KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

PEMKOT AKAN KEMBALIKAN FUNGSI SITU
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) berencana akan mengusut sertifikat kepemilikan warga atas Situ Kayu Antap, yang berada di Rempoa, Ciputat Timur. Ini disampaikan oleh Penjabat Sementara Wali Kota Tangerang, HM Shaleh, Rabu (28/10).Menurut Shaleh, pengusutan tersebut terpaksa dilakukan mengingat keberadaan Situ Kayu Antap sebagai salah satu dari sembilan situ yang ada di Tangerang Selatan, yang berguna sebagai daerah konservasi air dan ruang terbuka hijau (RTH) bagi Kota Tangsel……..BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, KAMIS 29 OKTOBER 2009, HAL. 15
   
PERLUASAN RTH TERKENDALA LAHAN
Pemprov DKI Jakarta terus menambahkan jumlah ruang terbuka hijau (RTH) di Jakarta. Saat ini, jumlah RTH di Jakarta masih 9,6 persen dari total wilayah DKI seluas 665 kilometer persegi. Target Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) pada 2010 seluas 13,9 persen. ‘Salah satu cara untuk memenuhi kekurangan target tersebut adalah dengan menambah pembangunan taman interaktif di Jakarta……..BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, KAMIS 29 OKTOBER 2009, HAL. 15
   
PEMERINTAH PUSAT ABAIKAN PENCEMARAN LAUT TIMOR
Indonesia belum mengirim nota protes terhadap tercemarnya Laut Timor, NTT, akibat meledaknya ladang minyak Montara, Australia. Menurut Asisten II Setda NTT Partini Hardjokusumo, sama sekali pemerintah pusat tidak berperan dalam mengatasi masalah pencemaran Laut Timor, Nusa Tenggara Timur (NTT). Seharusnya, penanganan pencemaran Laut Timor menjadi tugas pemerintah pusat karena berhubungan dengan negara lain…..BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, KAMIS 29 OKTOBER 2009, HAL. 10
   
SITU ANTAP : PEMKOT DIDESAK HENTIKAN PENGURUKAN
Setelah mengadu ke Kejaksaan Tinggi Banten, warga mendesak Pemerintah Kota Tangerang Selatan untuk bertindak tegas menghentikan pengurukan Situ Antap atau Situ Kayu Antap di Rempoa, Ciputat Timur. Hingga Rabu (28/10), pengembang Beranda Town House tetap melakukan pengurukan tanah di lahan kosong tersebut, di samping bangunan perumahan……BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, KAMIS 29 OKTOBER 2009, HAL. 26
   
JAKARTA DIANCAM BANJIR
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, Rabu (28/10), menyatakan, Jakarta tetap berpotensi diguyur hujan hingga akhir pekan ini. Menurut Kepala Subbidang Informasi Meteorologi BMKG Hary Tirto Djatmiko, hujan terkadang disertai angin kencang dan petir.Berdasarkan perkiraan kondisi cuaca November nanti, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Departemen Pekerjaan Umum (Ditjen SDA PU) dan Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional (Bakosurtanal) memprediksi ada 28 kawasan rawan banjir yang tersebar di lima wilayah kota di Jakarta……BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, KAMIS 29 OKTOBER 2009, HAL. 26
   
PERLINDUNGAN SATWA : HARIMAU PUNAH DUA DEKADE LAGI
Tanpa konservasi terarah, populasi harimau di dunia akan punah dalam 20 tahun mendatang. Kerusakan dan penyempitan habitat, perburuan liar, dan mitos khasiat organ tubuh harimau menjadi ancaman utama.Saat ini populasi harimau di 12 negara diperkirakan 3.500 ekor. Kondisi itu jauh dibandingkan dengan data 100 tahun lalu, yang mencapai 100.000 ekor……BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, KAMIS 29 OKTOBER 2009, HAL. 13
   
INDONESIA ANTISIPASI KEBUNTUAN KOPENHAGEN
Pemerintah Indonesia berusaha mengantisipasi potensi kebuntuan dalam Konferensi Perubahan Iklim di Kopenhagen, Denmark, Desember mendatang. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan berbicara melalui telepon dengan Perdana Menteri Inggris Gordon Brown.Pembicaraan direncanakan dilakukan Rabu (28/10) malam. Menurut Juru Bicara Kepresidenan Dino Patti Djalal, ada keprihatinan, di Kopenhagen nanti ada kemungkinan tidak tercapai hasil maksimal. Seperti diketahui saat konferensi di Bali pun susah payah dicapai Bali Road Map………BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, KAMIS 29 OKTOBER 2009, HAL. 13

Sumber:
Perpustakaan KLH