KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

EKSPLOITASI HUTAN LINDUNG
[ JAKARTA ] Gerakan Masyarakat Anti Tambang ( Geram ) di Labuhan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur ( NTT ), melaporkan Bupati Manggarai Barat Wilfridus Fidelis Pranda dan PT Sejahtera Prima Nusa Mining ke Polisi Resor Manggrai Barat di Labuan Bajo, Flores, NTT, Selasa ( 18/8 ). Pasalnya, Bupati Pranda memberi izin kepada PT Seajahtera Prima Nusa Mining untuk eksplorasi tambang di hutan lindung Tebedo, Kecamatan Boleng, Kabupaten Manggarai Barat………..BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, KAMIS 20 AGUSTUS 2009, HAL. 6
 
HARUS SERIUS KELOLA LIMBAH BAHAN BERBAHAYA
JAKARTA-Sebagai daerah yang mempunyai pantai sepanjang kurang lebih 32 kilometer sekaligus objek wisata, Jkarta utara perlu serius mengelola limbah bahan berbahaya dan beracun ( B3 ) yang kerap disebabkan oleh industri………..BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, KAMIS 20 AGUSTUS 2009, HAL. 16
 
POLISI TANGKAP PEMBALAK LIAR
Polres Bireuen, Aceh, menyita delapan ton kayu hasil pembalakan liar di kawasan Desa Jaba, Kecamatan Peudada. Kayu berbagai jenis itu telah diolah menjadi bermacam ukuran dan bentuk oleh pemiliknya. Pelaku menggunakan modus baru untuk membabat hutan. Alat pengangkut yang sebelumnya menggunakan mobil jenis kingkong, sekarang diubah dengan ditarik kerbau……….BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, KAMIS 20 AGUSTUS 2009, HAL. 8
 
GUBERNUR BALI TOLAK EKSPLOITASI BUYAN
Gubernur Bali Made Mangku Pastika mendesak agar proyek eksploitasi Danau Buyan di Desa Pancasari, Kabupaten Buleleng, segera dihentikan. Gubernur sudah melayangkan surat ke Menteri Kehutanan untuk merekomendasikan penghentian pengelolaan kawasan wisata Dasong di Danau Buyan……….BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, KAMIS 20 AGUSTUS 2009, HAL. 8
 
LAHAN KRITIS DI KALIMANTAN MELUAS
Lahan kritis di Kalimantan Timur pada akhir tahun lalu mencapai dari luas daratan provinsi itu atau sekitar 19 hektare. Jumlah lahan kritis belum termasuk lahan yang rusak akibat aktivitas tambang batu bara………. BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, KAMIS, 20 AGUSTUS 2009, HAL. A8
 
HUJAN REDAKAN KEBAKARAN LAHAN
PALANGKARAYA-Penyemaian hujan buatan yang dilakukan sejak empat hari terakhir ini telah berhasil meredakan titik – api kebakaran hutan dan lahan di kalimantan Tengah ( kalteng )………..BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, KAMIS 20 AGUSTUS 2009, HAL. 6
    
KERACUNAN AIR KALI EMPAT WARGA TEWAS
Akibat keracunan air Sungai Cikalong, empat warga Desa Curug, Kecamatan Cibaliung, Kabupaten Pandeglang, Banten, meninggal dunia. Puluhan warga lainnya menderita diare dan dirawat seadanya.Diduga keracunan yang dialami warga terjadi setelah mereka mengonsumsi air Sungai Cikalong karena para korban merupakan warga yang tempat tinggalnya dilintasi sungai tersebut. Seperti Kampung Curug, Cisuren Girang, Cisuren Hilir, Babakan Kembang, Curik, dan Kampung Bihbul………BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, KAMIS 20 AGUSTUS 2009, HAL. 6
 
TUJUH WADUK KERING
Tujuh waduk kecil di Jawa Tengah mengering dan tujuh waduk lain kritis pada minggu kedua Agustus 2009. Dampaknya, seluas 6.308,5 hektar lahan pertanian mengalami kekeringan dan 1.835 hektar lahan pertanian gagal panen, bahkan ada yang puso.Menurut Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air Provinsi Jateng Suryono Suripno tujuh waduk yang mengering adalah Waduk Tempuran di Kabupaten Blora; Waduk Plumbon, Waduk Nawangan dan Waduk Ngancar di Kabupaten Wonogiri………BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, KAMIS 20 AGUSTUS 2009, HAL. 23
 
GEMPA BUMI : SEBAGIAN WARGA SIBERUT MENGUNGSI PADA MALAM HARI
Sebagian warga di Pulau Siberut mengungsi ke daerah perbukitan pada malam hari karena gempa terus mengguncang pulau ini sejak Minggu sampai Rabu (19/8). Sepanjang hari Rabu hingga pukul 18.00, tercatat tiga gempa berkekuatan di atas 5 skala Richter.Gempa besar pertama, Minggu, berkekuatan 6,9 skala Richter berpusat di tenggara Siberut.Wakil Bupati Kepulauan Mentawai Yudas Sabaggalet mengatakan, gempa terasa di Pulau Siberut dan Pulau Sipora……….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, KAMIS 20 AGUSTUS 2009, HAL. 23
 
42 DESA DI KABUPATEN MERANGIN MENOLAK RENCANA HTI
Masyarakat 42 desa di 5 kecamatan, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi, menolak rencana izin hutan tanaman industri 118.955 hektar ke wilayah mereka yang berbatasan langsung dengan Taman Nasional Kerinci Seblat. Mereka khawatir pembukaan HTI akan mengakibatkan matinya puluhan pembangkit listrik tenaga mikrohidro yang memanfaatkan sungai-sungai setempat……….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, KAMIS 20 AGUSTUS 2009, HAL. 23

Sumber:
Perpustakaan KLH