KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

ASAP KIAN PEKAT, SEKOLAH DILIBURKAN
Kabut
asap yang kian pekat di sejumlah kawasan di Provinsi Riau membuat
pengelola lembaga pendidikan terutama taman kanak-kanak dan sekolah
dasar, meliburkan siswanya. Hingga kemarin, sekolah yang libur mencakup
Kabupaten Siak, Kabupaten Indragiri Hulu dan Kota Dumai.
"(Kebijakan) meliburkan sekolah ini diambil sejak selasa hingga batas
waktu yang tidak di tentukan, tergantung tingkat kepekatan kabut," kata
Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Kabupaten Siak Hendrisan
kemarin……….BACA SELENKAPNYA, TEMPO, KAMIS 6 AGUSTUS 2009, HAL. A8
INVESTOR BERUPAYA PINDAHKAN KOMODO DARI NTT KE BALI
Analisis
Masyarakat Anti Tambang Nusa Tenggara Timur (NTT) mensinyalir, ada
upaya sistematis dari beberapa pihak untuk menghilangkan komodo
(Varanus komodiensis) dari bumi NTT. Upaya sistematis itu mulai
dirasakan dengan adanya kebijakan dari Departemen Kehutanan yang akan
memindahkan 10 ekor komodo dengan alasan penangkaran ke Pulau
Bali……..BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, RABU 5 AGUSTUS 2009,
HAL. 6
WARGA KONSUMSI AIR KOTOR
SEBAGIAN
warga di lima desa di kabupaten pamengkasan, jawa timur, terpaksa
menggunakan air sungai untuk keperluan masak dan cuci. sumur – sumur
yang selama ini menjadi andalan mereka dalam memenuhi kebutuhan air
bersih sudah tidak memiliki persediaan air.
enam desa iti antara lain desa jarin, pademawu barat, dan konang di
kecamatan pademawu serta desa candi burung dan campor di kecamatan
proppo……….BACA SELENGKAPNYA,MEDIA INDONESIA,KAMIS 6 AGUSTUS
2009,HAL. 8
KEMENTERIAN NEGARA LINGKUNGAN HIDUP
Kementerian
Negara Lingkungan Hidup menyiapkan gugatan hukum terhadap perusahaan
perkebunan terkait pembakaran hutan di sumatera. "Sudah ada penyidik
untuk kasus kebakaran lahan awal tahun 2009 itu. Mudah-mudahan segera
masuk pengadilan," kata Deputi IV Menteri Negara Lingkungan Hidup
Bidang Penataan Lingkungan Ilyas Asaad di Jakarta, Rabu (5/8). Kini,
tim Kementerian Negara LH juga masih berada di sumatera untuk memantau
kebakaran lahan yang sedang terjadi………BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS,
KAMIS 6 AGUSTUS 2009, HAL. 13
MANGGALA AGNI JAMBI KEWALAHANPADAMKAN API
Di
Provinsi Jambi, tim pemadam Manggala Agni semakin kewalahan memadamkan
api di lahan gambut penyangga Taman Nasional Bukit Tiga Puluh di
Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Kebakaran makin meluas menjadi lebih
dari 200 hektar dibandingkan sehari sebelumnya yang masih 25
hektar.Menurut Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jambi
Didy Wurjanto kebakaran telah berlangsung hampir sepekan lamanya.
Bukannya padam, api malah terus meluas…..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS,
KAMIS 6 AGUSTUS 2009, HAL. 22
KOTA PALANGKARAYA DISELIMUTI ASAP
Kabut
asap akibat maraknya pembakaran lahan menyelimuti kota palangkaraya dan
kabupaten katingan (berbatasan dengan palangkaraya).
dari pantauan papan monitor indeks standar pencemar udara (ISPU) yang
berada di bundaran besar atau bersebelahan lahan dengan rumah jabatan
gubernur kalteng, kemarin pagi, kualitas udara memburuk……….BACA
SELENGKAPNYA,MEDIA INDONESIA,KAMIS 6 AGUSTUS 2009,HAL. 7
ASAP BIKIN 22 WARGA DIRAWAT
Sebanyak
22 warga Pontianak terpaksa dirawat di Rumah Sakit setempat yang diduga
akibat kabut asap yang melanda kawasan iyu dalam sepekan terakhir.
Dokter Spesialis Paru-paru Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soedarso
Pontianak, dr Abdul Salam, mengatkan, dalam dua pekan ini pihaknya
telah merawat sekitar 22 pasien asma akibat asap kabut yang melanda
Kota Pontianak. "Rata-rata pasien asma yang dirawat mengalami gangguan
pernapasan akibat kabut asap yang melanda Kota Pontianak dan sekitarnya
sejak dua pekan terakhir,"kata Abdul Salam, Rabu (5/8)……….BACA
SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, KAMIS 6 AGUSTUS 2009, HAL. 5

Sumber: Perpustakaan KLH