KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

 
BERKIRIM SURAT KE PRESIDEN: AZMUN JAAFAR: STOP PEMANFAATAN HUTAN RIAU
Tengku Azmun Jaafar, terpidana 11 tahun kasus korupsi penerbitan izin pemanfaatan hutan di Riau, mengirim surat kepada Presiden Susilo Bambang Yodhoyonodan sejumlah pejabat tinggi negara lainnya. dalam surat yang di kirim ke Istana Negara pada pekan lalu itu, ia mengungkapkan sejumlah kejanggalan dalam kasus yang melilit dirinya……….BACA SELNGKAPNYA, KORAN TEMPO, JUMAT 30 OKTOBER 2009, HAL. A6
 
EMPAT DAERAH DI SULSEL AKAN TERENDAM
Sebanyak empat daerah yang berada di pesisir pantai di Sulawesi Selatan (Sulsel), yakni Kota Makassar, Kabupaten Gowa, Maros, dan Takalar (Mamminasata) dipastikan akan terendam air karena naiknya permukaan air laut yang terjadi setiap tahun. "Tahun 2050, daerah pantai di wilayah Mamminasata terendam air setinggi 50 – 100 centimeter dari permukaan air laut karena perubahan iklim secara global," ujar Amran Achmad, peneliti yang mengkaji dampak kenaikan permukaan muka air laut terhadap wilayah pesisir Mamminasata…….BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, KAMIS 29 OKTOBER 2009, HAL. 13
 
LONGSOR DAN BANJIR KEPUNG BOGOR
Akibat guyuran hujan deras yang terjadi sepanjang Rabu (28/10), sejumlah kawasan di Kota maupun Kabupaten Bogor mengalami banjir dan longsor. Sejauh ini belum ada laporan mengenai korban jiwa. Namun, akibat bencana tersebut, ratusan rumah warga terendam dan belasan rumah tertimbun longsor.Di Kampung Neglasari, Kelurahan Cibuluh, Kecamatan Bogor Utara, banjir merendam sedikitnya 385 rumah di empat RT, yakni RT 01, 02, 03, 04/RW 04. Beberapa rumah bahkan jebol kena hantaman air…….BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, JUMAT 30 OKTOBER 2009, HAL. 5
 
AUSTRALIA DITUNTUT GANTI RUGI : KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP BERSAMA TIM DARI PEMPROV NTT DAN PEMKAB ROTE BARU AKAN MENELITI PENCEMARAN DI LAUT TIMOR
Ketua Yayasan Peduli Timor Barat Ferdi Tanoni menilai pembuktian ulang pencemaran di Laut Timor oleh Kementerian Lingkungan Hidup itu dinilai mengada-ada.Pasalnya, kata Ferdi, empat sampel air laut yang diambil di Laut Timor pada 23 Oktober 2009 membuktikan perairan itu sudah tercemar. Sampel air laut itu diteliti di laboratorium Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) Nusa Tenggara Timur (NTT)………..BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, JUMAT 30 OKTOBER 2009, HAL. 10
 
USUT KEPEMILIKAN SITU ANTAP : BANYAK SITU MENGHILANG DAN BERALIH FUNGSI
Proses kepemilikan Situ Antap, Rempoa, Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan, termasuk keabsahan sertifikat lahan, harus ditelusuri. Untuk itu, pemindahan kepemilikan dari negara menjadi milik perseorangan harus diusut.Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Tangerang Rakhmat Harianto, Kamis (29/10), mengatakan, keabsahan sertifikat yang dimiliki perorangan atas lahan Situ Antap itu harus dipertanyakan……….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, JUMAT 30 OKTOBER 2009, HAL. 18
 
PERUBAHAN IKLIM : BUTUH LANGKAH ADAPTASI BUKAN MITIGASI
Strategi penanggulangan dampak perubahan iklim terhadap pertanian harus fokus pada langkah-langkah adaptasi dibanding mitigasi. Hal ini karena pertanian menjadi korban dari perubahan iklim dan bukan sumber masalah. Pakar iklim yang juga Kepala Balai Besar Sumber Daya Lahan Pertanian Irsal Las, Kamis (29/10) di Jakarta, menyatakan, kontribusi pertanian pada perubahan iklim global relatif kecil.Pertanian, kata Irsal, adalah korban dari perubahan iklim dunia. Akibat dari perubahan iklim global adalah petani kesulitan menentukan waktu tanam karena iklim menjadi tidak pasti………BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, JUMAT 30 OKTOBER 2009, HAL. 18
 
RI-INGGRIS BERSIBERGI : TARGET PENGURANGAN EMISI INDONESIA BISA MENJADI 41 PERSEN
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Perdana Menteri Inggris Gordon Brown membahas persiapan kedua negara menjelang Konferensi Perubahan Iklim di Kopenhagen, Desember mendatang, dalam pembicaraan melalui telepon, Rabu malam.Kedua pemimpin sepakat mengoordinasikan langkah mencegah kebuntuan di Kopenhagen. Dalam pembicaraan dengan Presiden Yudhoyono, PM Brown juga kembali menegaskan komitmen lebih memerhatikan aspek pembiayaan bagi pemeliharaan hutan di negara berkembang……….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, JUMAT 30 OKTOBER 2009, HAL. 14

Sumber:
Perpustakaan KLH