KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

WASWAS MENGHADAPI EL NINO
Tamu itu datang empat tahun sekali. Publik Indonesia mungkin masih sangat mengingat kedatangannya yang paling berkesan pada tahu 1997 silam. Ketika itu dia datang membawa asap kebakaran hutan, kelaparan, gagal panen, kecelakaan transportasi, serta kenaikan harga bahan pangan yang bersamaan dengan dimulainya krisis ekonomi yang di perburuk oleh ketidak siapan pemerintah. El Nino namanya, gelombag udara panas yang mengakibatkan kemarau di kawasan ekuator………BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, RABU 19 AGUSTUS 2009, HAL. 25

ENERGI LISTRIK DARI BIOGAS
Berjarak 20 km dari Bandung, Desa Girimekar, Kecamatan Cilengkrang, masih mencatatkan kurang dari 50 persen warganya yang telah bisa menikmati listrik. Upaya mengatasi Masalah ini telah ada. Di sana, Pusat Penelitian Tenaga Listrik dan Mekatronik (Telimek) Lembaga ilmu pengetahuan Indonesia (LIPI), mengembangkan bioelektrik atau sumber energi listrik yang berasal dari limbah organik. Tujuannya, agar warga yang masih belum terjangkau listrik memiliki alternatif, sekaligus mendapatkan energi ramah lingkungan…………BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, RABU 19 AGUSTUS 2009, HAL. 24

POLRI SIAP DIGUGAT PRAPERADILAN KASUS LAPINDO
Dikeluarkannya Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) dalam kasus Lapindo oleh Kepolisian Daerah Jawa Timur mendapat dukungan Markas Besar Kepolisian RI. Kalau ada pihak yang berkeberatan atas dikeluarkannya surat tersebut, pihak Markas Besar Kepolisian RI mempersilahkan untuk melayangkan gugatan praperadilan…….BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, RABU 19 AGUSTUS 2009, HAL. A5

MENTERI LINGKUNGAN : LUMPUR LAPINDO BUKAN BENCANA ALAM
Menteri Lingkungan Hidup Rachmat Witoelar mengatakan Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) belum memutuskan status akhir semburan lumpur Lapindo. Namun sebagai anggota BPLS Menteri Lingkungan Hidup Rachmat Witoelar tetap berpendapat penyebab semburan itu bukan bencana alam………BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, RABU 19 AGUSTUS 2009, HAL. A3

Sumber:
Perpustakaan KLH