPURA BERPACU GUNDULI HUTAN DAN BUKIT INDAH
Saat UU Otonomi Khusus digulirkan, Jayapura mulai menampilkan wajah berbeda. Pohon-pohon rindang diperbukitan ditebang, hutan dirusak sementara pasir, batu dan kerikil ditambang. Pegundulan bukit-bukit indah yang dipercaya oleh para tetua adat sebagai kotoran burung cenderawasih itu terjadi mulai di depan Hotel Sentani Inn bersambung sepanjang bukit Danau Sentani …….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SELASA 16 JUNI 2009, HAL. 23

LIMA SITU DI DEPOK BERBAHAYA
Situ Pedongkelan di Kota Depok berada dalam kondisi kritis dan berisiko menimbulkan bencana. Anggota DPRD Kota Depok mengimbau Pemerintah Kota Depok memberikan perhatian khusus pada situ-situ yang berada di wilayahnya, khususnya Situ Pedongkelan.Kondisi Situ Pedongkelan sudah sangat rawan. Dinding turapnya mulai retak-retak. Keadaan ini sangat membahayakan warga sekitar…….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SELASA 16 JUNI 2009, HAL. 26

KAMPANYE MEGAWATI-PRABOWO : MEGAWATATI : TERUSKAN MORATORIUM HUTAN
Calon presiden Megawati Soekarnoputri meminta bantuan para pendukungnya di Kalimantan Tengah agar terpilih menjadi presiden. Megawati berjanji akan meneruskan kebijakan moratorium hutan yang pernah dilakukannya saat dirinya menjabat sebagai presiden.Megawati menuturkan, saat menjabat presiden dirinya tidak mengizinkan hutan ditebang agar hutan di Indonesia dapat bernapas kembali sehingga lingkungan hidup terus bertambah baik…….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SELASA 16 JUNI 2009, HAL. 4

KEADILAN IKLIM : KRISIS AMBALAT DAN AGENDA KELAUTAN
Krisis Ambalat kembali mencuat ke permukaan, dipicu perbedaan persepsi antara Indonesia dan Malaysia. Dalam tiga tahun terakhir, terhitung sebanyak 100 kali tentara AL Malaysia memasuki wilayah perairan Ambalat. Potret krisis di Ambalat merupakan sinyal agar Indonesia memberi perhatian lebih dalam penyelesaian sengketa di perbatasan, terlebih setelah dampak perubahan iklim semakin serius…….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SELASA 16 JUNI 2009, HAL. 12

SUHU RIAU NAIK DRASTIS
Kenaikan suhu di wilayah Riau dan sekitarnya paling drastis dibandingkan dengan wilayah lain. Pada periode 1976-2006, suhu minimum pada malam hingga pagi hari naik dari 21,5 derajat Celsius menjadi 23,5 derajat Celsius atau naik 2 derajat Celsius dalam periode 30 tahun.Menurut Kepala Stasiun Meteorologi pada Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru Blucher Doloksaribu, kenaikan suhu ini dapat dipastikan akibat bertambahnya gas rumah kaca di atmosfer…….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SELASA 16 JUNI 2009, HAL. 13

Sumber :
KBUA Perpustakaan KLH