KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

PENGHARGAAN KALPATARU UNTUK RIAU DICABUT
Pemerintah melalui Kementerian Negara Lingkungan Hidup, secara resmi mencabut penghargaan Kalpataru untuk masyarakat adat Ninik Mamak Negeri Enam Tanjung, Riau.Menurut Deputi Kementerian Lingkungan Hidup Bidang Komunikasi dan Pemberdayaan Masyarakat, Hendry Bastaman, pencabutan penghargaan itu diputuskan, setelah salah seorang anggota Ninik Mamak Negeri Enam Tanjung, DM, yang menerima hadiah Kalpataru di Istana Negara, Mei lalu, mengizinkan pembukaan hutan adat di Desa Buluhcina, Kabupaten Kampar, Riau………BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, RABU 2 SEPTEMBER 2009, HAL. 6
  
PULUHAN TEWAS, RIBUAN RUMAH RUSAK
Hingga menjelang tengah malam tadi, pemerintah masih mengumpulkan data korban jiwa dan luka-luka serta kerugian materiil lain akibat gempa bumi yang berpusat di barat daya Tasikmalaya. Gempa susulan juga masih terjadi beberapa kali, dengan kekuatan lebih kecil dari gempa pertama yang mengguncang sekitar pukul 14.55 WIB sebesar 7,3 pada skala Richter…BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, KAMIS, 3 SEPTEMBER 2009, HAL. A2
  
GAS TAWA ANCAM OZON
Para ilmuan mendorong adanya kendali lebih ketat terhadap emisi nitro oksida yang disebut sebagai gas tawa. Berdasarkan riset mereka, Zat tersebut kelak memiliki potensi lebih berbahaya terhadap ozon dibandingkan chlorofluorocarbon (CFC) yang penggunaannya di larang sejak 1980-an. Ravishankara mengatakan, lapisan ozon melindungi manusia , hewan, dan tumbuhan dari terpaan radiasi ultraviolet dari matahari. menipisnya lapisan ozon, ungkapnya, bisa menyebabkan kerusakan pada tanaman, kehidupan satwa air, dan pastinya manusia, karena bisa menyebabkan kanker kulit……….BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, KAMIS 3 SEPTEMBER 2009, HAL. 20
  
PENGHARGAAN KALPATARU NINIK MAMAK KAMPAR DICABUT
Untuk pertama kali dalam sejarah Indonesia, anugerah tertinggi bidang lingkungan hidup, Kalpataru, yang telah diberikan kepada Ninik Mamak Negeri Enam Tanjung, Buluhcina, Kabupaten Kampar, Riau, dicabut pemerintah. Ninik mamak yang semula dinilai menjadi pelopor ternyata menyalahi ketentuan pelestarian lingkungan hidup.Menurut Menteri Negara Lingkungan Hidup Rachmat Witoelar , pihaknya sudah berkirim surat kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan menjelaskan kasus yang terjadi……..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, KAMIS 3 SEPTEMBER 2009, HAL. 24
  
HUTAN : DUNIA KOMPAK PROMOSIKAN KAYU LEGAL
Negara-negara di seluruh dunia kini terus mempromosikan perdagangan kayu legal. Perdagangan produk kehutanan ilegal telah merendahkan nilai ekonomi hutan dan melemahkan upaya pemberantasan pembalakan liar yang gencar selama ini……..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, KAMIS 3 SEPTEMBER 2009, HAL. 17
   
PEMANTAU TSUNAMI TIDAK BERFUNGSI
Sejumlah teknologi menggunakan buoy pemantau tsunami di laut yang dipasang pascagempa dan tsunami di Aceh akhir 2004 lalu hingga sekarang tidak berfungsi. Buoy itu rusak terkena badai dan sebagian lagi kelengkapan peralatannya hilang, dikhawatirkan karena dicuri.Peringatan dini terhadap tsunami akibat gempa bumi sampai saat ini hanya berdasarkan data kegempaan, bukan pemantauan perilaku laut……..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, KAMIS 3 SEPTEMBER 2009, HAL. 13
  
PASCAGEMPA TASIKMALAYA BAWA DUA KEMUNGKINAN

Pusat gempa dari gempa berskala 7,3 skala Richter di Tasikmalaya, Rabu (2/9) pada pukul 14.55 WIB, berada di utara episentrum gempa Pangandaran tahun 2006. Gempa ini berdampak bagi segmen kegempaan di Selat Sunda, yang menyebabkan gempa 8,6 SR pada tahun 1908.Menurut Direktur Pusat Teknologi Sumber Daya Mineral Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi Yusuf Surachman dengan munculnya gempa Tasikmalaya, ada dua kemungkinan yang dapat terjadi. Pertama, gempa tersebut mengusik mekanisme kegempaan di Selat Sunda hingga akan mengakibatkan gempa dahsyat berskala sekitar 8 SR……..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, KAMIS 3 SEPTEMBER 2009, HAL. 13
  
RIBUAN HEKTAR HUTAN TERBAKAR
Ribuan hektare kawasan hutan di Kalimantan Barat hangus selama musim kemarau tahun ini. Aktivitas warga yang bermukim dan membuka lahan pertanian di dalam dan di sekitar kawasan tersebut di tuding sebagai penyebabnya. Kepala Bidang Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam Dinas Kehutanan (Dishut) Kalbar Sunarno mengatakan areal hutan yang terbakar itu meliputi kawasan hutan produksi, hutan produksi yang dapat dikonversi, dan hutan lindung serta taman nasional………….BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, KAMIS 3 SEPTEMBER 2009, HAL. 6
  
GEMPA 7,3 SR GUNCANG JAWA 35 TEWAS, RATUSAN RUMAH RUSAK
Gempa bumi kembali mengguncang. Gempa tektonik berkekuatan 7,3 pada skala Richter (SR) di laut selatan Jawa Barat yang terjadi sekitar pukul 14.55 WIB itu menewaskan sedikitnya 35 orang, 422 luka, 40 orang hilang, dan 100-an warga mengungsi. Selain itu, ratusan rumah dan gedung rusak. Gempa yang berpotensi tsunami ini terjadi 142 kilometer barat daya Tasikmalaya dengan kedalaman 30 kilometer. hingga tadi malam,………….BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, KAMIS 3 SEPTEMBER 2009, HAL. 1…BERITA TERKAIT, ………….BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, KAMIS 3 SEPTEMBER 2009, HAL. 1
  
ANUGERAH KALPATARU DI RIAU DICABUT
Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) mencabut penghargaan kalpataru yang di berikan Ninik Mamak Negeri Enam Tanjung, Desa Buluh Cina, Kecamatan Siak Hulu. Alasannya, Para Penerima penghargaan tersebut telah melakukan perusakan lingkungan. Kepala Subbidang Kemitraan Deputi V KLH Jonny Purba, yang membidangi Kalpataru, mengatakan pencabutan itu merupakan yang pertama kali sejak pemberian penghargaan untuk pelestarian lingkungan tersebut digelar pada 1980………….BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, KAMIS 3 SEPTEMBER 2009, HAL. 6, BERITA TERKAIT, KORAN TEMPO, KAMIS, 3 SEPTEMBER 2009, HAL. A7

Sumber:
Perpustakaan "Emil Salim"
Kementerian Negara Lingkungan