KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA


MENTERI
RACHMAT SINERGIKAN AKTIVITAS LINGKUNGAN

Pemerintah terus memantapkan langkah pemberdayaan
masyarakat dalam pelestarian lingkungan hidup sehingga diharapkan terjadi
perbaikan yang signifikan terhadap kualitas lingkungan. Menurut Menteri Negara
Lingkungan Hidup Rachmat Witoelar ketika membukan Rapat Koordinasi Nasional
Komunikasi Nasional dan Pemberdayaan Masyarakat, umat manusia kini dihadapi
dengan dua krisis yakni ekonomi global dan krisis lingkungan hidup………BACA
SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, SELASA 11 AGUSTUS 2009, HAL. B5

UPAYA
MENGATASI PERUBAHAN IKLIM

Tidak ada yang membantah bahwa cina sekarang adalah
suatu global power. seiring dengan global power ini, terletak pula di pundaknya
tanggung jawab global, tanpa cina, tidak bakal tercapai suatu kerangka iklim
global tahun ini. Tapi, bersama cina, ada kemungkinan besar tercapainya
kesepakatan di kopenhagen……….BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, SELASA 11
AGUSTUS 2009, HAL. A10

TPDI PROTES PEMINDAHAN KOMODO

Surat keputusan Menteri Kehutanan tertanggal 13 Mei
2009 mengenai pemberian izin menangkap biawak Komodo untuk dipindahkan ke Taman
Safari, Bali, terus menuai protes masyarakat. Tim Pembela Demokrasi Indonesia
(TPDI) dalam surat kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan protes
keras kepada pemerintah dengan adanya surat itu……….BACA SELENGKAPNYA,
MEDIA INDONESIA, SELASA 11 AGUSTUS 2009, HAL 8

SELANDIA BARU MENARGETKAN PENURUNAN EMISI HINGGA 20 %

MENJELANG konferensi perubahan iklim yang akan di
gelar di Copenhagen, denmark, penghujung tahun ini, sejumlah negara mulai
menyuarakan nada positif dalam gerakan lingkunga……….BACA SELENGKAPNYA,
MEDIA INDONESIA, SELASA 11 AGUSTUS 2009, HAL. 2

RATUSAN HEKTAR SAWAH DI ROKAN HULU
POSO

PONTIANAK – sedikitnya 500 hektar tanaman padi sawah
tadah hujan di kabupaten Rokan Hulu ( Rohul ), provinsi riau,, mengalami puso
karena mengalami kekeringan pada musim kemarau tahun ini.BACA SELENGKAPNYA,
REPUBLIKA, SELASA 11 AGUSTUS 2009, HAL. 6

CEMARI SUNGAI 13 PABRIK DISEGEL

Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD)
Kabupaten Tangerang menghentikan sementara aktivitas 13 industri di sepanjang
bantaran sungai Cisadane dan sungai Cidurian. Kegiatan industri dihentikan
karena pabrik-pabrik tersebut ditengarai mencemarkan lingkungan dan tak punya
izin Upaya Kelolaan Lingkungan dan Upaya Pemantauan Lingkungan………BACA
SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, SELASA 11 AGUSTUS 2009, HAL. B3

KEBAKARAN LAHAN GAMBUT MELUAS

Kebakaran lahan dan hutan di Propinsi Jambi dalam tiga
terakhir kian meluas bahkan area yang terbakar mencapai 300 hektar, padahal
sehari sebelumnya sekitar 250 hektar. Menurut Kepala Balai Konservasi Sumber
Daya Alam Didy Wuryanto kebakaran disebabkan oleh unsur kesengajaan yang
dilakukan perusahaan perkebunan kelapa sawit………BACA SELENGKAPNYA, KORAN
TEMPO, SELASA 11 AGUSTUS 2009, HAL. A7

SP3 LUMPUR LAPINDO : WALHI SIAP BERIKAN BUKTI BARU

Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Jawa Timur
menyatakan siap memberikan bukti baru terkait dengan Surat Penghentian
Penyidikan (SP3) kasus hukum lumpur Lapindo di Porong Sidoarjo. Oleh karena itu
mereka mendesak kepolisian daerah setempat mencabut surat
tersebut……….BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, SELASA 11 AGUSTUS 2009, HAL.
A8

DPRD : DESAK PENERAPAN PAJAK BARU AIR TANAH

DPRD DKI Jakarta mendesak Pemerintah Provinsi DKI
segera menerapkan pajak air tanah dalam yang sudah ditetapkan. Penundaan
penerapan tarif pajak baru membuat kondisi lingkungan di Jakarta akan semakin
rusak. Menurut Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Dani Anwar, tarif pajak air tanah
dalam yang jauh lebih murah daripada tarif air bersih dari PAM Jaya membuat
peyedotan air tanah dilakukan secara berlebihan……….BACA SELENGKAPNYA,
KOMPAS, SELASA 11 AGUSTUS 2009, HAL. 26

PULUHAN HEKTAR HUTAN TERBAKAR

Puluhan hektar lahan hutan di sekeliling Danau Laut
Tawar, Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam, terbakar.
Kebakaran yang terjadi sepekan terakhir diduga akibat kelalaian manusia. Cuaca
yang kering mendukung meluasnya kebakaran tersebut.Lahan yang terbakar sebagian
besar adalah hutan pinus dan ilalang. Kondisi lahan yang kering, minimnya
peralatan pemadaman, dan sulitnya menjangkau area yang terbakar menghambat
pemadaman……….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SELASA 11 AGUSTUS 2009, HAL. 22

Sumber:
Perpustakaan KLH