KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

PENCEMARAN SUNGAI
Badan Lingkungan Hidup Kota depok berencana mengambil sampel air sungai Ciliwung di wilayah Juanda dan jembatan Panus pada oktober mendatang. Langkah ini dilakukan untuk memantau kualitas air sungai di musim hujan ……BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, SENIN 28 SEPTEMBER 2009, HAL. B3
 
KAWAH DIENG SEMBURKAN LUMPUR PANAS
Kawah Sileri di Pegunungan Dieng, menyemburkan lumpur panas dengan ketinggian yang tidak terukur dan radius lemparan meterial sejauh 200 meter. "Kejadian semalam (Sabtu malam-Red), sekitar pukul 20.00 WIB dan hanya terjadi beberapa saat karena lumpur panas tersebut segera dingin dalam kurun waktu 30 menit……….BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, SENIN 28 SEPTEMBER 2009, HAL. 6
 
KEBAKARAN HUTAN DI LERENG GUNUNG LAWU MELUAS
Kebakaran hutan di lereng Gunung Lawu, tepatnya di Resor Pemangkuan Hutan (RPH) Menyusul, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Lawu Utara, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Lawu dan sekitarnya pada Sabtu (26/9) lalu terus meluas. "Diperkirakan luas area hutan pinus di kawasan hutan lindung dan hutan produksi wilayah KPH Lawu dan sekitarnya yang terbakar telah mencapai 600 hektare.Api meluas hingga mencapai puncak Lawu," ujarnya……….BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, SENIN 28 SEPTEMBER 2009, HAL. 6
 
KOTA PALEMBANG DIKEPUNG ASAP TEBAL
Beberapa hari terakhir, kondisi kabut asap yang menyelimuti Kota Palembang, Sumatra Selatan, makin tebal. Tidak hanya itu, kabut asap juga disertai partikel abu yang beterbangan.Kemarin, hampir di seluruh Kota Palembang diselimuti kabut asap. Kondisi kabut asap yang disertai partikel abu ini sangat meresahkan masyarakat.Selain mengganggu pernapasan, kabut asap berabu meng ganggu penglihatan……BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, SENIN 28 SEPTEMBER 2009, HAL. 9

AIR BAKU TERCEMAR PARAH
Kualitas air baku yang mengalir ke Kota Jakarta melalui saluran Tarum Barat dari Waduk Jatiluhur kembali memburuk. Tidak hanya kualitas fisiknya yang buruk, berdasarkan keterangan operator air minum, air baku yang mengalir pun telah tercemar. Apabila kualitas air baku seburuk ini terjadi terus-menerus selama lebih dari 8 jam, produksi air bersih terpaksa……BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, SENIN 28 SEPTEMBER 2009, HAL. 4
 
PEMERINTAH TAK SERIUS KELOLA HUTAN
Pemerintah tidak banyak melakukan perubahan dan perbaikan dalam tata kelola di sektor kehutanan. Kebijakannya tumpang tindih, dan tidak pernah ada kesungguhan untuk mengurangi kerusakan lingkungan dan hutan alam Indonesia. Menurut Koordinator Kelompok Masyarakat Sipil Indonesia untuk Keadilan Iklim (CSF) Giorgio Budi Indarto, kebijakan yang melanggengkan konversi hutan alam yang tersisa, terus dijalankan, seperti rencana pengembangan program Kemitraan HTI di hutan alam……BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SABTU 26 SEPTEMBER 2009, HAL. 10
 
SEKOLAH MINIM TERLIBAT PENGAJARAN PERUBAHAN IKLIM
Perubahan iklim menjadi isu global yang terus bergulir, tetapi sekolah-sekolah di Indonesia justru belum serius memperkenalkan perubahan iklim dan langkah- langkah yang diperlukan guna mengatasi ancaman ini. Pendidikan perubahan iklim di sekolah-sekolah masih minim, sekalipun dalam muatan lokal pendidikan lingkungan hidup.Kenyataan yang memprihatinkan itu terungkap dari hasil studi British Council pada 2.234 guru dan siswa SD hingga perguruan tinggi di Yogyakarta…….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SABTU 26 SEPTEMBER 2009, HAL. 10

PERDAGANGAN KARBON DOMINASI NEGOSIASI
Negosiasi global untuk skema penanganan perubahan iklim terseret pada masalah perdagangan karbon, bukan fokus pada upaya menemukan solusi-solusi menghadapi bencana dampak pemanasan global.Negosiasi global tersebut juga tidak sepenuhnya sejalan dengan komitmen awal menurunkan emisi secara bersama-sama………BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SABTU 26 SEPTEMBER 2009, HAL. 10

PEMBANGUNAN TANGKUBANPRAHU : MENHUT TAK AKAN CABUT SURAT KEPUTUSAN
Menteri Kehutanan MS Kaban tak akan mencabut surat keputusan tentang izin PT Grha Rani Putra Persada untuk mengelola Taman Wisata Alam Tangkubanparahu di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Perusahaan itu tidak melakukan pelanggaran.Surat keputusan yang dimaksud Kaban adalah SK Menteri Kehutanan Nomor SK 306/Menhut-II/2009 tanggal 29 Mei 2009 tentang Izin Pengusahaan Pariwisata Alam di Taman Wisata Alam Tangkubanparahu (TWAT) kepada PT Grha Rani Putra Persada (GRPP). Melalui SK itu, PT GRPP yang dipimpin Putra Kaban mendapat wewenang mengusahakan hutan di TWAT seluas 250,7 hektar selama 30 tahun……..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SENIN 28 SEPTEMBER 2009, HAL. 24
 
TINGGAL DUA EMBUNG TERSISA DI BESIPAE
Sistem pertanian terpadu yang dibangun di Besipae, Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur, tahun 1982-1987, kini hanya menyisakan dua embung berisi air. Sebanyak 12 embung lainnya sudah mengering dan tak berbekas lagi.Kawasan Besipae seluas 40.000 hektar (ha) terletak sekitar 112 kilometer sebelah timur Kota Kupang. Saat ini, sebagaimana yang terpantau pada Sabtu (26/9), sebagian kawasan itu sudah berubah menjadi permukiman penduduk dan lahan rehabilitasi hutan nasional. Sebagian lain kawasan telah gundul akibat penebangan liar……..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SENIN 28 SEPTEMBER 2009, HAL. 22

Sumber:
Perpustakaan KLH