KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA


USAI LEBARAN
SAMPAH MENUMPUK : TUMPUKAN SAMPAH DIJALAN MENIMBULKAN BAU TAK SEDAP

Pada hari ketiga lebaran sampah
tampak berserakan di tempat-tempat publik Jakarta Utara. Diantaranya sampah
berserakan di pasar, pinggiran jalan raya dan tempat rekreasi. Berdasarkan
pantuan sampah di sekitar pasar Ular menumpuk dan onggokan sampah juga terlihat
di tempat rekreasi pantai publik Marunda Cilincing …….BACA SELENGKAPNYA,
REPUBLIKA, KAMIS 24 SEPTEMBER 2009, HAL. 9

KALIMANTAN SELATAN DIKEPUNG KEBAKARAN HUTAN

Sejak hari pertama Hari Raya Idhul
Fitri 1430 H wilayah Kalimantan Selatan dikepung titik. Penyebabnya adalah
kebakaran lahan dan hutan sehingga sebagian wilayah Kalimantan Selatan
diselimuti kabut asap yang cukup tebal. Titik api terbanyak terdapat di jalan
lingkar selatan kota Banjarbaru…….BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, KAMIS 24
SEPTEMBER 2009, HAL. 3

SANGU BAGI NEGOSIASI PERUBAHAN IKLIM

Pekan ini presiden Susilo Bambang
Yudhoyono menghadiri pertemuan negara-negara kelompok 20 di Pittsburgh dan
salah satu isu yang akan disinggung para kepala negara adalah persiapan
konferensi PBB tentang perubahan iklim di Kopenhagen. Konferensi di Kopenhagen
jadi penting guna merumuskan kesepakatan baru setelah berakhirnya Protokol
Kyoto pada 2012……..BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, KAMIS 24 SEPTEMBER 2009,
HAL. B4

KEBAKARAN LAHAN : KALSEL-KALTENG DISERBU ASAP PEKAT KEBAKARAN

Sebagian masyarakat di wilayah
Provinsi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah terpaksa merayakan hari
Lebaran pada Minggu hingga Selasa (22/9) dengan menghirup udara tidak sehat.
Buruknya kualitas udara ini terjadi akibat pekatnya serbuan asap dari kebakaran
lahan di dua provinsi di Kalimantan tersebut.Kebakaran lahan di Kalimantan
Selatan (Kalsel), misalnya, masih berlangsung terlihat dari sejumlah titik api
yang bermunculan tidak hanya di pinggiran Kota Banjarmasin, tetapi juga di
beberapa wilayah kabupaten……..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 23 SEPTEMBER
2009, HAL. 17

AMERIKA AKAN TURUT BERAKSI

SelasaPresiden Amerika Serikat
Barack Obama, Selasa (22/9), menegaskan kembali bahwa AS bertekad turut beraksi
dalam menghadapi krisis iklim akibat pemanasan global. Pada kesempatan yang
sama, Perdana Menteri Jepang yang baru Yukio Hatoyama menegaskan hal
serupa.Barack Obama di hadapan sekitar 100 kepala negara, pada pertemuan puncak
perubahan iklim yang digelar PBB dan dipimpin Sekretaris Jenderal PBB Ban
Ki-moon menegaskan bahwa AS adalah mitra serius dalam menghadapi ancaman
perubahan iklim……..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 23 SEPTEMBER 2009, HAL.
10

PERUBAHAN IKLIM : NEGARA PULAU KECIL DESAK PENGURANGAN EMISI

Negara-negara pulau kecil mendesak
negara-negara di luar mereka untuk sepakat mengurangi emisi pada pertemuan PBB
untuk Perubahan Iklim, 7-18 Desember di Kopenhagen, Denmark.Aliansi
Negara-negara Pulau Kecil (AOSIS) yang beranggotakan 42 negara itu rentan
menghadapi bencana berupa banjir dan badai besar sebagai akibat dari perubahan
iklim yang terpicu pemanasan global.Menurut AOSIS, semua negara harus sepakat
menahan agar kenaikan temperatur atmosfer bumi hanya sekitar 1,5 derajat
celsius dari temperatur masa praindustri, sekitar dua abad lalu……..BACA
SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 23 SEPTEMBER 2009, HAL. 10

KABUT ASAP PEKAT MENYENGAT HIDUNG

Kabut asap yang mulai dirasakan
sejak sebulan terakhir ini hingga kemarin dini hari mulai menimbulkan bau yang
menyengat hidung dan memerihkan mata.Kabut asap tersebut mulai terasa ketika
sore dan malam hari. Menurut Ridwan, warga Kelurahan 7 Ulu Palembang, bau yang
ditimbulkan kabut asap mirip bau dari bekas pembakaran lahan atau semak
belukar.Sudah menjadi kebiasaan warga setiap membuka lahan baru untuk menanam
padi selalu melakukan pembakaran lahan sehingga menimbulkan polusi asap hingga
ke perkotaan…….BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, KAMIS 24 SEPTEMBER 2009,
HAL. 8

PRESIDEN MENGIRIM PESAN

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono
mengirimkan pesan terekam yang diputarkan pada pertemuan puncak PBB yang
berlangsung pada hari Selasa (22/9), mengingatkan pentingnya bertindak cepat
pada krisis iklim saat ini.Pada pertemuan tersebut Presiden Yudhoyono diwakili
Menteri Negara Lingkungan Hidup Rachmat Witoelar. Dalam pesan terekam itu,
Presiden mengatakan, Konferensi PBB mengenai Perubahan Iklim (UNCCC) di
Kopenhagen, Denmark, mendatang mesti dihasilkan kesepakatan yang menjamin masa
depan yang aman dari ancaman perubahan iklim …….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS,
KAMIS 24 SEPTEMBER 2009, HAL. 10

PEMANASAN GLOBAL TIMBULKAN BENCANA

Pemanasan global menimbulkan bencana
besar bagi kesehatan. Negara di kawasan tropis paling rawan terkena
dampaknya.Kepedulian terhadap dampak kesehatan itu disuarakan belasan
profesional yang tergabung dalam organisasi bidang kesehatan di dunia. Mereka
menyatakan keprihatinannya, antara lain melalui publikasi dalam jurnal The
Lancet dan British Medical Journal, baru-baru ini.Dalam publikasi itu, para
dokter dan profesi kesehatan lain berpandangan, kegagalan mencapai kesepakatan
dalam negosiasi perubahan iklim di Kopenhagen akan mendatangkan bencana
kesehatan global…….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, KAMIS 24 SEPTEMBER 2009, HAL.
10

Sumber:

Perpustakaan
KLH