KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

NILAI HUTAN DAN LAUT INDONESIA MASIH RENDAH
Sebanyak 430 delegasi dari 140 negara mengikuti pembukaan Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) atau Sidang Ke-31 Panel Antarpemerintah tentang Perubahan Iklim di Nusa Dua Bali, kemarin. Sidang yang dibuka Ketua Harian Dewan Perubahan Iklim Rachmat Witoelar itu diharapkan dapat menghasilkan kesepakatan tentang kerangka penulisan IPCC ke-5 yang berisikan kajian dan prediksi ilmiah tentang dampak adaptasi, kerentanan, dan mitigasi perubahan iklim yang akan diterbitkan pada 2013 dan 2014………BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA , SELASA 27 OKTOBER 2009, HAL.12
    
POLISI MENGAKHIRI AKSI PENAMBANG EMAS LIAR
Kerusakan lingkungan akibat penambangan ilegal emas terus meluas. Dua pulau di Tanah Air, Kalimantan dan Sulawesi, terus dijamah penambang emas liar.Karena gemas dengan ulah mereka, Polda Kalimantan Timur pun melakukan penggerebekan, kemarin. Polisi meringkus sembilan tersangka yang terdiri dari delapan pekerja tambang dan seorang pemilik modal bernama Aji Jumrati………BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA , SELASA 27 OKTOBER 2009, HAL. 11
   
GREENPEACE TUNTUT KORUPSI KEHUTANAN DIUSUT
Greenpeace menuntut pengusutan indikasi korupsi kehutanan yang terjadi di Provinsi Riau.Penuntasan kasus kejahatan korupsi kehutanan yang melibatkan kepala daerah dan perusahaan di Riau sangat perlu demi memperbaiki sistem tata kelola kehutanan di Indonesia.Penegakan hukum untuk kasus korupsi kehutanan di Riau dan Indonesia penting untuk menunjukkan komitmen Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kepada dunia internasional………BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA , SELASA 27 OKTOBER 2009, HAL. 10
   
MAHAKAM, HABITAT YANG BERBAHAYA
Ancaman kepunahan menghantui Orcaella brevirostris, lumba-lumba air tawar yang hidup di Sungai Mahakam, Kalimantan.Antara tertangkap sindikat jual beli satwa dan diterjang speedboat, belakangan satwa yang menjadi maskot PON XVII Kalimantan Timur itu juga dimatikan perangkap jala milik nelayan dan pencemaran air di sungai.Bertolak dari penelitian Rare Aquatic Species of Indonesia (RASI) sejak 2000, lembaga ini menjelaskan satu faktor kematian tertinggi buat pesut. Namanya rengge atau jala bentang……….BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA , SELASA 27 OKTOBER 2009, HAL. 9
   
SITU DAN RAWA DIURUK WARGA DIRUGIKAN
Rencana perluasan pembangunan perumahan di kawasan Situ Antap, Rempoa, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan, kian meresahkan warga. Meskipun lahan itu baru dipagar dan diuruk, warga sudah merasakan dampaknya. Akibat penyempitan saluran, rumah warga di sekitar pagar tembok tergenang air.Sebelum diuruk, situ itu merupakan tempat penampungan air. Selama ini perumahan di sekitar situ, seperti Kompleks Pekerjaan Umum (PU), Flamboyan, Markas Besar Angkatan Darat (Mabad), dan warga Rempoa, aman dari banjir………BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SELASA 27 OKTOBER 2009, HAL. 25
   
3 KAWASAN EKONOMI DIPERSIAPKAN DEMI KELESTARIAN TAMAN NASIONAL LORE LINDU
Pemerintah Kabupaten Sigi di Sulawesi Tengah menyiapkan tiga kawasan yang berbatasan langsung dengan Taman Nasional Lore Lindu untuk dijadikan pusat pengembangan ekonomi bagi warga. Tigakawasan tersebut adalah Kalamanta di Kecamatan Pipikoro, Manggalapi di Kecamatan Palolo, dan Banggaiba di Kecamatan Kulawi.Menurut Sekretaris Kabupaten Sigi A Pahlawan Berthalembah, kawasan terpadu mandiri itu dimaksudkan untuk meminimalisasi kegiatan perladangan berpindah sehingga area taman nasional tetap terjaga………BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SELASA 27 OKTOBER 2009, HAL. 23
   
TERUMBU KARANG TAKABONE RATE TELAH MATI
Ekspedisi Takabonerate 2009 pada Sabtu-Minggu (25/10) malam menyimpulkan bahwa terumbu karang di sejumlah titik penyelaman Taman Nasional Laut Takabonerate, Sulawesi Selatan, umumnya telah mati akibat penggunaan bom ikan. Pendataan Balai Taman Nasional Laut Takabonerate pada tahun 2009 juga memperkirakan, luasan kondisi dan luasan terumbu karang lima tahun terakhir ini berkurang.Survei tahun 2004 menunjukkan, tutupan terumbu karang di Takabonerate masih sekitar 78 persen. Namun, hasil sementara survei tahun 2009 menunjukkan, tutupan terumbu karang di kawasan itu tinggal 60-70 persen………BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SELASA 27 OKTOBER 2009, HAL. 22

Sumber:
Perpustakaan KLH