KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

ASAP SELIMUTI JALINTIM; BANDARA LUMPUH, PEMUDIK SERBU BUS DAN ANGKUTAN TRAVEL

Asap pekat akibat kebakaran lahan di Provinsi Jambi masih memayungi sebagian kawasan Sumatera Selatan. Jalan lintas timur atau jalintim Sumatera di daerah Bayung Lenir dan Sungai Lilin, Sumsel, yang menjadi ruas utama pemudik Lebaran di Sumatera, misalnya, diselimuti asap pekat sejak Senin malam hingga Selasa (17/10) pagi…..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 18 OKTOBER 2006, HAL. 24 

BAHAN BAKU AIR TPJ TERCEMAR AMONIABahan baku air yang dikelola PT Thames PAM Jaya atau TPJ tercemar amonia berkadar tinggi, yakni 1,77 ppm (part per million), Selasa (17/10). Hal itu memaksa TPJ menaikkan penggunaan bahan kimia pada tingkat maksimum sekaligus menurunkan produksi air sampai 10 persen demi menjaga kualitas produksi air bersih………BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 18 OKTOBER 2006, HAL. 27 

KLH SIDIK 16 PERUSAHAAN
Enam belas perusahaan yang diduga melakukan pembakaran lahan hutan telah masuk daftar penyidikan pejabat pegawai negeri sipil Kementerian Lingkungan Hidup (PPNS KLH). Berdasarkan ketentuan KLH, lahan-lahan yang dibakar termasuk lahan status quo. Lokasi lahan-lahan itu berada di wilayah Provinsi Riau, Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah……..BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, RABU 18 OKTOBER 2006, HAL. 17 

PEMBUANGAN LUMPUR DISETOP
Pipa penyuplai air ke tanggul lumpur yang dihubungkan dari Kali Porong ke pond 4 (kolam penampungan), kemarin, bocor. Akibatnya, pembuangan lumpur ke Kali Porong dengan menggunakan pompa dihentikan…….BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, RABU 18 OKTOBER 2006, HAL. 11 

KABUT ASAP MASIH MENYELIMUTI MALAYSIA
Kabut asap kembali melanda negara setelah pulih sedikit beberapa hari lalu. Hal ini akibat kebakaran hutan yang masih berlangsung di Indonesia. Hingga pukul 11.00 kemarin, Departemen Lingkungan Hidup (JAZ) dalam website-nya menyebutkan, tujuh kawasan mencatat kualitas udara tidak sehat. Ini meningkat dibandingkan tiga untuk rentang waktu yang sama sehari sebelumnya…..BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, RABU 18 OKTOBER 2006, HAL. 19 

INTRUSI AIR LAUT DI SUNGAI BARITO DAN MARTAPURA
Tingkat keasinan Sungai Barito dan Sungai Martapura, Kota Banjarmasin dalam sepuluh hari terakhir kian meluas dengan konsentrasi tingkat keasinan yang sangat tinggi. Bila selama ini hanya terasa di dalam kota, kini sudah sampai ke pinggiran seperti wilayah sungai Lulut…….BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, RABU 18 OKTOBER 2006, HAL. 22 

GUBERNUR KALTENG CANANGKAN GERAKAN PEMADAMAN API
Kabut asap tebal akibat kebakaran lahan dan hutan, hingga Selasa (17/10) siang masih menyelimuti Provinsi Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Sumatera Barat dan Jambi. Sementara itu, kabut asap kiriman dari Jambi dan Sumatera Selatan mulai menyelimuti Provinsi Sumatera Utara Selasa pagi ini…….BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SELASA 17 OKTOBER 2006, HAL. 4 

PROYEK PERCONTOHAN YANG DIKELOLA TAK PROFESIONAL

Teguran dari KLH dan Komnas HAM kepada Nur Mahmudi Ismail terkait dengan keluhan warga atas keberadaan TPAS Cipayung memaksa Wali Kota Depok itu mengeluarkan jurus baru untuk menanggulanginya. Satu solusikah ?……BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SELASA 17 OKTOBER 2006, HAL. 11

NUR TETAP ANDALKAN SIPESAT, ATASI SAMPAH DI DEPOK
Awan hitam yang menggantung di langit seolah tidak dihiraukan sejumlah anak-anak yang tengah asyik bermain kelereng di satu pemukiman Kampung Bulak Barat, Kelurahan Cipayung, Depok Jawa Barat…….BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SELASA 17 OKTOBER 2006, HAL. 11 

KAYU HASIL PEMBALAKAN LIAR DI KALTENG BATAL DILELANG
Proses pelelangan 2.255 meter kubik kayu hail kejahatan peembalakan liar di Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah dibatalkan oleh Kantor Pelelangan Palangka Raya. Kayu itu merupakan barang bukti dari kasus illegal logging……BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SELASA 17 OKTOBER 2006, HAL. 19

DANAU TOBA TERTUTUP KABUT ASAP
Kawasan Danau Toba di Sumatera Utara (Sumut) tertutup kabut asap. Kapal penyeberangan yang melayani rute Kecamatan Parapat, Simalungun, menuju Tomok Samosair terganggu karena jarak pandang hanya 50 meter. Menurut Jimmy Sitinjak salah seorang nakhoda kapal, kabut asap mulai menutup danau seluas 1.102 meetr persegi itu sejak kemarin malam…….BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, RABU 18 OKTOBER 2006, HAL. A14 

Sumber:
KBUA Perpustakaan "Emil Salim"
Kementerian Negra Lingkungan Hidup