KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

DPR TUNDA RATIFIKASI ASAP : RATIFIKASI SEHARUSNYA TAK HANYA SOAL ASAP, TAPI JUGA MASALAH LINGKUNGAN LAINNYA
Komisi Lingkungan Dewan Perwakilan Rakyat sepakat menunda ratifikasi masalah asap di negara-negara Asia Tenggara (ASEAN Transboundary Haze Agreement). "Pemerintah belum siap," ujar Ketua Komisi Lingkungan DPR Agusman Effendi saat dihubungi kemarin.Namun, Deputi Bidang Peningkatan Konservasi Sumber Daya Alam dan Pengendalian Kerusakan Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup, Masnellyarti Hilman, mengatakan pemerintah sudah siap terhadap konsekuensi ratifikasi kesepakatan itu. ……BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, SENIN 16 OKTOBER 2006, HAL. A5
GUBERNUR JAMBI ANGKAT TANGAN ATASI ASAP : PERUSAHAAN MEMPERALAT PENDUDUK UNTUK MEMBAKAR LAHAN
Gubernur Jambi Zulkifli Nurdin menyatakan tidak sanggup mengatasi kabut asap secepatnya karena peralatan yang dimiliki amat minim. Menurut Zulkifli Nurdin, kebakaran hutan sulit diatasi pemerintah daerah. Sebab, api yang melalap lahan gambut mencapai kedalaman 1-5 meter.Zulkifli menuding Sumatera Selatan memberikan andil besar atas pekatnya asap yang menyelimuti Kota Jambi….BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, SENIN 16 OKTOBER 2006, HAL. A2 BERITA TERKAIT: TNI KEWALAHAN MENANGANI ASAP, REPUBLIKA, SENIN 16 OKTOBER 2006 HAL. 19
TAMAN TANJUNG PUTING TERBAKAR : BUPATI MUNA DIADUKAN TERLIBAT PENEBANGAN LIAR
Taman Nasional Tanjung Puting seluas 550 hektare di Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, terbakar. Penyulutnya diduga warga setempat yang tengah menyiapkan lahannya untuk menyongsong musim tanam.Menurut Kepala Balai Taman Nasional Tanjung Puting Bambang Darmaji, kebakaran terjadi sejak dua pekan lalu….BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, SENIN 16 OKTOBER 2006, HAL.A14
AIR ASIN MENYEMBUR DI AREA LUMPUR
Semburan air berasa asin muncul di area lumpur panas Lapindo Brantas Inc. di Sidoarjo, Jawa Timur, kemarin. Fenomena baru ini diduga akibat tekanan aktivitas perut bumi yang posisinya berada di Desa Kedungbendo atau sekitar 1 kilometer ke arah utara pusat semburan lumpur Banjar Panji-I di Desa Renokenongo.Semburan setinggi 15 sentimeter dan diameter 30 sentimeter itu diketahui warga pukul 08.00 WIB. ….BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, SENIN 16 OKTOBER 2006, HAL.A14
TNI BANTU ATASI KEBAKARAN HUTAN
TNI Angkatan Darat dengan keterbatasan personel dan peralatan berusaha membantu pemerintah daerah mengatasi kebakaran hutan. "Dengan keterbatasan, jelas perlu usaha ekstra untuk memadamkan kebakaran lahan di berbagai daerah," kata Kepala Staf TNI AD Jenderal TNI Djoko Santoso.Di Palembang, Menteri Negara Lingkungan Hidup Rachmat Witoelar saat melakukan kunjungan kerja bersama beberapa menteri kehutanan negara-negara ASEAN mengemukakan, pemerintah akan membeli dua pesawat pemadam api untuk menurunkan ketebalan asap sampai 60 persen pada 2007….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SENIN 16 OKTOBER 2006, HAL.15
DISEDIAKAN 200 HEKTARE BAGI PENAMBANG TI
PT Timah Tbk menawarkan sekitar 200 hektar lahan kuasa penambangannya kepada penambang timah inkonvensional. Lahan itu masih memiliki kandungan timah yang ekonomis bagi pertambangan skala kecil, tetapi tidak demikian bagi pertambangan skala besar. Menurut Direktur Utama PT Timah Tbk Thobrani Alwie, Sabtu (14/10) di Pangkal Pinang, penawaran bagi penambang rakyat itu didasarkan pada semakin sedikitnya lahan yang dapat ditambang oleh penambang inkonvensional….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SENIN 16 OKTOBER 2006, HAL.22
RADIUS 2 KM HARUS DIKOSONGKAN
Ikatan Ahli Geologi Indonesia merekomendasikan, radius dua kilometer dari titik semburan utama perlu dikosongkan bertahap karena berbahaya. Munculnya cabang semburan di jarak 800 meter dari kepundan utama mengindikasikan area di sekitar semburan utama itu rawan semburan baru…..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SENIN 16 OKTOBER 2006, HAL. 24 BERITA TERKAIT: DITEMUKAN SEMBURAN LUMPUR BARU, MEDIA INDONESIA, SENIN 16 OKTOBER 2006 Hal. 11
PERANG MELAWAN API TERUS BERLANGSUNG DI BERBAGAI TITIK
Meski hujan buatan dan hujan alami sudah terjadi di sejumlah daerah, perang melawan kobaran api di lahan gambut dan sebagian wilayah hutan terus berlangsung di Provinsi Sumatera Selatan, Kalimantan Selatan, serta Kalimantan Tengah sepanjang hari Sabtu (14/10). Sementara itu, para menteri lingkungan dan kehutanan se- ASEAN, yang bertemu di Pekanbaru, Riau, kemarin, sepakat mencegah bersama-sama kebakaran hutan dan lahan di ASEAN. Selain itu, dijadwalkan pula pertemuan rutin tiga bulanan setingkat menteri, yang dimulai di Jakarta pada November 2006…..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, MINGGU 15 OKTOBER 2006, HAL.1
LETUPAN LUMPUR MEMBESAR
Aktivitas letupan lumpur panas yang asalnya hanya berupa gelembung di Desa Jatirejo, Kabupaten Sidoarjo, sekarang membesar. Letupan itu berubah menjadi semburan lumpur setinggi kira 50 sentimeter. Semburan tersebut berlangsung terus-menerus. Diameter semburan sekitar 0,5 meter. Sebulan lalu, letupan kedua itu baru setinggi 20-30 sentimeter……BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, MINGGU 15 OKTOBER 2006, HAL.3
PERMUKAAN TANAH TURUN, RATUSAN RUMAH RETAK
Ratusan rumah warga yang berada di utara tanggul kolam penampungan lumpur di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, retak-retak akibat penurunan permukaan tanah. Akibatnya, meski belum terkena lumpur, sebagian besar warga merasa waswas sehingga meninggalkan rumah sejak Juli dan mengontrak rumah di lokasi aman dengan biaya sendiri. Rumah-rumah yang retak terutama terjadi di Perumahan Tanggulangin Anggun Sejahtera (Perumtas) di Desa Kedungbendo yang berjarak 1 kilometer dari titik sembura
n …..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SABTU 14 OKTOBER 2006, HAL.1
JANGAN MENGALIHKAN TANGGUNG JAWAB
Pembentukan Tim Nasional Penanggulangan Lumpur Semburan Sidoarjo diharapkan tidak mengalihkan tanggung jawab dari Lapindo Brantas Inc kepada pemerintah. Sebaliknya, pemerintah diminta tegas agar bencana serupa tidak terulang.Demikian salah satu pokok bahasan yang muncul dalam dialog terbuka yang diselenggarakan Greenpeace Asia Tenggara dan Yayasan Pitaloka, Jumat (13/10). Sukardi Rinakit menilai, keputusan sidang kabinet yang mengizinkan pembuangan lumpur ke Sungai Porong tanpa pengolahan, sementara pihak Kementerian Negara LH tak merekomendasinya, menunjukkan arogansi pemerintah …..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SABTU 14 OKTOBER 2006, HAL.12
ASEN SEPAKAT UNTUK MEMERANGI ASAP
Negara-negara yang tergabung dalam ASEAN sepakat untuk maju bersama-sama memerangi asap akibat pembakaran lahan dan hutan. Kesepakatan ini mengemuka dalam pertemuan setingkat menteri lingkungan hidup se-Asia Tenggara beserta pejabat dari kementerian terkait di Pekanbaru, Riau, Jumat (13/10).Pertemuan dihadiri delegasi Indonesia yang dipimpin Menteri Negara Lingkungan Hidup Rachmat Witoelar…..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SABTU 14 OKTOBER 2006, HAL.15
SIMALAKAMA PERTAMBANGAN RAKYAT
Aksi amuk massa para penambang timah di Bangka Belitung pekan lalu mencuatkan kembali kontroversi lama menyangkut keberadaan aktivitas penambangan rakyat tak berizin (peti) yang marak.Maraknya aktivitas peti/tambang inkonvensional (TI) dan berbagai potensi konflik yang diakibatkannya, menurut kajian para peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, sebenarnya bersumber dari terpinggirkannya eksistensi masyarakat dalam akses ke pemanfaatan sumber daya alam…..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SABTU 14 OKTOBER 2006, HAL.33
INDUSTRI PENGHASIL LIMBAH BERBAHAYA TAK PERLU AMDAL
Kementerian Lingkungan Hidup mengurangi jenis perusahaan yang diwajibkan melakukan analisis mengenai dampak lingkungan (amdal) dari 85 jenis menjadi 60 jenis perusahaan. Perubahan ini sesuai dengan revisi Keputusan Menteri Lingkungan Nomor 17 Tahun 2001 yang dituangkan dalam Peraturan Menteri Lingkungan Nomor 11 Tahun 2006 tertanggal 2 Oktober 2006. Menurut Asisten Deputi Bidang Pengkajian Dampak Lingkungan Hermien Roosita kebijakan ini dilatarbelakangi Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2006 tentang paket kebijakan perbaikan iklim investasi…..BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, SABTU 14 OKTOBER 2006, HAL.A4
KEBAKARAN HUTAN : 3000 ORANG UTAN TERANCAM
Keberadaan sekitar 3000 orang utan di Taman Nasional Tanjung Puting Kalteng terancam akibat terbakarnya 500 hekatre lahan di kawasan itu. Menurut Kepala Balai Taman Nasional Tanjung Puting Bambang Darmaji meski kebakaran belum mencapai lokasi rehabilitasi orang utan namun asapnya telah memenuhi habitat satwa itu…..BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, SENIN 16 OKTOBER 2006, HAL.1
GANGGUAN ASAP : NYARIS TERHENTI AKTIVITAS WARGA PALANGKA RAYA
Aktivitas warga kota Palangka Raya yang bermoto "Cantik" nyaris terhenti Sabtu (14/10) pagi, karena kota masih gelap tertutup asap tebal. Jalan raya lengang dan kantor-kantor pemerintah sepi. Warga enggan keluar rumah karena asap tebal.Gangguan asap itu terjadi akibat pembakaran lahan dan hutan…..BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SABTU 14 OKTOBER 2006, HAL.1
WALHI : MAKSIMALKAN UPAYA PEMADAMAN KEBAKARAN HUTAN
Pemerintah perlu memaksimalkan upaya pemadaman kebakaran hutan, sebelum meminta bantuan negara lain. Selain itu, kerja sama yang akan dilakukan dengan negara tetangga harus dalam posisi saling menguntungkan. Menurut Direktur Eksekutif Nasional Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi), Chalid Muhammad pemerintah harus secepatnya merati- fikasi ASEAN Agreement on Transboundary Haze Pollution, namun pemerintah juga harus mempersiapkan infrastruktur untuk pemadaman kebakaran, terutama kebijakan yang mengatur tanggung jawab perusahaan apabila terjadi kebakaran di lahan konsesinya, baik disengaja ataupun tidak…..BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SABTU 14 OKTOBER 2006, HAL.5
WAPRES JUSUF KALLA SEDIH : PEMERINTAH BELUM MAMPU HENTIKAN SEMBURAN LUMPUR
Wakil Presiden (Wapres) Muhammad Jusuf Kalla sedih dan prihatin karena pemerintah belum mampu menghentikan semburan lumpur PT Lapindo Brantas di Sidoarjo, Jawa Timur walaupun berbagai teknologi sudah dikerahkan untuk menghentikan semburan lumpur tersebut……BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SABTU 14 OKTOBER 2006, HAL.19
WALHI: HUTAN DI LAMPUNG TINGGAL 30 PERSEN
Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Lampung menyampaikan keprihatinan atas kondisi hutan di daerahnya. Dari luasan hutan 1.004.735 ha (30-34 persen luas Lampung), diperkirakan hanya tinggal 30 persennya yang masih berhutan, sementara lainnya dalam kondisi rusak hingga kritis……..BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, SENIN 16 OKTOBER 2006, HAL. 22

Sumber:
KBUA Perpustakaan KLH

PULAU SIBERUT GALAPAGOS ASIA YANG TERANCAM
Pulau ini memiliki karakteristik ekosistem yang unik dengan tingkat keendemikan tinggi. Keajaiban alam itu bernama Siberut. Pulau yang terletak di gugusan Kepulauan Mentawai itu memiliki keunikan serta keanekaragaman hayati yang tiada duanya. Duniapun mengakuinya dengan menjadikan pulau ini sebagai salah satu cagar biosfer…..BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, SENIN 16 OKTOBER 2006, HAL. 22