KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

 
FOKUS DISEKITAR BANDARA : INSENTIF BAGI PENANGKAP PEMBAKAR HUTAN
Penanganan asap yang menyelimuti Kota Pontianak, Kalimantan Barat, kini difokuskan pada pencegahan kebakaran lahan di sekitar Bandara Supadio. Selain meminimalkan gangguan asap terhadap aktivitas bandara, juga untuk menekan memburuknya kualitas udara.Menurut Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Badan Lingkungan Hidup Kalbar Wuyi Bardini, pembakaran lahan di sekitar Kota Pontianak banyak yang tidak terpantau satelit sebagai titik panas karena tidak begitu luas……..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, JUMAT 24 JULI 2009, HAL. 23
 
AIR LAUT NAIK, 200 ORANG MENGUNGSI
Sekitar 200 orang di Kelurahan Tanjung, Kecamatan Ende Selatan, Kabupaten Ende, Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur, Kamis (23/7), mengungsi karena rumah terendam air laut setinggi lutut orang dewasa saat pasang.Pada pukul 10.00 Wita, gelombang laut makin tinggi dan mengempas sejauh lebih kurang 50 meter dari bibir pantai. Sebanyak 50 rumah di Kelurahan Tanjung terkena empasan gelombang………BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, JUMAT 24 JULI 2009, HAL. 23
 
2009, JATENG TARGETKAN TANAM 40 JUTA POHON
Dinas Kehutanan Jawa Tengah (Jateng) menargetkan dapat menanam sebanyak 40 juta pohon sampai akhir tahun ini, sebagai wujud pelaksanaan program One Man One Tree (Satu Orang, Satu Pohon) yang dicanangkan pemerintah…BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, JUMAT, 24 JULI 2009, HAL. 13
 
BERJALAN TUJUH KILOMETER UNTUK MENDAPATKAN AIR BERSIH
Dampak El Nino atau perubahan temperatur permukaan air secara fluktuatif di timur Samudra Pasifik mulai dirasakan masyarakat. Sumber mata air tradisional mulai mengering, bahkan permukaan air tanah mulai menurun. Sumur bor berjarak 20 meter sudah tidak mampu menarik air, danau-danau mengering dan hujan yang tak kunjung turun…BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, JUMAT, 24 JULI 2009, HAL. 13
 
KRISIS AIR BERSIH DI DELI SERDANG: PEMERINTAH BELUM MERESPONS
Pemerintah belum juga merespon keluhan masyarakat Desa Lau Mulgap dan Timbang Lawan, Kecamatan Namorambe, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut), untuk mengatasi kesulitan masyarakat dalam mendapatkan air bersih…BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, JUMAT, 24 JULI 2009, HAL. 13
 
MATA AIR BRANTAS MATI
Puluhan sumber mata air di Sungai Brantas, Jawa Timur, mengering, bahkan mati, akibat perusakan hutan secara besar-besaran. Kondisi itu mengancam kelangsungan kehidupan makhluk hidup, termasuk manusia, beserta kegiatan perekonomian di sepanjang aliran sungai.Menurut Direktur Lembaga Swadaya Masyarakat Ecoton Prigi, Arisandi, dari 111 sumber mata air Sungai Brantas, saat ini tinggal 50 sumber mata ai………BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, JUMAT 24 JULI 2009, HAL. 22
 
HUTAN REGISTER 40 SEGERA DIEKSEKUSI
Kawasan hutan register 40 yang di kuasai Koprasi Perkebunan Kelapa Sawit (KPKS) Bukit Harapan, PT Torganda, dan PT Torus Ganda milik DL Sitorus akan segera dieksekusi. " Kejati Sumut dalam waktu dekat akan bertemu Jaksa Agung, Kapolri, dan Menteri Kehutanan di jakarta untuk membahas pelaksanaan eksekusi," tutur Kepala Kejati Sumut Sutiyono, kemarin……….BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, JUMAT 24 JULI 2009, HAL. 14
  
PEMURNIAN KOMODO HARUS DIHABITAT ASLI
Surat keputusan Menteri Kehutanan yang membolehkan diambilnya 10 ekor komodo dari habitatnya harus dicabut. Jika komodo diambil dari habitatnya, daerah di Nusa Tenggara Timur itu akan dirugikan secara ekonomi.Pemerintah pusat dalam mengambil kebijakan seharusnya juga mempertimbangkan kepentingan daerah. Menurut anggota DPR RI Cyprianus Aoer, surat keputusan itu secara tak langsung akan memiskinkan masyarakat Flores karena suatu saat nanti daerah itu akan kehilangan keunggulan sebagai daerah endemik komodo…..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, JUMAT 24 JULI 2009, HAL. 13

BELASAN GAJAH HENGKANG DARI TNBBS
Untuk yang ketiga kalinya, belasan gajah Sumatra liar hengkang dari habitatnya di hutan kawasan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS), menuju perkampungan warga di Bengkunat Belimbing, Kabupaten Lampung Barat, Provinsi Lampung. Gajah tersebut merusak tanam tumbuh dan pondokan warga……….BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, JUMAT 24 JULI 2009, HAL. 7 

Sumber:
Perpustakaan KLH