KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

BANJIR DI KALTENG MELUAS
Luapan air makin tinggi menerjang ribuan rumah warga yang bermukim di pinggiran daerah aliran Sungai (DAS) Barito Hulu, Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng) meluas dan menenggelamkan perkampungan warga di bawahnya, tepatnya di Kabupaten Barito Utara.Penduduk tinggal di pinggiran DAS Barito kini sudah tidak tenang. Dulu kondisi air masih bisa diprediksi. Saat ini sudah berubah, hujan turun air meluap cepat dan musim kemarau debit air turun cepat……BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SELASA 24 NOPEMBER 2009, HAL. 13
 
DAERAH TERTINGGAL PENYANGGA KONSERVASI DIBERI INSENTIF
Pemerintah akan memberikan bantuan atau insentif dana kepada daerah-daerah tertinggal, yang menjadi daerah konservasi. Kebijakan insentif tersebut akan segera dibahas, termasuk skema pembiayaan pembangunannya.Menurut Menteri Negara Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT), Helmy Faizal Zaini, saat ini banyak daerah atau kabupaten yang masuk kategori tertinggal susah mengembangkan pembangunan, karena sebagian besar wilayahnya masuk kawasan konservasi……BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SELASA 24 NOPEMBER 2009, HAL. 6
 
BANJIR MENGINTAI SEJUMLAH DAERAH
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pontianak mengingatkan seluruh warga Kalimantan Barat (Kalbar) agar mewaspadai datangnya rob (banjir pasang). Banjir tahunan ini kerap menghantui sebagian besar warga pada November hingga Desember yang ditandai dengan tingginya intensitas hujan.Kepala Seksi Observasi dan Informasi BMKG Pontianak, Giri Darmoko mengatakan, curah hujan yang turun dalam beberapa hari ke depan mencapai 300-400 milimeter……BACA SELENGKAPNYA, JURNAL NASIONAL, RABU 25 NOPEMBER 2009, HAL. 13
 
PANTAI PUBLIK MARUNDA DIPENUHI SAMPAH
Pantai publik di kawasan Pantai Marunda, Jakarta Utara, dipenuhi sampah berserakan. Sampah di pinggiran pantai sepanjang sekitar 500 meter yang berada di dekat Rumah Si Pitung ini sudah menumpuk selama hampir satu bulan. "Sampah-sampah ini terbawa air pasang, umumnya sampah ini berasal dari Kali Baru dan Cilincing"…………BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, RABU 25 NOVEMBER 2009, HAL. B2
 
MAKASAR WAKILI INDONESIA DI KOPENHAGEN
Makassar menjadi salah satu dari 64 kota peserta Konferensi Tingkat Tinggi Perubahan Iklim di Kopenhagen, Denmark, Desember mendatang. Makassar adalah satu-satunya kota provinsi di antara 64 ibu kota negara yang diberi kesempatan bicara dalam konferensi yang akan dihadiri sekitar 200 kepala negara/pemerintahan di dunia ini. Wali Kota Makassar, Ilham Arif Sirajuddin, akan bicara selama 30 menit memaparkan kebijakan pemerintahannya yang tanggap dampak perubahan iklim……..BACA SELENGKAPNYA, JURNAL NASIONAL, RABU 25 NOPEMBER 2009, HAL. 5
 
SYARAT GAS RUMAH KACA CPO TIDAK ADIL
Pengusaha kelapa sawit menilai ditambahkannya syarat gas rumah kaca (green house gas/GHG) dalam penerapan kriteria roundtable sustainable on palm oil (RSPO) sebagai sesuatu yang tidak adil.Sebagaimana diketahui, sertifikasi RSPO menjadi salah satu syarat yang diminta oleh pembeli bagi produk minyak sawit mentah (crude palm oil/ CPO) yang akan dipasarkan di Eropa.Sebelumnya, Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) mengumumkan ditundanya penerapan syarat GHG dalam RSPO hingga setahun ke depan……..BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, RABU 25 NOPEMBER 2009, HAL. 18
 
WARGA PROTES PENCEMARAN LIMBAH
Warga Desa Banjar Kemantren, Kecamatan Buduran, dan Desa Karang Bong, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Sidoarjo, berunjuk rasa memprotes limbah pabrik PT Multi Prawn Indonesia, kemarin. Aksi dilakukan dengan cara menutup saluran pembuangan limbah pabrik pengepakan udang itu………BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, RABU 25 NOPEMBER 2009, HAL. 10
 
TAMAN NASIONAL DIALIHFUNGSIKAN
Taman Nasional Bogani Nani Wartabone seluas 14 ribu hektare di Provinsi Gorontalo akan dialihfungsikan menjadi sektor pertambangan. "Dalam kawasan hutan itu memiliki potensi pertambangan emas dan tembaga yang sangat besar," kata Baskoro, Kepala Subdinas Pengelolaan Kawasan Hutan dan Pertambangan di Dinas Kehutanan dan Pertambangan Provinsi Gorontalo, kemarin………..BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, RABU 25 NOVEMBER 2009, HAL. A8
 
AWAS BANJIR KIRIMAN
Ancaman banjir akibat meluapnya Kali Bekasi masih diwaspadai warga dan Pemerintah Kota Bekasi. Selain mengancam kompleks perumahan dan permukiman warga di bantaran, luapan air Kali Bekasi juga dapat mengakibatkan banjir di kawasan kota.Sudarto, warga perumahan Pondok Gede Permai, Jatirasa, Kecamatan Jatiasih, Selasa (24/11), menyatakan, warga selalu memantau kondisi Kali Cileungsi dan Kali Cikeas, dua sungai di Bogor yang merupakan sumber Kali Bekasi……..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 25 NOPEMBER 2009, HAL. 27
 
RUANG TERBUKA HIJAU : JAKARTA SELATAN BERUPAYA MENJADI KAWASAN RESAPAN
Alih fungsi kawasan terjadi menyeluruh di Jakarta, termasuk di Jakarta Selatan. Kota yang pada 20-25 tahun silam menjadi kawasan resapan ini sekarang nyaris penuh tertutup bangunan. Pemerintah Kota Jakarta Selatan kini berupaya menekan perkembangan negatif ini dengan penanaman 10.000 pohon per bulan………BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 25 NOPEMBER 2009, HAL. 25
 
PANTAI DI JAKARTA DIPENUHI TUMPUKAN SAMPAH
Pantai Marunda yang menjadi obyek wisata gratis bagi warga Jakarta kini dipenuhi sampah. Tumpukan sampah ini mulai mengeras karena sudah terkumpul sejak satu bulan lalu. Sampah-sampah ini tidak hanya ditemukan di Pantai Marunda, melainkan hampir di sepanjang pantai Jakarta. Menurut Kepala Suku Dinas Kebersihan Jakarta Utara Indra Wijaya, penumpukan sampah terjadi karena minimnya fasilitas kebersihan yang dimiliki Suku Dinas Kebersihan Jakarta Utara. Kondisi ini diperburuk dengan kesadaran masyarakat Jakarta akan kebersihan yang sangat rendah……..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 25 NOPEMBER 2009, HAL. 25
 
ES ANCAM PELAYARAN
Bongkahan es raksasa yang jumlahnya ratusan bergerak dari Antartika menuju pulau-pulau di Selandia Baru. Bongkahan es yang besarnya seperti stadion itu dikhawatirkan Pemerintah Selandia Baru mengancam pelayaran.Hasil pemotretan satelit menunjukkan, bongkahan besar es baru saja melewati kawasan pulau Auckland dan menuju pulau utama South Island, sekitar 450 kilometer arah timur laut………BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 25 NOPEMBER 2009, HAL. 13
 
EKOLOGI : REDUKSI EMISI, TUTUP KANAL GAMBUT
Untuk mencapai target reduksi emisi 26 persen pada tahun 2020 nanti, pemerintah belum mencanangkan langkah konkret. Penutupan kanal-kanal atau drainase lahan gambut, terutama di Riau dan Kalimantan Tengah, didesakkan sebagai langkah nyata.Menurut Direktur Wetlands International Indonesia I Nyoman N Suryadiputra, lahan gambut itu harus dibasahi supaya tidak terbakar dan melepas emisi. Kalau pemerintah punya komitmen menurunkan emisi sampai 26 persen, tutup kanal gambut di Riau dan Kalimantan Tengah……….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 25 NOPEMBER 2009, HAL. 13

Sumber:
Perpustakaan KLH