KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

LUMPUR GAS SERANG SEMENTARA AMAN
Sejumlah tim dari Badan Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral dua hari lalu turun ke lokasi semburan lumpur yang mengandung gas di Kampung Astana Agung, Desa Walikukun, Carenang, Serang, Banten. Berdasarkan penelitian sementara, gas dan semburan itu untuk sementara aman bagi warga.Karena semburan itu dinyatakan aman, saat ini air yang menyembur dari sumur tersebut dialirkan ke irigasi persawahan dan bisa dimanfaatkan untuk pengairan pertanian…..BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, RABU 24 JUNI 2009, HAL. A9

SEMBURAN LUMPUR DI SERANG: KONTRAKTOR PROYEK AKAN DIPERIKSA
Semburan lumpur dan gas metan di Kampung Astana Agung, Desa Walikukun, Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang, Banten, hingga kini terus terjadi. Kepolisian Daerah (Polda) Banten proaktif akan memanggil dan memeriksa pihak kontraktor yang mengerjakan proyek pengeboran di wilayah itu…BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SELASA, 23 JUNI 2009, HAL. 17

PERUBAHAN IKLIM PERLU AKSI NYATA
Ibarat dua orang yang sedang naik taksi, lalu turun dari taksi dan berdebat panjang, sementara argo di dalam taksi masih terus berjalan. inilah gambar yang terjadi selama negosiasi perubahan iklim yang berlangsung tiap tahun di United Nation Framework Convention on Climate Change (UNFCCC) atau Konferensi Internasional perubahan iklim. Negosiasi dan debat terus terjadi bahkan cenderung hanya political talk dan terancam deadlock. Sementara dampak perubahan iklim terus terjadi dan tak mungkin berhenti……BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, RABU 24 JUNI 2009, HAL. 25 

RTH KOTA BEKASI MENYUSUT
Jumlah luas ruang terbuka hijau (RTH) Kota Bekasi semakin menyusut, dari tahun 2007 lalu hingga saat ini, penyusutannya sudah mencapai 13,10 persen…BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SELASA, 23 JUNI 2009, HAL. 10

GAS LUMPUR DI SERANG TAK BAHAYA
Tim dari Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sudah berkali-kali meneliti semburan lumpur bercampur gas di Desa Walikukun, Kecamatan Cerenang, Kabupaten Serang, Provinsi Banten. Kesimpulannya, ESDM menyatakan tidak berbahaya, namun meminta masyarakat tidak menyalakan api di dekat lokasi semburan………BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, RABU 24 JUNI 2009, HAL. 14
 
LUMPUR LAPINDO : PULUHAN TITIK SEMBURAN GAS AKTIF KEMBALI
Sekitar 20 titik semburan gas Lumpur Lapindo yang semula berhenti kini aktif kembali. Menurut Kepala Divisi Gas BPLS Dodie Irmawan semburan gas yang berhenti mendadak aktif kembali namun volume semburan gas tidak sebesar waktu pertama kali muncul…….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 24 JUNI 2009, HAL. 22

KABUT ASAP : WAGUB RIAU AKUI SULIT ATASI KEBAKARAN
Wakil Gubernur Riau Mambang Mit yang juga Ketua Penanggulangan Kebakaran Lahan dan Hutan Riau mengaku kesulitan mengatasi bencana kabut asap di wilayahnya karena persoalan di lapangan terlalu banyak sehingga api sulit dipadamkan. Menurut Mambang Mit suhu udara di Riau sangat ekstrim pada musim panas sehingga puntung rokok yang dibuang dapat menyebabkan kebakaran…….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 24 JUNI 2009, HAL. 22 
 
LAUT SULUT TERANCAM
Wilayah Tokatindung yang peruntukannya adalah untuk wisata dan perkebunan terancam rusak jika Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi Sulawesi Utara terus tertunda. Saat ini sebuah perusahaan pertambangan multinasional telah melakukan kegiatan konstruksi di sana.Sejak 1998 permintaan izin pertambangan di kawasan itu ditolak rakyat. Sementara surat dari Menteri Negara Lingkungan Hidup pada 8 April 2008 berisi, pihaknya tak pernah menerbitkan Surat Keputusan Kelayakan Lingkungan bagi kegiatan pertambangan itu. Di sisi lain, Gubernur Sulut dalam surat 2 Februari 2007 menegaskan tidak menyetujui dokumen amdal perusahaan pertambangan tersebut …….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 24 JUNI 2009, HAL. 13

LINGKUNGAN : SEMBURAN LUMPUR SELAMA ENAM BULAN
Semburan lumpur berbau gas di Kampung Astana Agung, Desa Walikukun, Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang, Banten, diperkirakan akan berhenti sekitar enam bulan ke depan. Luberan lumpur juga tidak akan meluas seperti yang terjadi di Sidoarjo, Jawa Timur.Perkiraan itu disampaikan peneliti dari Badan Geologi Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral, Rum Budi.Perkiraan itu didasarkan pada kejadian semburan lumpur serupa di dekat Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang, yang muncul tahun 2003. Semburan lumpur di daerah itu menghilang begitu saja setelah sekitar enam bulan berlalu…….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 24 JUNI 2009, HAL. 1

Sumber:
Perpustakaan KLH