KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

SEGERA BENTUK KOMISI NASIONAL PERLINDUNGAN NASIONAL
Makin tingginya angka bencana ekologis di berbagai daerah yang melahirkan krisis berkepanjangan harus segera ditanggulangi. Penegakan hukum yang lemah harus ditegakan kembali dengan membentuk Komisi Nasional Perlindungan Nasional. Menurut Koordinator Jaringan Advokasi Tambang Siti Maemunah keberadaan KOMNAS Perlindungan Lingkungan harus memiliki wewenang yang sama dengan KPK………BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SELASA 14 JULI 2009, HAL. 18
 
PEMECAHAN PERSOALAN PERUBAHAN IKLIM
Salah satu aspek politik yang paling aneh dan merisaukan saat ini ini adalah kekacauan pengertian antara negosiasi dan pemecahan masalah. Menurut jadwal yang disepakati pada Desember 2007 pihak yang terlibat diberi waktu enam bulan untuk mencapai kesepakatan mengenai perubahan iklim di Kopenhagen. Namun dalam kenyataannya Pemerintah dari berbagai negara sekarang sibuk dalam negosiasi tapi tidak dalam upaya memecahkan peroslan……….BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, RABU 15 JULI 2009, HAL. A10
 
SI PELINDUNG KIAN TERGERUS
Bekantan yang menjadi maskot daerah Kalimantan Selatan memang terkenal binatang pemalu. Untuk melihat dan mengambil gambarnya perlu kesabaran. Kondisi Pulau Bakut sendiri kini cukup memperihatinkan. Berbagai jenis pohon bakau yang dulu tumbuh di sana sudah rusak. Padahal, kawasan tersebut merupakan habitat berbagai jenis flora dari kelompok burung dan kera, termasuk bekantan ……….BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, RABU 15 JULI 2009, HAL. 7
 
ASAP BERPOTENSI KEPUNG MALAYSIA DAN SINGAPURA
Kebakaran Lahan di Sumatra telah mengakibatkan munculnya 228 titik api (hot spot) yang tersebar di tujuh provinsi. Kapala Seksi Observasi Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru Yohanes Drajat Bintoro mengatakan kabut asap pekat yang menumpuk di Pulau Sumatra bergerak mengarah ke negeri jiran, Malaysia dan Singapura……….BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, RABU 15 JULI 2009, HAL. 8
 
6.000 HEKTARE HUTAN RIAU TERBAKAR
Dinas kehutanan (Dishut) Riau menyatakan, selama Juli 2009 hutan seluas 6.000 hektare di provinsi ini terbakar. "Sejak 1 Juli hingga hari ini (Selasa-Red), hutan di Provinsi Riau yang terbakar seluas 6.000 hektare, kata Kepala seksi kebakaran Hutan dan Lahan Dinas kehutanan Riau, Said Nurjaya, di Pekanbaru, Selasa (14/7)………BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, RABU 15 JULI 2009, HAL. 7
 
RUMAH WARGA AMBLES
Rumah Okky Andriyanto (55), warga RT 3 RW 1, Desa Siring, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (14/7), ambles sedalam 6 meter sehingga roboh. Selain itu, ada 20 rumah warga sekitar yang dindingnya retak dan berpotensi untuk roboh.Amblesnya rumah diduga akibat semburan lumpur di rumah Okky yang keluar sejak 26 Juni sehingga terjadi rongga di bawah permukaan tanah. Hal itu dikemukakan Kepala Divisi Gas pada Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) Dodie Irmawan……..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 15 JULI 2009, HAL. 22
 
LINGKUNGAN : ATASI SEDIMENTASI PETANI DISEKOLAHKAN
Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, akan menyelenggarakan sekolah lapangan bagi para petani di pinggir daerah aliran sungai yang menuju Bendungan Mrica. Ini merupakan upaya mendidik petani agar ramah lingkungan dan mencegah erosi yang merupakan penyebab utama sedimentasi yang kian parah di Bendungan Mrica………BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 15 JULI 2009, HAL. 22
 
WALHI MINTA KLH TINJAU ULANG KALPATARU
Wahana Lingkungan Hidup Indonesia wilayah Riau mengecam keras perusakan hutan alam di Desa Buluhcina, Kecamatan Siak Hulu Kampar, Riau, yang dilakukan atas izin ninik mamak selaku peraih anugerah pelestarian lingkungan hidup, Kalpataru 2009. Walhi meminta Kementerian Lingkungan Hidup, lembaga pemberi anugerah, meninjau ulang pemberian Kalpataru………BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 15 JULI 2009, HAL. 23
 
WASPADAI KANTONG PLASTIK HITAM : BERBAHAYA BAGI KESEHATAN
Kantong plastik kresek berwarna, terutama hitam, kebanyakan merupakan produk daur ulang. Karena itu, konsumen diharapkan berhati-hati dan tidak menggunakan kantong plastik kresek tersebut untuk mewadahi makanan. Dalam proses daur ulang tersebut, juga ditambahkan berbagai bahan kimia yang menambah dampak bahaya bagi kesehatan. Disarankan agar masyarakat tidak menggunakan kantong plastik kresek warna hitam atau daur ulang tersebut untuk mewadahi langsung makanan siap santap……BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 15 JULI 2009, HAL. 13
 
RUU LINGKUNGAN : PPNS BOLEH MENAHAN PELANGGAR LINGKUNGAN
Pembahasan Rancangan Undang-Undang Pengelolaan Lingkungan Hidup salah satunya memberi kewenangan kuat kepada penyidik pegawai negeri sipil. Wewenangnya mulai dari memeriksa kebenaran laporan, dokumen, hingga menangkap dan menahan pelanggar lingkungan. Namun, permulaan dan hasil penyidikan harus dilaporkan kepada penyidik kepolisian.Menurut Sekretaris Meneg LH Arief Yuwono, pihaknya tidak mengambil kewenangan polisi. Hanya koordinasinya diperkuat. Sebelumnya, Meneg LH Rachmat Witoelar juga mengungkapkan harapannya tentang penambahan wewenang PPNS……..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 15 JULI 2009, HAL, 13 
 
MENEG LH : HENTIKAN PENAMBANGAN
Kementerian Negara Lingkungan Hidup akan merekomendasikan penghentian sementara pembukaan tambang emas di Batugosok, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Rekomendasi itu atas dasar pemantauan tim di lapangan pekan lalu.Ada beberapa alasan mendasar pertimbangan Kementerian Negara Lingkungan Hidup, di antaranya pembukaan itu menyalahi tata ruang peruntukan kawasan pariwisata dan berpotensi memunculkan konflik horizontal. Rencana pembangunan jangka menengah kabupaten juga mengarahkan kawasan Batugosok sebagai kawasan pariwisata………BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 15 JULI 2009, HAL, 1 

Sumber :
KBUA Perpustakaan KLH