KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

KALTENG WASPADAI ANGIN RIBUT
Memasuki peralihan musim kemarau ke masa hujan, warga Kalimantan Tengah (Kalteng) diimbau mewaspadai datangnya angin ribut atau puting beliung dan arus Eddy yang kecepatan mencapai 100 kilometer per jam. Angin itu dapat merobohkan rumah. Di Kalimantan Timur, El Nino di Samudra Pasifik diperkirakan berdampak pada mundurnya musim hujan. "Potensi puting Beliung ini ada di hampir semua wilayah, termasuk Kalimantan Tengah (Kalteng). Pada November dan Desember ini potensi puting beliung dan Eddy ada diatas Kalimantan," kata Kepala Badan Meteorologi dan Geofisika Palangkaraya Hidayat, di Palangkaraya, Senin (30/10)……..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SELASA 31 OKTOBER 2006, HAL. 13
MALANG PERINGATKAN PERUSAHAAN PENCEMAR
Pemerintah Kabupaten Malang, Jawa Timur, memperingatkan 20 perusahaan tidak membuang limbah ke Sungai Brantas dan anak sungainya yang mengalir ke Bendungan Sutami……..BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, SELASA 31 OKTOBER 2006, HAL. A5
HIDUP DI RUMAH KONTRAKAN LEBIH SENGSARA
Warga korban semburan lumpur pada di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur (Jatim) yang kini tinggal di rumah-rumah kontrakan mengeluh karena ternyata kehidupan mereka kini lebih sengsara dibandingkan dengan dulu. Selain lingkungan tidak senyaman dulu, biaya hidup semakin tinggi karena mereka harus membeli air bersih, mengeluarkan ongkos transportasi anak-anak ke sekolah serta biaya keamanan lingkungan…BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SELASA 31 OKTOBER 2006, HAL. 15
SPILLWAY LUMPUR LAPINDO MULAI DIOPERASIKAN
Lumpur yang masih terus menyembur liar dari bekas sumur eksplorasi gas milik Lapindo Brantas Inc. di Porong, Sidoarjo, Jawa Timur, mulai mendapat akses ke laut. Saluran palimpah lumpur (spillway) di Desa Perajakan, Kecamatan Jabon, sejak akhir pekan lalu sudah menampung air lumpur yang dipompakan dari kolam penampungan terdekat dengan lima mesin ke Kali Porong…….BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, SELASA 31 OKTOBER 2006, HAL. D5 BERITA TERKAIT: TANGGUL LUMPUR LAPINDO JEBOL LAGI, KORAN TEMPO, SELASA 31 OKTOBER 2006 HAL. A14
SEKOLAH LIBUR SEBULAN, KOTA PALU DISELIMUTI ASAP KIRIMAN DARI KALIMANTAN TIMUR
Sudah hampir sebulan ini semua sekolah di Palangkaraya, Kalimantan Tengah (Kalteng), terpaksa diliburkan karena tebalnya kabut asap akibat pembakaran lahan. Daya saing dan tingkat pengetahuan para murid pun dikhawatirkan menajdi lebih rendah dibandingkan dengan murid di daerah lain……..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SELASA 31 OKTOBER 2006, HAL. 15
KOTA PALANGKARAYA MAKIN PEKAT
Kabut asap akibat kebakaran hutan di Provinsi Kalimantan Tengah makin pekat. Pemerintah Kota Palangkaraya terpaksa meliburkan kembali sekolah. Ini sesuai instruksi gubernur Kalimantan Tengah Teras Narang……BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, SELASA 31 OKTOBER 2006, HAL. A14
13 PERUSAHAAN TAK MILIKI AMDAL; IZINNYA MASIH KAMI URUS
Sedikitnya 13 perusahaan di Depok tak memiliki izin analisis mengenai dampak lingkungan serta usaha pengelola lingkungan dan usaha pemantauan lingkungan. Perusahaan itu bergerak di bidang industri, rumah sakit, perumahan dan pompa bensin…….BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, SELASA 31 OKTOBER 2006, HAL. A15
5 BERKAS DISERAHKAN KE KEJAKSAAN TINGGI JATIM
Sebanyak lima berkas kasus semburan lumpur panas di Sidoarjo yang melibatkan Lapindo Brantas Inc., PT Energi Mega Persada, PT Medichi Citra Nusa, dan PT Tiga Musim Mas Jaya, dilimpahkan penyidik Kepolisian Daerah Jawa Timur (Jatim) ke Kejaksaan Tinggi Jawa Timur. Senin kemarin penyidik menyerahkan tiga berkas, sedangkan dua lainnya diserahkan Selasa (31/10) ini……..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SELASA 31 OKTOBER 2006, HAL. 24

Sumber:
KBUA Perpustakaan KLH